Keyboard Lebih Berbahaya Ketimbang Kloset?


Apa hubungan keyboard dengan kloset?

Keyboard adalah piranti komputer, sementara kloset adalah piranti kamar mandi. Hubungannya? Keduanya adalah penyimpan kuman. Demikian berita yang saya baca di Kompas.Com. Selengkapnya adalah sebagai berikut: SUNGGUH mengejutkan, namun itulah kenyataannya. Papan ketik atau keyboard komputer Anda ternyata dapat menjadi sumber penyakit. Di permukaan dan sela-sela keyboard bisa jadi menyimpan lebih banyak kuman berbahaya ketimbang kloset di kamar mandi Anda.

Sebuah penelitian di Inggris belum lama ini melaporkan bahwa beberapa keyboard di sebuah perkantoran ternyata LIMA KALI menyimpan lebih banyak jumlah kuman ketimbang sebuah kamar kecil. Penelitian ini diungkapkan oleh seorang ahli yang disewa oleh Majalah Which?Computing untuk membersihkan lebih dari 30 keyboard pada sebuah perkantoran di London.

Dari kain-kain dan sepon pembersih yang dikumpulkan berhasil ditemukan beragam jenis bakteri berbahaya seperti Escherichia coli serta bakteri coliform yang dapat menyebabkan diare atau keracunan. Para ahli juga mendeteksi staphylococcus aureus, sejenis bakteri biasa yang menyebabkan beragam infeksi mulai dari masalah kulit hingga radang paru-paru atau pneumonia.  Famili dari bakteri juga termasuk superkuman MRSA dan MSSA yang mengalami mutasi dan menjadi resisten terhadap antibiotik.

Ahli Mikrobiologi Professor Hugh Pennington mengatakan besar kemungkinan kuman Staphylococcus yang ditemukan dalam keybord tersebut  adalah strain MSAA yang sensitif yang telah melumpuhkan salah satu artis film terkenal Inggris, Leslie Ash.

Riset terhadap banyak rumah sakit juga menunjukkan satu di antara lima keyboard dalam ruang perawatan pasien terinfeksi dengan MRSA. Namun begitu, menghadapi ancaman ini Prof Pennington menawarkan sebuah solusi yang cukup mudah.

“Jemur keyboard di bawah sinar matahari.  Bakteri tidak tahan radiasi ultraviolet atau kondisi kering yang akan membunuh mereka dengan sangat cepat,” ujarnya.

Sementara itu James Francis, ahli mikrobiologi dari Kingmoor Technical Services, yang terjun langsung dalam penelitian ini, menyatakan dirinya menemukan empat jenis bakteri berbeda.  Dari temuannya, ia menyarankan agar keyboard selalu dibersihkan secara rutin supaya tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Temuan ini merupakan tindak lanjut dari sebuah survey yang dilakukan majalah Which? Computing yang menunjukkan bahwa satu dari 10 orang tidak pernah membersihkan komputer.  Hanya satu dari empat orang membersihkan keyboard komputer atau laptop sekali dalam sebulan.

Bakteri memang dapat dengan mudah menghuni sela-sela keyboard komputer Anda. Salah satu faktor yang mempermudah masuknya bakteri adalah kebiasaan makan di meja kerja Anda. Remah dan cipratan makanan yang menempel pada keyboard akan memicu pertumbuhan bakteri.  Debu juga bisa menjadi masalah ketika terjebak dalam kelembaban. Kondisi ini akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kuman untuk berkembang biak.

Namun Prof Pennington mengatakan, dua masalah terbesar adalah orang tidak mencuci tangan dengan benar setelah pergi ke kamar kecil  dan orang yang mengupil ketika bekerja.

7 thoughts on “Keyboard Lebih Berbahaya Ketimbang Kloset?

  1. Bener, bener.. tau nggak keyboard saya pernah jadi sarang semut sampe beberapa tombolnya ambles dimakan semut bawahnya.. hehe.. parah parah..

    Ibarat pepatah: kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak😛

  2. wah..
    perhatian nih buat kita yang sering mengabaikan kebersihan kibod..
    kibod saya ini udah berapa bulan gak dibersihin yah..
    nice post..!!

    Mudah-mudahan kita jadi sadar akan lingkungan di mana kita sering beraktivitas. Siapa tahun, ribuan siap ‘menerkam’ kita❓

  3. Hehehe.. bener tuh.. jarang banget ngebersihin keyboard.. secara warna item jadi ga keliatan klo kotor.. hiks😦

    Makanya cepat dibersihkan, ya😛

  4. Bener banget, gw pernah makan siang di meja komputer, ternyata ada nasi yang jatuh ke keyboard, tanpa gw sadari. Besoknya keyboard gw udah rusak dimakan tikus. Ini terjadi tahun lalu…

    Itu namanya efek kontan yang tidak berbahaya.😛

  5. Saya sangat setuju. Banyak orang mengira bahwa untuk menggunakan computer itu tidak berbahaya, namn pada dasarnya itu sangat merugikan(di sisi lain).
    Namun, kita tetap perlu waspada terhadap penggunaaan computer yang tidak berorientasi pada kesehatan medis.
    Apalagi computer sedang lagi trendy di kalngan para anak muda negeri ini. Munculnya internet yang populer kini diiringi oleh berbagai efek negatif.

    Tetaplah mengacu pada kesehatan dan masa depan.

    Ingat, kebersihan itu sebagian dari iman….:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s