Putra Presiden Undurkan Diri dari DPR untuk Urus Partai


Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundurkan diri dari DPR untuk mengurus partai, langkah yang dianggap tidak signifikan untuk menaikkan elektabilitas.

Dalam jumpa pers di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Ibas mengatakan langkah itu merupakan bentuk pertanggungjawabannya terhadap partai yang saat ini sedang menghadapi masalah, diantaranya terkait elektabilitas yang terus menurun.

“Terus terang hari-hari sekarang ini saya pribadi menghadapi persoalan yang berat khususnya berkaitan dengan tugas penyelamatan Partai Demokrat yang saat ini elektabilitasnya sedang merosot,” ujarnya.

“Sebagai sekjen partai tentu saya ikut bertanggung jawab dan berkerja sangat keras untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan partai tersebut…membantu ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Umum Partai Demokrat dalam melakukan penataan, penertiban dan konsolidasi yang menjadi prioritas partai Demokrat saat ini.”

Sejumlah survei memperlihatkan elektabilitas Partai Demokrat terus menurun. Dari elektabilitas 16,5 persen pada Oktober 2011, angka itu terus menurun menjadi 13,7 persen pada Januari 2012 dan 11,3 persen pada Juni 2012.

Baru-baru ini, survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan elektabilitas Partai Demokrat turun menjadi tinggal 8,3 persen. Salah satu penyebabnya adalah adanya sejumlah kader dan petinggi partai yang tersandung kasus korupsi dan bahkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga diduga terlibat kasus korupsi.

Terkait dugaan korupsi Anas, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, tak lain dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengambil alih kepemimpinan partai.

Partai Demokrat pada 17 Februari mendatang akan melakukan rapat pimpinan nasional (rapimnas) yang dikatakan untuk membangun soliditas partai di tengah anjloknya elektabilitas.

Sementara itu, pada Kamis, Anas Urbaningrum dan jajaran pengurus Partai Demokrat lainnya menandatangi pakta integritas yang telah dicanangkan oleh SBY. Anas berharap  hal ini dapat menjadi langkah strategis dalam membangun tradisi politik yang berintegritas.

“Pakta integritas ini sesungguhnya adalah penegasan, komitmen, idealisme dan etika Partai Demokrat yang harus dipegang teguh sebagai panduan sikap dan perilaku politik,” ujar Anas.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Andrinof Chaniago menilai Partai Demokrat pada pemilihan umum 2014 akan sulit memperoleh suara 21 persen seperti yang pernah didapat partai tersebut pada 2009.

Ia mengatakan pembenahan yang dilakukan Partai Demokrat memang akan dapat membantu menaikan pamor Partai Demokrat tetapi tidak terlalu signifikan.

“Perkiraan saya untuk dapat paling kurang 10 persen masih mungkin tetapi untuk mencapai kenaikan mendekati 20 persen menurut saya masih jauh, kecuali ada faktor-faktor lain seperti tiba-tiba partai-partai besar lain tercemar juga kena kasus,” ujar Andrinof.

sumber ; VOA Indonesia, Putra Presiden Undurkan Diri dari DPR untuk Urus Partai

One thought on “Putra Presiden Undurkan Diri dari DPR untuk Urus Partai

  1. Memang apapun harus fokus. Kalo mau jadi anggota DPR dan mengurus rakyat melalui berbagai aspirasinya ya mening jadi anggota DPR yang baik. Apapun profesi kita, fokus pada tujuan itu sehingga berhasil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s