Karena Beda Tipis, Ka-Ji & Karsa Sama Sama Gelisah


Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Ka-i) dan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sama-sama gelisah menjelang penghitungan suara manual oleh KPU Jatim,  Selasa (11/10) nanti. Kegelisahan KaJi tersirat dari iklan di media massa soal kecurigaan potensi kecurangan sehingga mereka bikin sayembara dengan imbalan Rp 500.000 untuk setiap laporan yang datanya valid. Demikian berita Surya Online kemarin (Sama Sama Gelisah).

Perhitungan manual di KPU kota/kabupaten sudah selesai 29 KUP, dengan hasil 5.922.983 suara untuk Ka-Ji, unggul 167.208 suara atas Karsa yang memperoleh 5.755.775. Sementara KPU yang belum selesai, yaitu: Gresik, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Pacitan, Ponorogo, Sampang, Sumenep dan Pamekasan – yang kebanyakan adalah KPU tempat basis Karsa.
Tim Sukses Ka-Ji nampaknya ketar-ketir dengan hasil ini. Makanya belakangan ini sering pasang iklan di Harian Surya (mungkin juga media lain). Contohnya yang terbitan hari Senin, 10 Nopember 2008. dengan judul KEBENARAN JANGAN DIPUTAR BALIKKAN !!!

Lalu ditampilkan hasil berbagai lembaga survey. Hasil perhitungan cepat lembaga-lembaga itu menunjukkan bahwa pasangan Ka-ji unggul tipis atas Karsa. Lingkaran Survey Indonesia berbanding 50,76 : 49,24, Lembaga Survey Indonesia (50,44 : 49,56), Pusdeham (50,29 : 49,71), Puskaptis UI (50,83 : 49,17) dan Surabaya Survey Centre (50,49 : 49,51). Sungguh tipis.

Lalu dikutip juga pernyataan Kresnayana Yahya (Pakar Statistik IPS), yang berasal dari harian Surabaya Post, Rabu 5 Nopember 2008,  Dengan standar error sebesar 3%, maka kemungkinan Perolehan Suara Karsa menyalib Ka-Ji sangat tidak mungkin. “Secara scientific (keilmuan) perhitungan itu (Lembaga Survey) sudah betul.

Lantas, Khofifah Indar Parawansa, sang Calon Gubernur pun dikutip juga (dari harian Jawa Pos, Jum’at 7 Nopember 2008), yang bunyinya: Tidak mungkin seluruh lembaga salah dalam membuat survey. Masak lembaga survey mengalami error hanya di Jatim.

Sementara itu Tim Karsa mengklain bahwa dari 9 KPU yang belum selesai itu, menurut catatan mereka dimenangi oleh Karsa, kecuali Gresik.

Lantas siapa yang unggul dan siapa yang jadi pecundang?

Besok, 11 Nopember 2008 adalah penentuan pemenangnya. Kabarnya bakan dilaksanakan di Hotel Mercure, Jalan Raya Darmo, Surabaya. KPU sengaja memilih di luar karena kantor KPU Jatim di Jalan Tanggulangin terlalu sempit. (sumber: 9 KPU Belum Rampung Penghitungan Suara – Surya Online).

2 thoughts on “Karena Beda Tipis, Ka-Ji & Karsa Sama Sama Gelisah

  1. siapapun yang menang, baik itu KarSa atopun KaJi ….. satu saja pertanyaan saya sebagai warga Jawa Timur buat sampeyan berdua :

    Bisa ga permasalahan Lapindo diselesaikan dengan cara yg sebaik2nya tapa harus menyengsarakan rakyat kecil yang sudah menjadi korban …

  2. Yth. Bapak Kepala / Bpk. Direktur Utama

    Saya pikir Quick Count lagi mendapat “Cobaaan”
    Karena “tak mampu” mengindikasikan hasil pemilu JaTim khususnya Putaran ke-2 yang Margin Error <1%, Singkat nya mampu berfungsi atau tidak, kredibel or not.

    Saya hanya usul ke empat Lembaga Quick Count yang kebetulan hasil nya menangkan TIPIS Ka-Ji sekitar dibawah 1%, Bagaimana jika :
    1. Kumpulkan data jadi Satu dengan sekitar<1600 data TPS yang @ 350 (?) jadi sekitar = 1600 @ 350 = 560.000 data
    2. Seleksi TPS yang nyata2 rangkap, atau diragukan validitas (mungkin rangkap dlsb, bisa diuji dng suatu Uji Statistik ??), sehingga diperoleh data “Murni” seberapa besarnya syukur masih 90 percentil, atau minimum 85(?) percentil??
    3. Mengolah data “Murni” dengan metode yaang paling moderat bisa akurat mengolah data tersebut. menjadi suatu hasil Data yang:
    a. Total Populasi menjadi lebih besar,
    b. cakupan daerah lebih merata,
    c. keakuratan lebih baik (sehubungan tsb. a), margin of error akan lebih kecil ??
    4. Demikian kami harapkan agar Lembaga Survai Pemilu / Pilkada dapat segera memulai dengan menindak lanjuti pengolahan data Pilkada JaTim putaran ke-2 yang kebetulan diambang angka yang “menggalaukan”.

    Kami menunggu LSI dapat mempeloporinya dan tentu menunggu hasil secepatnya tanpa mengurangi arti keakuratan “QUICK” Count Kumulatip Compound/ bersamadimaksud. Tolok ukur nya sebelum MK mengambil keputusan.

    NB.
    1. Sebenarnya studi komparasi (intern) pada masing masing daerah juga sangat menarik. Lembaga survai dapat memberikan “hasil”, keakuratan hasil perhitungan KPUD Ja-Tim di masing2 Daerah / Regional Pemilihan.

    2. Pada tataran teoritis kami sangat ingin tahu penurunan margin error sehubungan dengan peningkatan katakanlah 2 Kuadrat = 4 X total populasi ? Apakah Margin error dapat turun sampai dibawah 0.5 x akar 2 nya yang sekitar 0.7125 % ??.

    3. Jika telah selesai atau ada perkembangan dari masalah ini, suatu pesan singkat ke nomor HP kami sangat kami hargakan untuk kami dapat segera mengakses kembali apapapun respon yang diberikan, karena kami masih pemakai “pasip” internet / email.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s