Final Piala Eropa 1988 merupakan partai yang pantas dikenang. Uni Soviet tampil dengan penjaga gawang utama Rinat Dessaev, namun Belanda lebih super dengan pemain-pemain seperti Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Ronald Koeman dan Marco van Basten. Di final yang dilangsungkan di Stadion Olimpiade Muenchen, Belanda unggul 2-0 melalui gol Ruud Gullit dan Van Basten. (BolaRopa.Kompas.Com).
Itu kisah [...]
Archive for June 10th, 2008
Tim Oranye: Kandidat Jawara EURO2008
Posted in Budaya, Iseng, Olahraga, Opini, Rakyat, Sejarah, Sepakbola, tagged Azzuri, euro2008, Libas, Tim Oranye on June 10, 2008 | 4 Comments »
Munarman Pengecut!
Posted in Agama, Berita, Indonesia, Islam, Opini, tagged Munarman, Pengecut on June 10, 2008 | 3 Comments »
Berita di Kompas.Com kemarin (Senin, 9 Juni 2008 | 10:12 WIB) ditulis: Sampai hari ini, Senin (9/6), FPI tidak pernah tahu keberadaan Munarman, Panglima Komando Laskar Islam, yang dinyatakan termasuk dalam DPO oleh kepolisian.
“Kalau dia tidak menyerahakan diri bukan berarti ia pengkhianat, tetapi dia (Munarman) adalah kstaria,” demikian kata Ketua Majelis Syura DPP FPI KH [...]
Upah Wasit EURO2008: Rp 1,6 Juta per Menit
Posted in Berita, Iseng, Olahraga, Sepakbola, Umum, tagged euro2008, Wasit on June 10, 2008 | Leave a Comment »
Membaca KOMPAS Bola Minggu kemarin, membuat kita jadi ngiler. Bagaimana tidak. Hanya dalam waktu 90 menit, bayaran mereka mencapai 10.000 euro atau sekira Rp142,65 juta. Artinya, sang pengadil akan menerima hampir Rp1,6 juta per menit. Ck-ck-ck…
Bayaran yang tak kalah besar juga akan diterima oleh asisten wasit. Pembantu wasit ini akan memperoleh imbalan 5.000 euro sekali [...]
Islam Bukan Preman, Bung…..
Posted in Agama, Berita, Budaya, Hukum, Indonesia, Islam, Opini, Politik, Rakyat, Refleksi, tagged Bukan, Cinta, Damai, Gaya, Islam, Preman on June 10, 2008 | 2 Comments »
Ketika Islam hadir di bumi Arab, justru dizalimi oleh para preman jahiliyah. Dan ketika Islam hadir di bumi Nusantara juga tanpa memakai gaya preman.
Kini banyak orang yang merasa, bahwa Islam yang dilakoninya adalah Islam yang sebenarnya Islam. Tempo Edisi menampilkan Topik: Beriman Tanpa Jadi Preman. Dalam opininya ditulis antara lain:
KEPADA polisi ucapan selamat rasanya pantas [...]
.jpg)






































