Pasar Saham Amerika Gonjang Ganjing


Federal Reserve Board Chairman Ben Bernanke discusses the near-term economic outlook while testifying on Capitol Hill in Washington, Thursday, 17 Jan. 2008, before the House Budget Committee
Ketua Bank Sentral AS, Ben Bernanke
VOA News.com Selasa kemarin, tanggal 22 Januari 2008 menurunkan berita dengan judul: Bank Sentral AS Pangkas Suku Bunga 0,75 Persen. Lebih lanjut diberitakan:

Bank Sentral Amerika telah memangkas suku bunga utama sebanyak 3-perempat-persen, dalam upaya untuk menopang ekonomi Amerika yang kisruh dan untuk menghentikan penjualan besar-besaran di pasar saham global.

Pejabat-pejabat Bank Sentral hari Selasa mengatakan mereka memotong suku bunga menjadi 3,5 persen untuk melonggarkan kredit ketat guna mengatasi gambaran ekonomi yang melemah.

Presiden Bush mengatakan ia optimistik pemerintahannya dan Kongres bisa “menemukan persamaan” dan segera menyepakati porposal paket bernilai 145 milyar dolar untuk merangsang perekonomian. Ia berkata demikian pada pertemuan di Gedung Putih dengan tokoh-tokoh Kongres.

Pasar saham di seluruh dunia mengalami kemerosotan cepat dalam dua hari ini, sementara para investor khawatir bahwa ekonomi Amerika yang lesu bisa merugikan bisnes di banyak negara yang berdagang dengan Amerika.

Sementara itu, hari ini, Rabu, 23 Januari 2008, Kompas.com menurunkan berita dengan judul: Rupiah Menguat, di Bawah Level 9.400. Lebih lanjut: Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu sore menguat menembus level Rp 9.400 per dollar AS, karena pelaku pasar terus membeli rupiah, setelah bank sentral AS menurunkan suku bunga Fedfund sebesar 75 basis poin jadi 3,5 persen. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat menjadi Rp 9.390/9.395 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.470/9.486 per dollar AS atau naik 80 poin.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta mengatakan, rupiah pada hari berikutnya akan terus menguat, karena sentimen pasar masih cukup besar. “Mata uang lokal itu diperkirakan akan bisa mencapai level Rp 9.350 per dollar AS, apabila kondisi seperti ini masih berlanjut,” katanya.

Pertanda apa ini? Apa ini merupakan badai (bagi AS) di awal bahagia (bagi Indonesia)?

One thought on “Pasar Saham Amerika Gonjang Ganjing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s