Hukum Salah Alamat di Mata Najwa


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa. Saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

1. Ini kisah korban rekayasa kasus, dihukum oleh oknum penegak hukum yang tak becus. #MN

2. Kakak beradik Faisal & Budri, dianggap mencuri kotak amal oleh polisi. #MN

3. Keduanya tewas mengenaskan, dalam keadaan gantung diri di tahanan. #MN

4. Pengamen Andro, Nurdin, dkk, disiksa polisi demi mengakui pembunuhan. #MN

5. Mereka ditahan berbulan-bulan, lalu terbukti tak bersalah di pengadilan. #MN

6. Sementara Ket San dikriminalisasi, rekayasa kasus narkoba demi upeti. #MN

7. Ia disiksa & dimintai 100 juta, tak peduli orang kecil tak bersalah. #MN

Inilah Mata Najwa, HUKUMAN SALAH ALAMAT. #MN

Telah hadir di Studio Mata Najwa Pengamen jalanan atau korban salah tangkap dan Ibunya, Andro Suprianto dan Marni. #MN

“Jam 9 pagi msh hidup, trgeletak tdk berdaya, mnta air minum, sya kasih mie ayam, sya tanya identitasnya & knpa ditodong katanya” Andro #MN

“Sempat Tanya kenapa tp tidak jawab, meninggal jam 12an, saya lapor satpam kemudian satpam lapor polisi” Andro #MN

“Saat polisi dtg, lalu bawa tiga org, saya, Daus, dan Ucok, dibawa ke Polsek” Andro #MN

“Di Polsek di introgasi dgn dikasih cairan putih, kalau berwarna hijau disangka melakukan. Dioleskan, dan berubah hijau” Andro #MN

“Langsung dituduh, dipukulin dada, ditendang, disetrum, dipukul pakai stick golf seluruh badan” Andro #MN

“Masih inget wajah polisinya, sekitar sepuluh org lebih polisi mukulin saya dan minta agar saya mengaku” Andro #MN

“Saya nggak tahan dipukuli terus-terusan, akhirnya saya bilang iya saya yg melakukan” Andro #MN

“Malam kedua, disetrum semua badan, di Polda di ruangan kecil ukuran sepetak, mata dilakban berdua dgn Nurdin” Andro #MN

“Hari minggu tahu dari adik Andro, sblm Magrib saya buru2 ke Polsek Kebayoran Lama, tp saat ditanya polisi tdk tahu” Marni #MN

“Saya ke Cipulir ketemu dgn Mak Parung tmpt Andro menginap malamnya sebelum kejadian” Marni #MN

“Mak Parung bilang anak2 yg ditangkap polisi tdk membunuh, bahkan blg saat kejadian tdr ditmptnya 16 org” Marni #MN

“Saya ajak Mak Parung ke Polsek utk bersaksi, saya ketemu 3 polisi berpakaian preman dan saya tanyakan keberadaan Andro” Marni #MN

“Saya langsung diusir, tp saya tetep kekeuh ingin tahu dimana anak saya, dan akhirnya polisi bilang anak saya di Polda” Marni #MN

“Wktu di Polda, polisi menceritakan Andro telah membunuh, tp saya mengelak saya bilang Andro bukan pelakunya” Marni #MN

“Sblum dbwa ke Kejaksaan, sy berdua dgn Nurdin dikasih duit 100 ribu oleh polisi, diajak makan di restoran mewah, disuruh ngaku” Andro #MN

“Duitnya saya ambil, tp pas sampe Jaksa saya nggak ngaku polisinya malah melototin saya” Andro #MN

“Saya cari tahu kasus pembunuhan sebenarnya lewat facebook melalui Rere pacarnya Nurdin” Marni #MN

“Saya ingin cari kebenaran, jika anak saya benar bersalah saya ikhlas tp jika tdk benar saya akan perjuangkan” Marni #MN

“Polisi, Jatanras, Mabes Polri tdk menerima bahwa Ian adalah pelaku sebenarnya” Marni #MN

“Saya bawa Ian ke LBH, LBH mau menampung Ian dan akhirnya kita minta tlg agar kasus sbenarnya terungkap” Marni #MN

“Saya hampir pasrah saat Andro divonis, tp saya diberitahu bahwa jgn menyerah karena kita ada Tuhan” Marni #MN

“Setiap hari saya nangis, dr kecil besarin Andro masa udah gede mau di penjara tanpa salah” Marni #MN

“Skrang udah gak boleh keluar rmh lagi saya obatin, dadanya sakit katanya” Marni #MN

“Yang saya harapkan saat ini u/ pengobatan Andro, dan nama baiknya yg sudah disebut pembunuh” Marni #MN

“Saya berharap polisi menemukan pelakunya sebab smpai skrg masih dibiarkan berkeliaran dmna2” Marni #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa korban rekayasa kasus narkoba dr Sambas Kalbar & Kuasa Hukumnya, Ket San & Pariaman Siagian#MN

“2009 sya dijebak polisi, sya bawa motor dr rmh, lalu 2 org dr belakang buang tembakan keatas, todongkan pistol suruh sya diam” Ket San #MN

“Dr dua org itu satu pergi & satunya di samping jaga saya, dari jauh dia teriak itu barangnya, saya tdk tahu brg apa” Ket San #MN

“Barangnya dibungkus plastik hitam, ukurannya kecil ditemukan dijln, sya dipukuli paksa buka tp sya tdk mau tkt ada sidik jari” Ket San #MN

“Isi dlm plastik itu 2 atau 3 butir pil, saya disuruh pegang kmudian difoto trus dibwa ke Polsek minta ngaku brg itu punya ku” Ket San #MN

“Udh gak tahan dipukul aku ngaku, aku dibwa ke Sambas dkt Polres aku ditawarin bebas tp hrs bayar 100 jt” Ket San #MN

“Sebenarnya ada saksi dr umum dan polisi2, keterangan saling bertentangan lalu kita minta sidang lapangan” Pariaman #MN

“Jd di sidang lpangan yg pling jelas karna pd penemuan brg bukti byk sampah tp polisi lgsung mengenal brg bukti itu” Pariaman #MN

“Polisi saat itu mngenali detail brgnya diikat karet & rapi, jd sya ambil ksmpulan pemilik brg adlh yg mengenal betul brg itu” Pariaman #MN

“Aku takut dipukuli lagi. Wktu bpk ku bilang mau ambil aku visum, polisi malah ancam aku, dsuruh lompat jongkok, dipukuli kayu” Ket San #MN

“Saat Pak Pariaman mendampingi, baru berhenti, gak berani lagi semuanya memukul” Ket San #MN

“Kita mengajukan gugatan Perdata, tp di PN ditolak alasannya itu a/ prosedur hukum yg sudah diatur” Pariaman #MN

“Kemudian kita ajukan banding & kita kasasi, tp di tolak. Yg saya tuntut a/ ganti rugi & keuntungan yg akan diproleh Ket San” Pariaman #MN

“Jmlah tuntutan in-materil 1 M, karena saya berfikir bahwa Negara tdk bsa merugikan masyarakatnya tanpa sesuatu alasan apapun” Pariaman #MN

“Polisi itu dihukum semoga tidak ada korban lg” Ket San #MN

Ingin tahu seprti apa kasus Faisal dan Budri asal Padang,

Telah hadir di studio Mata Najwa Ibu Korban Faisal & Budri serta Kuasa Hukum keluarga korban dr LBH Padang, Yusmanidar & Wendra Putra. #MN

“Ibu sudah mencegah Faisal utk pergi karena sdh ada kekhawatiran jika Faisal pergi takut tdk akan kembali” Yusmanidar #MN

“Karena sdh mlihat kondisi Faisal yg babak belur, sy ingatkan polisi kalau Faisal brsalah tlg diadili tp jgn dipukuli” Yusmanidar #MN

“Kalau spti ini perlakuan kalian kpd anak saya, tdk akan sampai 20 hari dia mungkin sudah meninggal” Yusmanidar #MN

“Kakinya diikat plastik, trlihat remuk jari2nya terutama sbelah kanan & fakta persidangan polisi mengaku memukuli bagian kaki” Wendra #MN

“Dr proses penangkapan Faisal polisi mengindikasi ada curanmor, polisi lakukan pengembangan penyidikan dan Budri trtangkap” Wendra #MN

“Saksi mendengar Budri berteriak & memohon pd polisi adiknya dibawa pulang karena sdh meninggal” Wendra #MN

“Ketika proses penangkapan Faisal Budri, dua org ini statusnya anak2 tp tdk ada surat penangkapan penahanan” Wendra #MN

“Ketika anak ini meninggal berdasarkan desas desus tetangga, saat klrga dtg lihat dua kantung jenazah tertulis Faisal & Gepeng” Wendra #MN

“Pd wktu itu pihak kepolisian menyodorkan surat perdamaian kpd pihak klrg meminta tdk akan menuntut kasus ini” Wendra #MN

“Ketika jenazah dibawa plg, baru melihat kondisi jenazah Budri sdh tdk layak lg ada luka menghitam di mata” Wendra #MN

“Kondisi Faisal ada bekas jeratan di leher, telinga mngeluarkan darah. Ada 45 – 50 titik luka memar & lebam di sekujur tubuh” Wendra #MN

“Kondisinya tidak dikenali, keduanya tidak seperti anak saya lagi” Yusmindar #MN

“Karena Faisal yg meninggal lbh dulu, Faisal ini mati karena disiksa & Budri sengaja dibunuh utk menutupi kasusnya” Yusmindar #MN

“Pertama, dr alat utk menggantung yakni baju yg dikenakan, bkn baju milik Faisal dan Budri” Wendra #MN

“Yg kedua ada jeda kematian antara Faisal dan Budri, logikanya kalau bunuh diri tdk mungkin sendiri2” Wendra #MN

“Dari fakta di sekujur tubuhnya, luka lebam beberapa titik itu yg menguatkan klrg ini adalah kematian yg tdk wajar” Wendra #MN

“Proses pidana di Pengadilan memastikan yg terjadi memang ada penganiayaan, vonis Hakim pd terdakwa dbwah 3 thn” Wendra #MN

“Terkait kasus ini ada dimensi pelanggaran HAM karena bkn hanya kasus penganiayaan yg lazim tp ada indikasi penyiksaan” Wendra #MN

“Model penyidikan menggunakan asas praduga tak bersalah & menjunjung tinggi HAM” Irjen Pol. Ronny F Sompie #MN

“Penyidik ungkap kasus, akan melihat min 2 alat bukti yg sah secara ilmiah menguatkan proses penyidikannya” Irjen Pol. Ronny F Sompie #MN

“Polisi periksa mereka bkn memaksa utk mengaku tp alat bukti dr ket saksi, pembuktian ilmiah oleh labfor” Irjen Pol. Ronny F Sompie #MN

CATATAN NAJWA #MN

1. Rekayasa kasus & salah tangkap, menjelaskan penegak hukum yang tak bertanggung jawab. #MN

2. Rakyat kecil menjadi korban tak berdosa, lantaran tak bersuara & tak punya pengacara. #MN

3. Ada aparat yang dikejar target perkara, dan juga yang malas memeriksa kembali fakta. #MN

4. Hukum yang terbiasa menghamba orang berkuasa, akhirnya sepele membela si lemah. #MN

5. Bagaimana rakyat bisa percaya hukum, jika sang penegak yang justru melanggar hukum. #MN

6. Bagaimana keadilan bisa tercipta, jika orang tak bersalah disiksa menjadi terdakwa. #MN

7. Aparat tentu bisa salah, tapi bukan merekayasa kasus penuh sengaja. #MN

8. Rakyat perlu para penegak yang berwibawa, bekerja lurus demi keadilan dengan bangga. #MN

9. Karena kita tidak membayar seragam mereka, hanya untuk menegakkan hukum rimba. #MN

One thought on “Hukum Salah Alamat di Mata Najwa

  1. MENTARIPOKER PROMO..!!!
    PARA PECINTA MENTARIPOKER SEKARANG INI
    KAMI MENGADAKAN PROMO UNTUK SEMUA PEMAIN
    BAIK YANG BARU AKAN MENDAFTAR..ATAUPUN YANG SUDAH
    MENDAFTAR…
    PROMO APAKAH ITU?
    NAH UNTUK PARA PEMAIN YANG MELAKUKAN DEPOSIT AKAN DI BERIKAN BONUS BERUPA CHIP SEBESAR ANGKA DEPOSIT MEREKA
    sebagai contoh: pemain melakukan deposit sebesar Rp.50.000
    maka setelah mengklaim bonus.. chip yang diterima pemain ada 50.000 + 50.000
    MENARIK BUKAN??!!
    JANGAN TUNGGU LAGI SEGERA MARI BERGABUNG DAN BERMAIN
    BERSAMA DI MENTARIPOKER.COM

    SYARAT & KETENTUAN
    1.bonus PROMO akan di kirimkan secara langsung setelah pemain melakukan deposit (baca keterangan cara klaim bonus dibawah )
    2.para pemain tidak bisa melakukan
    WD sebelum turnover/fee/pajak belum mencapai 30x lipat dari angkat deposit
    akumulasi turnover permainan bisa di cek melalui live chat kami…
    3. min deposit 50rb
    max deposit 200rb
    untuk para pemain yang melakukan deposit diatas 200rb rupiah.. maka yang dihitung untuk mendapatkan bonus promo
    hanya 200rb
    4.apabila 1 pemain melakukan deposit sebanyak 50rb akan mendapatkan bonus 50rb.. dan apabila chip habis dan melakukan deposit 50rb
    lagi maka harus menunggu selama 6 jam terlebih dahulu sebelum dapat mengklaim bonus prom0 dari angka deposit..
    batas maksimal klaim bonus tetap max deposit 200rb per hari
    5. Klaim Promo bonus berlaku 1 x 12 jam dari jam register/deposit
    6. Promo bonus dapat berakhir sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan secara lisan maupun tulisan (bonus yg diklaim sesudah tanggal promo berakhir tidak akan kita layani).
    7. Keputusan dari pihak mentaripoker adalah MUTLAK
    8.PARA PEMAIN DI HARUSKAN MENGKLAIM BONUS SEBELUM BERMAIN.. APABILA PEMAIN MELAKUKAN DEPOSIT DAN BERMAIN BARU MENGKLAIM BONUS.. MAKA TIDAK AKAN DILAYANI

    Cara Klaim Bonus PROMO

    1. Terlebih dahulu harus melakukan Registrasi di Mentaripoker
    2. Masuk ke menu memo, tulis form Klaim voucher untuk promo bonus
    3. Kemudian Tunggu balasan Memo dari admin mentaripoker akan memberikan kode voucher bonus .
    4. Setelah mendapatkan balasan dari admin masukan Kode voucher tersebut pada kolom keterangan di menu deposit .
    5. Livechat digunakan apabila Klaim bonus belum bisa di lakukan

    PERHATIAN..!!!! apabila pemain belum melakukan deposit dan mencoba untuk mengklaim bonus.. maka id akan kami blokir/delete secara permanen.
    setiap pemain yang telah mendapatkan code voucher.. walaupun tidak mengklaim bonus nya.. ditetapkan telah mengikuti promo mentaripoker dan diharuskan mengikuti aturan wd
    sebalik nya apabila pemain melakukan deposit kemudian bermain di table.. setelah bermain pemain melakukan WD maka tidak akan bisa mengklaim bonus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s