<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Matikan Televisi Tanggal 20 Juli: Bisakah?</title>
	<atom:link href="http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/</link>
	<description>Once Upon A Time In Avant Garde Indonesia 2020</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2009 13:18:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Dahlan</title>
		<link>http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/#comment-829</link>
		<dc:creator>Dahlan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 17:07:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djunaedird.wordpress.com/?p=806#comment-829</guid>
		<description>Kadang-kadang, kita harus berhenti upacara. Upacara menggambarkan sesuatu yang sesaat. Dinanti hari H-nya, disongsong datangnya, tapi dilupakan setelah itu. 

Janganlah &quot;matikan TV&quot; itu selesai tanggal 20. Lanjutkan terus aksinya menuju TV Indonesia yang lebih bermutu dan mendidik.
&lt;blockquote&gt;Lebih penting lagi adalah selalu mengkritisi acara-acara TV yang tak mendidik, sehingga masyarakat jadi tersadar karenanya.
Pada akhirnya TV akan ditinggalkan pemirsanya lantaran hanya menampilkan acara-acara yang bermutu.
Entah kapan hal ini akan terjadi. :P&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang-kadang, kita harus berhenti upacara. Upacara menggambarkan sesuatu yang sesaat. Dinanti hari H-nya, disongsong datangnya, tapi dilupakan setelah itu. </p>
<p>Janganlah &#8220;matikan TV&#8221; itu selesai tanggal 20. Lanjutkan terus aksinya menuju TV Indonesia yang lebih bermutu dan mendidik.</p>
<blockquote><p>Lebih penting lagi adalah selalu mengkritisi acara-acara TV yang tak mendidik, sehingga masyarakat jadi tersadar karenanya.<br />
Pada akhirnya TV akan ditinggalkan pemirsanya lantaran hanya menampilkan acara-acara yang bermutu.<br />
Entah kapan hal ini akan terjadi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulfi</title>
		<link>http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/#comment-826</link>
		<dc:creator>Zulfi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 06:00:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djunaedird.wordpress.com/?p=806#comment-826</guid>
		<description>Yup,matikan tv utk sementara tu penting. Tp,yg lbh penting lg adl membangun pola pikir utk mgunakn tv secara bijak.

Tv memang amat penting,tp tanpa tv pun kita msh bs hidup!


&lt;blockquote&gt;Mestinya memang begitu, mas...... :mrgreen:&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup,matikan tv utk sementara tu penting. Tp,yg lbh penting lg adl membangun pola pikir utk mgunakn tv secara bijak.</p>
<p>Tv memang amat penting,tp tanpa tv pun kita msh bs hidup!</p>
<blockquote><p>Mestinya memang begitu, mas&#8230;&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aguss</title>
		<link>http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/#comment-821</link>
		<dc:creator>aguss</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 14:50:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djunaedird.wordpress.com/?p=806#comment-821</guid>
		<description>Tidak Pak! Mematikan tv seharian penuh bukan sikap yang bijak. Ada acara tv pada tanggal 20 yang baik untuk ditonton meskipun oleh anak2, seperti acara dakwah jam 05.00 wib di tpi atau tv lainnya. Jadi tidak perlu seharian penuh..
&lt;blockquote&gt;Yang bijak adalah bagaimana keluarga bia memilah dan memilih acara-acara yang patut untuk ditonton, baik sebagai tuntunan maupun sekedar sebagai tontonan semata.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak Pak! Mematikan tv seharian penuh bukan sikap yang bijak. Ada acara tv pada tanggal 20 yang baik untuk ditonton meskipun oleh anak2, seperti acara dakwah jam 05.00 wib di tpi atau tv lainnya. Jadi tidak perlu seharian penuh..</p>
<blockquote><p>Yang bijak adalah bagaimana keluarga bia memilah dan memilih acara-acara yang patut untuk ditonton, baik sebagai tuntunan maupun sekedar sebagai tontonan semata.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nadiailfia</title>
		<link>http://djunaedird.wordpress.com/2008/07/15/matikan-televisi-tanggal-20-juli-bisakah/#comment-820</link>
		<dc:creator>nadiailfia</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 14:47:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djunaedird.wordpress.com/?p=806#comment-820</guid>
		<description>Saya yakin rencana ini hanya sekedar wacana semata, karena selain siaran televisi, TV juga dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang juga membuat anak tidak bisa meninggalkan televisi seperti Play Station atau untuk menonton VCD / DVD


&lt;blockquote&gt;Wacana yang utopis :?:&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yakin rencana ini hanya sekedar wacana semata, karena selain siaran televisi, TV juga dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang juga membuat anak tidak bisa meninggalkan televisi seperti Play Station atau untuk menonton VCD / DVD</p>
<blockquote><p>Wacana yang utopis <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_question.gif' alt=':?:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
