Angpao Ketua MPR & Sri Sultan HB X Diperiksa KPK


Salah satu buah dari reformasi adalah kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah sempat membuat geger kalangan DPR, kini mulai melancarkan aksi, ikut membantu membuka ‘angpao’ dari pernikahan Pak Hidayat Nur Wahid.

Kalau dulu, setiap Pegawai Negeri atau penyelenggara negara mengadakan pesta pernikahan, pasti banyak menerima angpao yang bikin ngiler. Mulai dari rupiah yang banyak nol-nya, konci mobil hingga rumah mewah.

Namun kini, sejak KPK mulai beraksi, bila penerima angpao tidak lapor selewat 30 hari setelah ia menerima, bisa diancam pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak banyak Rp 1 milyar. (Pasal 12B Unang-Undang Nomor 20 Tahun 2001).

Ketentuan ini adalah salah satu pasal dari 13 pasal yang mengatur tentang macam-macam bentuk tindak pidana korupsi, yang terdri dari 30 bentuk. Lebih jauh tentang ini bisa di-download di sini.

Bahkan setelah itu, giliran Sri Sultan Hamengkubuwono X. KPK sedang menunggu koordinasi dengan beliau, walaupun menurut detik.com, tim KPK sudah berada di sana, saat Humas KPK ditanya wartawan (Rabu, 14 Mei 2008).

Kalau yang punya hajatan orang partikelir? Nampaknya aman-aman saja😛

2 thoughts on “Angpao Ketua MPR & Sri Sultan HB X Diperiksa KPK

  1. DPR itu sarang korupstor, semua orang juga tau qo.. …

    Kalau di zaman Orde Baru cuma menjadi tukang stempel.😛
    Di zaman kini, (ada tengara) stempel baru jatuh bila ada ‘ewes-ewesnya😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s