Kisah Peserta Pesta Blogger 2008 Yang Mangkir


Mestinya Sabtu kemarin, 22 Nopember 2008 saya hadir di Gedung BPPT 2, Jalan MH Thamrin. Namun, skenario lain yang akhirnya terjadi. Pertama anak saya yang masih TK mengeluh sakit gigi, sehingga sulit untuk makan, tanpa kehadiran saya. Kedua istri saya sibuk menjadi panitia dalam menyambut hari guru. Lebih dari itu, pekerjaan di kantor rupanya tak boleh untuk saya tinggalkan. Anggaplah ini sebagai apologi belaka

Sebetulnya, setelah setahun saya ber-blogger-ria, di mana di bulan pertama saya ngeblog di sini, hanya dikunjungi oleh 22 orang pembaca, hingga pada saat heboh Wilder melonjak menjadi 19.836 (Maret 2008; tanggal 18 Maret mencapai 1.780) dan terakhir – saat pencaftaran CPNS, mencapai 28.358 (Nopember 2008; tanggal 10 Nopember mencapai 2.684), bertemu dengan dengan sesama blogger se Indonesia adalah suatu hal yang jarang untuk bisa dilakukan. Sayang sunguh 1001 kali sayang saya tak bisa hadir di sana.

Tapi, setelah dipikir-pikir kembali, nampaknya apa yang saya alami ini merupakan suatu hikmah yang tersembunyi. Kenapa? Karena saya sadar, bahwa apa yang telah saya lakukan di blogosphere memang belum mempunyai makna apa-apa bagi dunia blogger. Tak ada sumbangan yang berarti, yang pantas untuk dibanggakan.

Lepas dari itu semua, saya berharap dari Pesta Blogger 2008 itu bisa menghasilkan suatu rekomendasi yang berharga bagi para pemain blog di dunia maya – khususnya bagi Indonesia tercinta.

One thought on “Kisah Peserta Pesta Blogger 2008 Yang Mangkir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s