Kewenangan Luhut Panjaitan diperluas, Relawan Menggugat ke Mahkamah Agung


LuhutPeraturan Presiden No 26 Tahun 2015 tentang Kantor Staf Presiden resmi digugat ke Mahkamah Agung (MA). Dalam Perpres bentuk Presiden Joko Widodo itu kewenangan Luhut Panjaitan diperluas.

Gugatan tersebut dilayangkan oleh empat warga yang menyebut diri sebagai relawan Jokowi. Mereka adalah Arief Rachman, Erfandi, Victor Santoso dan Tezar Yudhistira.

“Perpres tentang Kantor Staff Presiden tidak memiliki landasan dan inskonstitusional karena bertentangan dengan dua undang-undang,” kata Tezar kepada wartawan di gedung MA, Jakarta, Senin (9/3).

Dua UU yang dimaksud yakni pasal 13 UU 12/2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan dan pasal 4 ayat 2 UU 39/2008 tentang Kementerian Negara.

“Salah satunya dalam UU Kementerian Negara, pemerintahan Jokowi-JK hanya boleh membentuk 34 kementerian, dengan adanya kepala staf kepresidenan berarti ada 35 kementerian. Ini sungguh melanggar,” tegas Tezar.

Disebutkan, dalam Perpres 26/2015, kepala staf kepresidenan memiliki tugas, wewenang, anggaran dan fasilitas seperti kementerian. Padahal, presiden sudah memiliki kementerian koordinator untuk mengurus tugas khusus.

“Kami selaku penggugat dan ada juga relawan, mendukung pemerintahan Jokowi yang konstitusional. Maka dari itu, kami mengajukan uji materi,” jelas Tezar.[wid]

SUMBER : Melanggar UU, Perpres Jokowi Resmi Digugat ke MA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s