Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal
Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar
Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi
Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah
Tuhan, aku cinta padamu
Ini adalah puisi terakhir Rendra yang sempat disampaikan kerabatnya saat ia terbaring di rumah sakit.
Seperti yang dilansir kompas.com, pada saat “Si Burung Merak” ini dirawat di RS Mitra Keluarga pada 31 Juli 2009 lalu, ia menciptakan puisi terakhirnya yang bercerita tentang Ketuhanan. Pada saat itu Rendra hanya menyebutkan lirik-liriknya, sementara sang adik, Adi Kurdi, menuliskan kata-kata yang disebutkan kakaknya itu.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…….
.jpg)







































wah melegenda bgt tuh si merak
thankz y mas rendra
pengabdianmu di bidang sastra
tidak akan kami lupakan
istirahatlah dengan tenang
sastra awal revolusi
нет это революция ума человека
rendra is the best