Demi Sebuah Demokrasi


TEMPO, MBM Edisi Online, Laporan Utama, Edisi. 45/XXXVI/31 Desember – 06 Januari 2008.

”Hidup saya mungkin akan berakhir seperti ayah atau saudara-saudara saya, tapi itu tak penting. Pakistan di atas segala-galanya.”

CoverTEMPOBenazir Bhutto memancangkan kalimat itu setelah selamat dari pengeboman pada Oktober lalu. Ya, ia seperti tengah meramal garis hidupnya. Datang dari pengasingannya di London untuk menyongsong bahaya, tapi ia tak surut. ”Karena saya merasa negeri ini dalam bahaya.”

…………………………

Sebuah Republik, Sebuah Dinasti

Kematian yang tragis sering kali menjadi ujung hidup para pemimpin dan politikus Pakistan. Sejak kemerdekaannya dari Inggris pada 1947 dan menjadi Republik Islam Pakistan pada 1956, pergantian kepemimpinan negeri di Pakistan selalu melibatkan darah dan kekerasan. Kejadian paling dramatis menimpa dinasti Zulfikar Ali Bhutto (pemimpin Pakistan 1971-1977). Tiga dari empat anaknya tewas dibunuh, sedangkan ia sendiri dieksekusi di tiang gantungan.

REPUBLIK ISLAM PAKISTAN
Berdiri: 23 Maret 1956
Ibu
kota: Islamabad
Kota terbesar: Karachi
Penduduk: 161 juta
Luas: 880.940 km²
Produk domestik bruto: US$ 475,5 miliar
Pendapatan per kapita: US$ 2.943

Rawalpindi terletak di dekat Islamabad dan pernah menjadi ibu kota Pakistan pada 1960-an. Kota ini merupakan markas militer dan pusat industri Pakistan. Jumlah penduduknya sekitar 3 juta. Kota ini banyak menyimpan sisa peninggalan abad ke-16, misalnya Benteng Rohtas.

  • 16 Oktober 1951, Presiden Liaquat Ali Khan ditembak mati di Rawalpindi.
  • 3 April 1979, Mantan perdana menteri Zulfikar Ali Bhutto dihukum gantung di penjara Rawalpindi.
  • 18 Juli 1985, Shahnawaz Bhutto, anak bungsu Zulfikar, tewas secara misterius di rumahnya di Prancis. Ia aktif dalam gerakan bawah tanah menentang Zia-ul-Haq.
  • 17 Agustus 1988, Presiden Muhammad Zia-ul-Haq tewas dalam kecelakaan pesawat. Penyebab jatuhnya tak diketahui.
  • 20 September 1996, Murtaza Bhutto, adik Benazir, tewas ditembak polisi di Karachi.
  • 27 Desember 2007, Benazir Bhutto tewas akibat bom bunuh diri di Rawalpindi.

 Sayang sungguh sayang. Pakistan sebagai Negara Republik Islam, namun banyak para elitenya dalam berpolitik – sama sekali – tidak islami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s