Lindungi Anak dari Pelecehan di Internet


Profesional yang membantu anak-anak korban pelecehan seksual tidak mengikuti perkembangan teknologi, kata para akademisi.

Pekerja sosial harus mendapatkan pelatihan internetMereka memperingatkan bahwa pelaku pelecehan seksual semakin pintar menggunakan teknologi untuk menghubungi anak-anak yang rapuh.

Para profesional itu tidak mendapatkan pelatihan yang memadai.

Para peneliti meriset kelaikan pekerja kesehatan, pendidikan dan anak-anak di Inggris.

Studi itu dilakukan oleh Plymouth University dan University Campus Suffolk.

Mengejutkan

Para pekerja sosial yang berpartisipasi dalam survei itu meliputi perawat sekolah, petugas kesehatan tamu dan pekerja sosial untuk konseling keluarga serta anak.

Lebih dari 692 orang yang merespon survei itu mengatakan mereka tidak percaya diri membantu anak-anak yang mengalami pelecehan di internet.

Di antara sejumlah kasus yang dibedah adalah seorang ibu yang menawarkan anak perempuannya yang berusia 11 tahun untuk menarik kaum pria.

Ada pula anak-anak perempuan dan lelaki berusia sembilan tahun yang bercakap-cakap di internet untuk mencari pacar, kemudian anak-anak perempuan itu diminta melakukan tindakan seksual untuk “teman” mereka yang direkam dan didistribusikan.

Andy Phippen, profesor tanggung jawab sosial internet di Plymouth University, mengatakan riset itu “mengejutkan.”

“Internet menjadi pengaruh positif dalam kehidupan banyak orang, tapi masih ada yang menggunakan internet untuk hal-hal negatif,” kata dia.

sumber : BBC Indonesia, Lindungi Anak dari Pelecehan di Internet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s