Puisi Terakhir WS Rendra


rendra 1Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Ini adalah puisi terakhir Rendra yang sempat disampaikan kerabatnya saat ia terbaring di rumah sakit.

Seperti yang dilansir kompas.com, pada saat “Si Burung Merak” ini dirawat di RS Mitra Keluarga pada 31 Juli 2009 lalu,  ia menciptakan puisi terakhirnya yang bercerita tentang Ketuhanan. Pada saat itu Rendra hanya menyebutkan lirik-liriknya, sementara sang adik, Adi Kurdi, menuliskan kata-kata yang disebutkan kakaknya itu.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…….

4 thoughts on “Puisi Terakhir WS Rendra

  1. wah melegenda bgt tuh si merak
    thankz y mas rendra
    pengabdianmu di bidang sastra
    tidak akan kami lupakan
    istirahatlah dengan tenang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s