Haji Lulung & Sarpin di Mata Najwa


Selamat malam selamat datang di Mata Najwa, saya Najwa Shihab tuan rumah Mata Najwa

Kontroversi sangat laku di negeri ini

Mereka yang sering melawan arus justru mudah mendapatkan bonus

Cepat menjadi populer di berbagai pemberitaan hingga menerima berbagai cercaan

Politik Indonesia mudah memicu kegaduhan berkat tingkah-tingkah kontroversi yang menghebohkan

Tapi apa sesungguhnya manfaat kontroversi jika hanya memantik heboh yang tanpa substansi?

Inilah Mata Najwa Pemicu Kontroversi

Telah duduk di studio Mata Najwa hakim Sarpin Rizaldi.

“Hakim tidak boleh dicerca dan dihujat, saya merasakan itu, saya akan laporkan ke polisi,” Hakim Sarpin.

“Saya sudah mendata siapa saja yang akan saya laporkan ke polisi karena mencemarkan nama baik saya,” Hakim Sarpin.

“Masa saya dibilang hakim bodoh, itu bukan hanya penghinaan terhadap saya tapi juga lembaga peradilan,” Hakim Sarpin

“Saya merasa dizolimi, nama baik dihina,” Hakim Sarpin.

“Soal Sarpin’s effect, penyidik tidak perlu khawatir dengan adanya gugatan praperadilan selama bekerja profesional.” Hakim Sarpin.

Sudah hadir di studio @febionesta , Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi.

“Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi melihat ada pelanggaran kode etik yang dilakukan Hakim Sarpin,” @febionesta

“Kami melihat ada kepentingan di luar hukum yang mendasari putusan praperadilan kasus BG,” @febionesta

“Silahkan buktikan kalau saya melanggar kode etik,” Hakim Sarpin

“Saya tidak akan datang jika Komisi Yudisial memanggil saya,” Hakim Sarpin

“Jika saya dijatuhi sanksi, saya akan melawan,” Hakim Sarpin

“Saya emosi karna saya dihina, padahal saya ditugasi negara. Hanya di Indonesia hakim itu dihina2,” Hakim Sarpin

“Saya ragu2 untuk bicara di sini, mungkin akan dilaporkan Hakim Sarpin karena dianggap mencemarkan nama baik,” @febionesta

“Kalau takut tidak perlu jadi hakim, saya tidak ada backing,” Hakim Sarpin

Setelah ini hadir @halus24

Telah hadir di Mata Najwa Abraham Lunggana alias Haji Lulung, Wakil Ketua DPRD DKI

“Akun @halus24 adalah brand saya sejak 2002 yakni, Haji Lulung untuk semua,” Haji Lulung

“Kalau anak buah saya ada 1000 lebih, saya punya bisnis parkir, keamanan, dan jasa penagihan hutang,” @halus24

“Kalau orang bilang sampah bau, saya bilang sampah itu emas, karena sejak kecil saya bergaul dengan sampah, dapat duit dari sampah” @halus24

“Ahok harus tetap ingat pada tugasnya untuk menjaga etika dan norma,” @halus24

Mata Najwa akan hadir setelah Headline News

“Soal makian saat mediasi di Kemendagri Ahok yang duluan memaki sehingga ada reaksi,” Haji Lulung

“Sebagai kawan saya punya hubungan emosional dengan Ahok, tetapi ketika kebijakannya tidak pro rakyat, ya saya kritik.” Haji Lulung

Telah hadir Manajer Advokasi Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran @ApungWidadi @InfoAnggaran

“Masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan, dalam konflik APBD. Banyak program yang akhirnya terganggu.” @ApungWidadi @InfoAnggaran

“Saya setuju perseteruan Gubernur & DPRD telah digiring menjadi konflik antara Ahok & Lulung, sehingga substansinya hilang.” Haji Lulung

“Saya setuju harga 1 unit UPS 1.5Milyar, itu masuk akal karena ada biaya yg lain juga.” Haji Lulung

“Hak angket akan jalan terus, karena DPRD telah dihina, dijustifikasi sebagai begal, maling,” Haji Lulung #MN

Telah hadir penggiat gerakan #saveahok @ShafiqPontoh #MN

“Selama ini publik melihat DPRD itu sakitnya di sini, sehingga ketika ada momentum gerakan #saveahok muncul.” @ShafiqPontoh #MN

“Saya siap berdebat dengan AHOK.” @halus24 #MN

“Saya tidak marah dijadikan tokoh komedi, itu kreativitas seni.” @halus24 #MN

“Hebatnya lg ada efek ekonomi, banyak yg jual kaos dengan gambar saya, dan gantungan kunci.” @halus24 #MN

“Kalau saya marah, berarti saya tidak mengapresiasi kegiatan kaum muda.” @halus24

CATATAN NAJWA

  1. Politik Indonesia semakin mirip pentas pertunjukkan aktor-aktor politik mahir memainkan peran.
  2. Protagonis dan antagonis beradu kemahiran saling berebut jadi pusat perhatian.
  3. Kontroversi menjadi bumbu yang menghidupkan agar pertunjukkan terus laris diperbincangkan.
  4. Seperti pentas yang perlu badut dan punakawan politik pun diramaikan sosok-sosok menggemaskan.
  5. Drama demi drama tak habis-habisnya mengemuka kontroversi demi kontroversi terus menyita tenaga.
  6. Rakyat diajak jadi penonton yang bertepuk tangan yang bayar tiket berupa pajak dan aneka pungutan.
  7. Antara yang serius kerja dan yang sekadar cari nama akhirnya tak jelas lagi batasnya.
  8. Inilah resikonya jika politik dipenuhi drama urusan publik pun menjelma jadi sekadar telenovela.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s