Karena Saya Lapar Maka Saya Gantung Diri, Beres…


cover-surya.jpgMagetan-Surya, Heran melihat Teguh Miswadi, 11, tidak masuk sekolah sejak Senin (18/2), Sujarwo menjenguk salah-satu murid pintarnya itu kemarin. Pak guru Sujarwo, 45, khawatir sakit maag Teguh kambuh, dan dia ingin membawanya ke Puskesmas.

Namun, tiba di rumah Teguh yang tinggal bersama neneknya di Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kab. Magetan, Sujarwo terkejut bukan kepalang. Di sebuah kamar yang tak terkunci di rumah setengah kayu dan setengah bambu itu, Sujarwo melihat siswa kesayangannya tergantung kaku. Teguh sudah tak bernyawa. Teguh bunuh diri.

“Seutas tali tampar biru menjerat lehernya,” kata Sujarwo saat ditemui Selasa (19/2). Tali itu diikatkan pada blandar atau kayu penopang atap.

Menurut Sujarwo, Teguh gelap mata, sangat mungkin karena tidak tahan akan rasa sakit yang menyerang perut. Maag itu sering membuatnya mengerang. Penyakit ini seharusnya dilawan dengan makan teratur dan bergizi. Tapi, justru itulah yang tak mungkin didapatkan.

ALANGKAH SEDIHNYA ADA ANAK MEMILIH GANTUNG DIRI LANTARAN TAK TAHAN LAPAR TERUS-TERUSAN.

IBARAT ANAK AYAM MATI DI LUMBUNG PADI (YANG BUKAN MILIKNYA LAGI). 

Advertisements

100 Buku Yang Pasti Disukai Anak-anak


Melanjutkan tulisan yang lalu, berikut kami kutipkan judul-judul buku yang direkomendasikan oleh Mary Leonhardt yang menurutnya buku-buku ini merupakan buku-buku yang disukai oleh murid-muridnya.

Tanda bintang (*) diberikan untuk menunjukkan bahwa buku tersebut menarik bagi anak-anak yang tidak suka membaca.

Informasi lebih lanjut tentang para pengarang ini bisa dijumpai dalam bukunya yang pertama, Parents Who Love Reading, Kids Who Don’t?

          Buku-buku tentang Keluarga dan Teman, yang Bersifat Optimistis, Imajinatif dan Biasanya Berakhir dengan Kebahagiaan (Untuk Anak-anak 1 – 9, Untuk Remaja 10 – 12).
          Buku-buku yang Lebih Realistis tentang Problem Keluarga dan Teman (Untuk Anak-anak 13 – 14, Untuk Remaja 15 – 24).
          Buku-buku tentang Kisah-kisah Misteri yang Lucu atau Menarik dan Tak Begitu Menakutkan (Untuk Anak-anak 25 – 29, Untuk Remaja 30 – 34).
          Buku-buku Menegangkan (Thriller) dan Horor yang Mengandung Unsur Ketegangan dan Kadang-kadang Menakutkan (Untuk Anak-anak 35 – 37, Untuk Remaja 38 – 44).
          Buku-buku tentang Fiksi Ilmiah dan Fantasi (Untuk Anak-anak 45 – 48, Untuk Remaja 49 – 58).
          Buku-buku tentang tentang Sihir (yang Bernada Lebih Ringan dan Lebih Banyak Berisi Hubungan Antar Manusia daripada Fantasi Tradisional) (Untuk Anak-anak 59 – 65).
          Buku-buku tentang Militer/Perang/Pilot dan Hobi (Untuk Remaja 66 – 77).
          Buku-buku tentang Berburu, Berkemah, Kelangsungan Hidup 78 – 85.
          Buku-buku tentang Olahraga 86 – 100.

          1. Berestain, Stan & Jan. Seri Berestain Bear. *)
          2. Burnett, Frances Hodgson. The Secret Garden (Taman Rahasia).
          3. Cleary, Beverly. Ramona, bersambung.
          4. Lovelace, Maud Hart. Betsy-Tacy, cerita bersambung.
          5. Martin, Ann M. Seri Baby-Sitters Club (tersedia dalam bahasa Indonesia). *)
          6. Montgomery, L. M. Anne of Green Gables, bersambung.
          7. Pascal, Francine. Seri Sweet Valley (tersedia dalam bahasa Indonesia). *)
          8. Seri American Girls. Berbagai Pengarang.
          9. Taylor, Sidney. Seri All-of-A-Kind Family.
          10. Binchy, Maeve. Circle of Friends.
          11. Pilcher, Rosamunde. Coming Home.
          12. Steel, Danielle. The Promise. *)
          13. Paterson, Katherine. Bridge to Terabithia
          14. Taylor, Mildred. Roll of Thunder, Hear My Cry, bersambung.
          15. Blume, Judy. Forever. *)
          16. Campbell, Bebe Moore. Brothers and Sisters.
          17. Conroy, Pat. The Prince of Tides.
          18. Cormier, Robert. The Chocolate War.
          19. Hinton, S. E. The Outsiders. *)
          20. McMillan, Terry. Disappearing Acts. *)
          21. Saliner, J. D. Catcher in The Rye.
          22. Tan, Amy. The Joy Luck Club.
          23. Voight, Cynthia. Dicey’s Song.
          24. Walker, Alice. The Color Purple.
          25. Pilih Buku Petualanganmu Sendiri, ditulis oleh berbagai penulis. *)
          26. Dadey, Debby et al. Seri Adventure of The Bailey School Kids.
          27. Dixon, Franklin W. Seri Hardy Boys.
          28. Keene, Caroline. Seri Nancy Drew.
          29. Warner, Getrude Chandler. Seri The Boxcar Children.
          30. Grafton, Sue. “A” is For Alibi.
          31. Grisham, John. The Firm. (tersedia dalam bahasa Indonesia)
          32. Hillerman, Tony. The Dark Wind.
          33. Cussler, Clive. Pacific Vortex.
          34. Parker, Robert B. Seri Spencer. *)
          35. Bellairs, John. The Chessmen of Doom.
          36. Pike, Christopher. Seri Last Vampire.
          37. Stine, R. L. Seri Goosebumps. (tersedia dalam bahasa Indonesia) *)
          38. Andrew, V. C. Flowers in The Attic.
          39. Clark, Mary Higgins. Remember Me.
          40. Chrichton, Michael. Congo. (tersedia dalam bahasa Indonesia)
          41. King, Stephen. The Shinning.
          42. Koontz, Dean R. Icebound.
          43. Patterson, James. Along Came a Spider. *)
          44. Rice, Anne. The Witching Hour, bersambung.
          45. Coville, Bruce. Aliens Ate My Homework.
          46. L’Engle. Madeleine. A Wrinkle in Time.
          47. Lewis, C. S. The Lion, The Witch dan The Wardrobe, bersambung dan dijadikan seri Narnia.
          48. Yolen, Jane. Dragon’s Blood, bersambung.
          49. Adams, Douglas. The Hitchiker’s Guide to The Galaxy.
          50. Anthony, Piers. A Spell for Chameleon. *)
          51. Asprin, Robert. Seri The Myth. *)
          52. Brooks, Terry. Seri Shannara.
          53. Card, Orson Scott. Seri Ender’s Game.
          54. Eddings, David. Seri Belgariad.
          55. Seri Forgotten Realms, dari berbagai penulis. *)
          56. Jordan, Robert. Seri Wheel of Time.
          57. Tolkien, J. R. R. Lord of The Rings.
          58. Weis, Margaret, & Tracy Hickman. The Dragonland Chronicles.
          59. Banks, Lynne Reid. The Indian in The Cupboard.
          60. Cole, Joanna. Seri Magic School Bus.
          61. Dahl, Roald. Charlie and The Chocolate Factory. *)
          62. Eager, Edward. Half Magic.
          63. Jaques, Brian. Redwall.
          64. Nesbit, E. The Railway Children.
          65. Seri Magic Attic Club dari berbagai pengarang.
          66. Berent, Mark. Rolling Thunder, bersambung.
          67. Clancy, Tom. The Hunt for Red October.
          68. Coonts, Stephen. Fight of The Intruder.
          69. Cornwell, Bernard. Buku-buku tentang tokoh Richard Sharp yang ber-setting waktu perang Napoleon, dan starbuck Chronicles.
          70. DeMille, Nelson. Cathedral.
          71. Griffin, W. E. B. Seri Brotherhood of War.
          72. Costello, Emily, & Marcey Ramsey. Seri Ballet School.
          73. Betancount, Jeanne. Pony Pals.
          74. Bryant, Bonnie. Seri Saddle Club. *)
          75. Campbell Joanna. Seri Thoroughbred.
          76. Farley Walter. The Black Stallion.
          77. Francis, Dick. Bonecrack.
          78. Eckert, Allan W. Incidents of Hawk’s Hill.
          79. George, Jean Craighead. Julie of The Wolves.
          80. Kjelgaard, Jim. Big Red.
          81. Mowat, Farley. Never Cry Wolf.
          82. O’Dell, Scott. Island of The Blue Dolphins.
          83. Paulsen, Gary. Hatchet.
          84. Rawls, Wilson. Where the Red Fern Grows.
          85. Speare, Elizabeth George. The Sign of the Beaver.
          86. Christopher, Matt. Face-Off. *)
          87. Dygard, Thomas J. Quarterback Walk On.
          88. Edwards, T. J. Seri Sports Mistery.
          89. Hughes, Dean. Berbagai seri Angel Park.
          90. Freeman, Mark. Seri Brookies.
          91. Herman, Hank. Seri Super Hoops.
          92. Marshall, Kirk. Seri Hoops.
          93. Meyers, Walter Dean. Hoops, bersambung. *)
          94. Charbonnet, Gabrielle. Seri American Gold Gimnasts.
          95. Slater, Teddy & Wayne Alfonso. Seri Junior Gimnasts.
          96. Brouwer, Sigmund. Lighting on Ice.
          97. O’Connor, Jim et. al. The No Stars.
          98. Lowell, Melissa. Seri Silver Blades.
          99. Older, Effin. Silver Blade Eights.
          100. Wyeth, Sharon Dennis. American Gold Swimmers.

          Next !!!

          100 Buku “Layak Baca” Karya Para Pengarang Indonesia Menurut Penerbit Kaifa.

          TEMPO: Boleh Tunduk Tapi Tak Boleh Takluk


          cover-tempo.jpgBicara tentang Majalah Berita Mingguan (MBM) TEMPO, tak bisa tidak harus juga menyebut nama Goenawan Mohamad. Karena ia adalah salah satu pendirinya. Pada tahun 1971, bersama sejumlah sastrawan yang sebaya dengannya dan seorang poengusaha besar, ia mendirikan TEMPO, MBM yang dipimpinnya itu hingga tak lama sebelum dibredel (1994) bahkan secara formal masih dipimpinnya selama 1 tahun terbit kembali (1998-1999). 1)

          goenawan_mohamad.jpgJudul opini ini adalah kalimat yang sering dikatakan GM (demikian ia sering dipanggil) disampaikan kepada para wartawannya dalam menghadapi situasi atas tekanan yang sering dilakukan oleh Pemerintah terhadap kemerdekaan pers, baik secara lesan (berupa telepon) maupun tulisan (berupa surat teguran. Sehingga tatkala MBM TEMPO dibredel (dengan dalih pembatan SIUPP) pada tanggal 21 Juni 1994 (bersama-sama dengan MBM Editor, Tabloit Detik), para awak MBM TEMPO terbelah menjadi dua.

          Yang satu (walau tunduk dengan ketentuan Menpen Harmoko) tapi ia tidak takluk. Mereka memilih melawan!. GM beserta “para Alumni Wartawan TEMPO” lantas mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Di tingkat I dan tingkat II mereka dimenangkan oleh pengadilan. Namun di pintu kasasi, mereka dikalahkan oleh keputusan Mahkamah Agung.

          Sementara sebagian yang lain memilih takluk. Dan bersama-sama dengan Bob Hasan, yang punya hubungan dekat dengan Presiden Soeharto, dan taipan Ciputra (pemilik 43,5% saham PT Grafiti Pers) mereka akhirnya menerbitkan majalah GATRA.

          Beberapa waktu setelah TEMPO dibredel, dengan cerdik para wartawan TEMPO ini lantas membidik dunia maya. Akhirnya mereka terbit di alam sana. Hingga sekarang kita bisa mengunjungi situsnya di tempointeraktif.com (versi) bahasa Indonesia), tempointeractive.com (versi Bahasa Inggris). Selain itu, untuk versi Majalah bisa dibuka TEMPO MBM Edisi Online.

          Saya mengenal MBM TEMPO saat saya menginjak bangku SMP. Pada waktu itu saya hanya sekedar membolak-balik halaman demi halaman saja. Begitu duduk di bangku SMA, saya mulai membaca beberapa isinya yang saya anggap menarik. Misalnya Berita Nasional, Ulasan tentang Film atau Pementasan Drama. Kadang-kadang juga beberapa tulisan kolom yang saya anggap menarik. Dan pada akhirnya, saat saya mulai kuliah, boleh dikatakan, MBM TEMPO ini saya baca hampir secara keseluruhan.

          Yang menarik dari majalah ini adalah gaya bahasanya. Suatu kasus yang sama (yang ditulis oleh media lain) bila dibandingkan dengan yang ditulis majalah ini, saya rasakan lebih enak dalam menyajikannya. Bahasanya lugas, bernas dan tidak terlalu sulit untuk dicerna.

          MBM TEMPO, sesuai dengan mottonya memang :ENAK DIBACA DAN PERLU. Seperti tempe bacem.

          Bahkan sekarang TEMPO juga hadir dalam bentuk koran dengan nama KORAN TEMPO (juga hadir KORAN TEMPO On The Web). Yang jelas, kalau seperti kata iklan, TEMPO ini tak ada matinya.. Mati satu, malah tumbuh lebih dari itu…

          —————————-
          1) Ke-Lain-an GM, Hamid Basyaib dalam pengantar buku Setelah Revolusi Tak Ada Lagi

          Opini ini pernah saya tulis di sini.