Tentang Torture (Penyiksaan) dalam Konsep dan Teori HAM


taufik basariKultwit tentang torture (penyiksaan) dalam konsep dan teori HAM untuk mperingati 26 Juni – Hari Dukungan Terhadap Korban Penyiksaan Dunia

Oleh : Taufik Basari

1. Stiap tgl 26 Juni kita mperingati Int’l day in support of victim of torture atau hari dukungan thd korban penyiksaan sedunia.
2. utk lebih singkatnya, 26 Juni sering disebut jg sebagai hari anti penyiksaan.
3. Penyiksaan dlm diskusi HAM sering disebut sbg mother of human rights violation. Bgt beratnya predikat kejahatannya.
4. Penyiksaan/torture dlm teori HAM jg diakui sbg kategori kejahatan jus cogens atau peremptory norms. nanti sy jelaskan apa mksdnya
5. krn itulah penting utk memahami apa itu penyiksaan/torture dan menempatkannya sbg kejahatan HAM yg sangat serius.
6. apa itu penyiksaan (torture)?
7. penyiksaan adl stiap perbuatan yg dilakukn u/ menimbulkan rasa sakit/pnderitaan hebat, dgn mksd utk mperoleh keterangan/pengakuan seseorg
8. 7a) … atau utk menghukum, mengintimidasi org tsb atau org lain, atau didasarkan pd alasan2 diskriminasi, dlm hal mana penyiksaan tsb …
9. 7b) … penyiksaan tsb dlakuan/atas hasutan/sepengatahuan/persetujuan pejabat publik atau seseorg yg brtindak dlm kapasitas pejabat publik
10. dr pengertian penyiksaan/torture tsb trdpt bbrp catatan penting yg menunjukkan mengapa torture adlh kejahatan serius. apa sj catatannya?
11. Penyiksaan, dilakukan dg maksud memperoleh keterangan atau mghukum, atau dg alasan diskriminatif. oleh siapa yg melakukan?
12. tindakan menyakiti tsb dilakukan oleh pejabat publik atau atas perintah/hasutan/persetujuan/sepengetahuan pjbt publik.
13. inilah yg mbedakan istilah penganiayaan mnrt KUHP dg penyiksaan mnrt Konvensi menentang Penyiksaan (UU No 5/1998)
14. penganiayaan yg kita kenal dlm KUHP lebih luas mksdnya, yakni tindak menyakiti yg melibatkan siapapun termasuk antar 2 pihak/antar warga
15. Penyiksaan dlm konteks HAM scr spesifik mengacu pd bentuk2 tindakan “atas nama negara/kekuasaan” dan dilakukan oleh pejabat publik
16. Dr batasan pengertian penyiksaan tsb, kita dpt bedakan bentuk2 penganiayaan sbg kriminal biasa dg penyiksaan sbg pelanggaran HAM.
17. Td sdh sy sebutkan penyiksaan adalah ibu dari kejahatan HAM. Kita lihat dulu dr sejarahnya lalu konsep dan teorinya.
18. Dlm sejarahnya, dahulu praktek penyiksaan oleh kekuasaan mrpkan praktek yg umum terjadi dan mdptkn legitimasi.
19. Sejak jaman romawi kuno, sdh dimulai praktek tentara yg menangkap warga, lalu menyiksanya baik utk menggali keterangan atau menghukum
20. praktek penyiksaan ini, terus berlanjut hingga abad pertengahan, baik di masa damai maupun ketika dalam perang.
21. Org smakin menyadari bhw kekejian yg tdk bperikemanusiaan hrs dihentikan puncaknya ktika Nazi berkuasa.
22. Praktek penyiksaan o/ Nazi mbuat shocked krn kita trsadar bhw ada manusia2 yg begitu kejamnya shg bs melewati batas kemanusiaannya.
23. pasca perang dunia II, mulailah para ahli hukum dr berbagai bangsa menyusun deklarasi universal HAM yg memuat hak u/ bebas dr penyiksaan
24. Mskipun hak u/ tidak disiksa sdh diakui sbg hak asasi manusia, namun praktek penyiksaan msh marak trjadi di berbagai negara.
25. di bbrp negara praktek penyiksaan msh banyak terjadi ketika proses interogasi o/ polisi/militer, ketika penangkapan/penahanan
26. Th 1975 Majelis Umum PBB (UN) mengesahkan Declaration against torture, deklarasi menentang penyiksaan.
27. Deklarasi ini diikuti permintaan kpd Komisi HAM PBB utk melakukan studi dan langkah2 yg dianggap perlu terkait penentangan thd torture
28. Sejak th 1975 itulah lalu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai upaya menghapus penyiksaan ini.
29. Dlm rentang waktu tsb trdpt bbrp bahan kajian bg Komisi HAM PBB yg brsumber pd bbrp putusan pengadilan di berbagai negara.
30. bbrp kasus dijadikan rujukan utk memperkaya konsep dan teori. Biasanya bg belajar teori HAM, wajib mpelajari kasus2 ini.
31. kasus2 yg dijadikan bahan studi dan rujukan ant lain: filartiga v. Pena Irala dan Ireland v. UK. sila googling bg yg tertarik.
32. Kmudian 10 Des 84 Majelis Umum PBB akhirnya menetapkan Kovensi Menentang Penyiksaan yg mulai berlaku pd tgl 26 Juni 1987
33. sebuah konvensi belum langsung bs berlaku (enter into forced). setelah ditandangani dg jumlah yg cukup barulah bs berlaku.
34. tgl 26 Juni 1987 yakni berlakunya Konvensi Menentang Penyiksaan kemudian dijadikan hari dukungan thd korban penyiksaan.
35. Konvensi ini judul lengkapnya Convention against torture and other cruel, inhuman or degrading treatment or punishment.
36. atau, Konvensi menentang penyiksaaan dan tindakan atau penghukuman yg kejam, tdk manusiawi, atau merendahkan martabat lainnya.
37. Pd bln sept 98, Indonesia meratifikasi Konvensi Menentang Penyiksaan ini dg UU No 5/1998
38. kmudian berturut2, Indonesia memuat hak bebas dr penyiksaan ini dlm UU 39/1999, lalu dlm psl 28G ayat (2) UUD 1945 (amandemen)
39. Apa yg menyebabkan penyiksaan mjd kejahatan serius dlm konsep HAM?
40. Karakter kejahatan penyiksaan adlh “negara dua kali melakukan kejahatan” ini bhs sy sendiri. apa mksdnya?
41. dlm konsep HAM, negara memiliki kewajiban melindungi warga negaranya dan menjamin hak asasi serta rasa aman warganya.
42. Penyiksaan, dilakukan/atas persetujuan/suruhan o/aparat negara/pejabat publik, tujuannya utk menggali keterangan/menghukum/diskriminasi
43. penyiksaan terjadi kpd seseorang yg berada dlm “kekuasaan negara”, bisa krn ditangkap, ditahan, ataupun diculik.
44. merujuk pd konsep negara dan HAM, seseorg yg berada dibwh kekuasaan negara smstinya dijamin hak dan keamanannya.
45. tp dlm penyiksaan, justru bkn hanya jaminan perlindungan tdk ada, tetapi aparatnya yg justru melanggar hak org yg disiksa tsb
46. dlm konsep HAM, negara tidak boleh mjd “monster” bagi warga negaranya. Negara hrs mjd pelindung yg ketika negara hadir kita merasa aman
47. dlm praktek penyiksaan, negara mjd monster yg mengerikan, kewenangan yg diberikn kpd aparatnya disalahgunakn utk melakukan kejahatan ham
48. Biasanya praktek penyiksaan dilakukan dg alasan “demi menjalankan tugas atas nama negara”.
49. di bbrp negara alasan melakukan penyiksaan, kalau polisi utk mengungkap kejahatan, kalau militer utk mengamankan negara.
50. Penyiksaan ini selalu mjd subjek penting baik dlm pembahasan konsep HAM di PBB maupun dlm studi2 HAM. Mengapa?
51. di banyak negara banyak orang yg permissive thdp praktek penyiksaan ini.
52. misalnya, kalau di polisi melakukan penyiksaan, msh banyak yg merasa itu sah2 saja krn dilakukan kpd “penjahat”
53. atau, kalau militer melakukan penyiksaan, banyak yg masih merasa bhw itu boleh dilakukan kpd pengkhianat bangsa demi kepentingan negara
54. Sikap permissive spt ini banyak trjadi di India, sri lanka, kamboja, nepal, dan banyak negara di afrika.
55. krn itu skrg salah satu yg selalu dikampanyekan adlh “make torture as a crime” jdkan penyiksaan sbg kejahatan
56. kesadaran bhw setiap tindak penyiksaan adlh kejahatan dan hrs diproses hukum dibutuhkan utk mghentikan praktek tsb.
57. jika masyarakatnya permissive bahkan membenarkan tindak penyiksaan, maka praktek tsb mdptkan legitimasi dr publik. ini tdk boleh terjadi
58. Bentuk2 penyiksaan yg umum terjadi di berbagai negara antara lain, disetrum, diinjak jarinya dg kursi, ditetesi air di kepala, dll
59. bbrp teknik penyiksaan modern tdk menimbulkan bekas tp mjd trauma brkepanjangan, spt tidur di atas balok es, ditetesi air di kepala.
60. yg jelas, orang yg melakukan penyiksaan jelas adlh orang yg kejam, ketika itu terjadi tdk ada rasa kasihan muncul di hatinya.
61. Penyiksaan telah diakui oleh dunia sbg kejahatan yg masuk universal jurisdiction, krn sifat kejahatannya.
62. krn penyiksaan dianggap jus cogens (penentang norma tertinggi) maka adlh hostis humanis generis, musuh segala umat manusia.
63. krn itulah pelaku penyiksaan dpt diadili di negara2 yg menganut universal jurisdiction.
64. kasus pinochet, diktator chile ditangkap di inggris atas perintah pengadilan spanyol atas tuduhan penyiksaan.
65. diktator Chad, Hissene Habre, sebuah negara di afrika, diadili di senegal jg atas tuduhan torture.
66. di Indonesia banyak peradilan sesat (mengadili org tdk bersalah) krn ada praktek penyiksaan dlm prosesnya.
67. pdhal keterangan yg diberikan dibawah tekanan/penyiksaan tdk dpt diakui secara hukum.
68. kasus2 spt sengkon-karta, lingah-pacah, risman-rostin, david-kemat, adlh peradilan sesat yg terjadi krn ada penyiksaan.
69. pembuktian penyiksaan ini sangat sulit, krn biasanya trjadi di tempat tertutup, yg hanya ada
70. smentara utk memprosesnya sulit krn si korban sedang ada dalam “kekuasaan” pelaku.
71. Krn itulah maka menghapus praktek penyiksaan, memproses hukum pelakunya, dan memenuhi hak korban mdj tugas negara yg hrs dilaksanakan.
72. demikian twit ttg penyiksaan, mari peringati hari anti penyiksaan 26 juni dg memberikan dukungan kpd korban penyiksaan utk mdpt hak2nya.

 

2 thoughts on “Tentang Torture (Penyiksaan) dalam Konsep dan Teori HAM

  1. MENTARIPOKER PROMO..!!!
    PARA PECINTA MENTARIPOKER SEKARANG INI
    KAMI MENGADAKAN PROMO UNTUK SEMUA PEMAIN
    BAIK YANG BARU AKAN MENDAFTAR..ATAUPUN YANG SUDAH
    MENDAFTAR…
    PROMO APAKAH ITU?
    NAH UNTUK PARA PEMAIN YANG MELAKUKAN DEPOSIT AKAN DI BERIKAN BONUS BERUPA CHIP SEBESAR ANGKA DEPOSIT MEREKA
    sebagai contoh: pemain melakukan deposit sebesar Rp.50.000
    maka setelah mengklaim bonus.. chip yang diterima pemain ada 50.000 + 50.000
    MENARIK BUKAN??!!
    JANGAN TUNGGU LAGI SEGERA MARI BERGABUNG DAN BERMAIN
    BERSAMA DI MENTARIPOKER.COM

    SYARAT & KETENTUAN
    1.bonus PROMO akan di kirimkan secara langsung setelah pemain melakukan deposit (baca keterangan cara klaim bonus dibawah )
    2.para pemain tidak bisa melakukan
    WD sebelum turnover/fee/pajak belum mencapai 30x lipat dari angkat deposit
    akumulasi turnover permainan bisa di cek melalui live chat kami…
    3. min deposit 50rb
    max deposit 200rb
    untuk para pemain yang melakukan deposit diatas 200rb rupiah.. maka yang dihitung untuk mendapatkan bonus promo
    hanya 200rb
    4.apabila 1 pemain melakukan deposit sebanyak 50rb akan mendapatkan bonus 50rb.. dan apabila chip habis dan melakukan deposit 50rb
    lagi maka harus menunggu selama 6 jam terlebih dahulu sebelum dapat mengklaim bonus prom0 dari angka deposit..
    batas maksimal klaim bonus tetap max deposit 200rb per hari
    5. Klaim Promo bonus berlaku 1 x 12 jam dari jam register/deposit
    6. Promo bonus dapat berakhir sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan secara lisan maupun tulisan (bonus yg diklaim sesudah tanggal promo berakhir tidak akan kita layani).
    7. Keputusan dari pihak mentaripoker adalah MUTLAK
    8.PARA PEMAIN DI HARUSKAN MENGKLAIM BONUS SEBELUM BERMAIN.. APABILA PEMAIN MELAKUKAN DEPOSIT DAN BERMAIN BARU MENGKLAIM BONUS.. MAKA TIDAK AKAN DILAYANI

    Cara Klaim Bonus PROMO

    1. Terlebih dahulu harus melakukan Registrasi di Mentaripoker
    2. Masuk ke menu memo, tulis form Klaim voucher untuk promo bonus
    3. Kemudian Tunggu balasan Memo dari admin mentaripoker akan memberikan kode voucher bonus .
    4. Setelah mendapatkan balasan dari admin masukan Kode voucher tersebut pada kolom keterangan di menu deposit .
    5. Livechat digunakan apabila Klaim bonus belum bisa di lakukan

    PERHATIAN..!!!! apabila pemain belum melakukan deposit dan mencoba untuk mengklaim bonus.. maka id akan kami blokir/delete secara permanen.
    setiap pemain yang telah mendapatkan code voucher.. walaupun tidak mengklaim bonus nya.. ditetapkan telah mengikuti promo mentaripoker dan diharuskan mengikuti aturan wd
    sebalik nya apabila pemain melakukan deposit kemudian bermain di table.. setelah bermain pemain melakukan WD maka tidak akan bisa mengklaim bonus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s