Antara Kalkulator Jepang dan Kalkulator Arab


ImageSebaiknya orang (Islam) mulai beralih dari menggunakan kalkulator versi Jepang ke kalkulator versi Arab. Sehingga apapun hasil yang diperoleh pasti tak akan membuat kita kecewa.

Ungkapan ini disampaikan oleh Sinder Pabrik Gula Kebon Agung Malang dalam suatu pertemuan dengan para Ketua Kelompok Tani. Pertemuan itu dilakukan dalam rangka evaluasi pelaksanaan Musim Giling tebu pada Tahun 2013.

Seperti diketahui bahwa pada tahun 2013 ini kondisi tidak berpihak kepada para petani. Rendemen tebu tidak bagus, harga gula juga cenderung menurun, sementara ongkos tebang dan ongkos angkut cenderung menaik. Apalagi pada saat menjelang tutup giling.

Kalau menggunakan dengan kalkulator versi jepang 5 + 5 = 10. Sementara kalau menggunakan kalkulator versi Arab 5 + 5 = plus barokah. Artinya, kita tidak akan pernah mengeluh walah hasil panen tak sesuai dengan yang kita harapkan. Insya Allah, dengan ke-barokah-an tadi, menjadi bekal kelak di akhirat nanti.

Pola pikir semacam ini insya Allah akan membuat kita bisa menjalani hidup dengan tenteram, tidak suka menyalahkan pada keadaan. Kerna dalam kenyataan di tahun 2013 ini impor gula begitu banyak, sehingga melebihi kebutuhan konsumsi yang dibutuhkan oleh masyarakat atau pabrik makanan dan minuman. Atau musim hujan yang berlebihan sehingga rendemen tebu tidak bisa optimal, dan lain-lain.

Bagaimana menurut Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s