Penggerak Asa di Mata Najwa


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa, saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

Mari menengok Indonesia dari rakyatnya mereka yang meringankan beban dunia sebisanya. #MN

Bermula dari hobi dan minat terpanggil untuk berbuat atau mengajak hidup sehat. #MN

Ada komunitas pelari yang berawal dari hobi dan gerakan ibu-ibu peduli menyusui. #MN

Penat dengan Jakarta yang macet gila muncul solidaritas berbagi tumpangan berkendara. #MN

Gerakan mereka ditopang media sosial teknologi informasi digunakan menyebarkan aksi dan ajakan. #MN

Inilah Mata Najwa, Penggerak Asa. #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa, Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia @aimi_asi, @miasutanto. #MN

“AIMI dimulai 21 April 2007, berawal dari komunitas ibu menyusui di milis ASI for Baby, skrg berubah nama jadi AIMI ASI.” Mia Sutanto #MN

“AIMI sering sekali dipandang sebelah mata, apalagi kita adalah organisasi yg dari, oleh dan untuk ibu menyusui,” @miasutanto #MN

“Pengurus AIMI semua volunteer, kerja menyumbangkan tenaga & pikiran tanpa tujuan mendapatkan imbalan apapun.” Mia Sutanto #MN

“Tujuan AIMI, semakin banyak ibu bisa menyusui bayinya & semakin banyak bayi mendapatkan haknya, krn ASI adlh hak bayi.” Mia Sutanto #MN

“Sekarang ini kita mensosialisasikan, menyusui itu adalah urusan ibu, anak dan ayah.” Mia Sutanto #MN

“Kuncinya ada pada ayah, kalau ayah dukung angka keberhasilan menyusui bisa sampai 100%.” @miasutanto #MN

Tweeps, jangan lewatkan kuis usai tayangan ini. 2 buku menarik ini siap dibagi untuk 15 pemenang. #MN

Telah hadir juga @sisogi, seorang penggerak @ID_AyahASI. #MN

“Ayah ASI adalah ayah yang mendukung istri dalam pemberian ASI kepada putra dan putrinya.” Sogi Indra #MN

“Berawal dari 8 orang, kita membuat buku CATATAN AYAH ASI yg berisi seputar informasi ttg ASI.” Sogi Indra #MN

“Ada 2 hormon yg berperan dalam menyusui, hormon prolaktin untuk produksi ASI dan oksitosin yg melancarkan ASI.” Mia Sutanto #MN

“Hormon oksitosin adlh hormon cinta, hormon ini bekerja maksimal kalau ibu merasa dicintai, relax & positive thinking.” Mia Sutanto #MN

“Peranan ayah dalam menyukseskan ASI adalah membuat istri selalu merasakan hal-hal yg positif.” Mia Sutanto #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa, founder Indorunners Reza Puspo dan Co-Founder @Maylaffayza. #MN

“Sangat susah mengajak orang lari di Indonesia, krn lari di Indonesia bukan budaya.” Reza Puspo #MN

“Kalau di SMA lari itu format hukuman, tdk bikin PR, rambut gondrong lari dulu baru dipotong. Persepsi lari masih negatif.” Reza Puspo #MN

“Pada tahun 2009 saya buka forum di Facebook, dengan nama @IndoRunners.” @RezaPuspo #MN

“Sy melihat @IndoRunners itu selalu ceria, tdk pernah cape & setiap event lari mereka gembira.” Regita Veyola #MN

“Sy dulu obesitas turun hampir 20 kg selama 1 tahun. Lari dari jarak 1km, 2km, dan full maraton.” Regita Veyola #MN

“Efek terbesar dari berlari, sy lebih semangat & bertemu teman2 komunitas yg berfikir positif, lebih happy.” Regita Veyola #MN

“Kalau org bilang cape setelah lari, tp kalau sy perasaan setelah lari itu bahagia.” Regita Veyola #MN

“Indorunners ada program lari yg tematik, seperti Valentine, Christmas, Hari Batik Nasional, juga untuk Charity.” Maulaffayza Wiguna #MN

“Desember lalu ada program Nusantara Run, temen2 menggalang dana dengan lari dari Jakarta ke Bandung.” Reza Puspo #MN

“Tiap kilometer temen2 akan menyumbangkan nilai rupiah sesuai kilometer yg ditempuh, terkumpul 1 M.” @RezaPuspo #MN

“Pesan moral dari Mari Lari byk nilai positif dlm kehidupan, dgn lari seseorg lbh konstruktif terhadap hidupnya,” @Maylaffayza. #MN

“Saat berlari jangan lupa nafas, org kadang terlalu exited sehingga lupa bernafas saat lari.” @RezaPuspo #MN

“Perlu untuk tahu teknik dasar, agar tidak terjadi cedera karena penyembuhannya cukup lama.” Reza Puspo #MN

“Alasan lari, bikin kita happy, murah cukup sepatu dan pakaian olahraga, bisa dilakukan di mana aja.” @Maylaffayza #MN

Telah hadir Andreas Aditya, founder gerakan @nebengers #MN

“7 Desember 2011, Nebengers pertama kali di twitter, sekarang followers sekitar 77ribu.” @easaditya #MN

“Cara nebeng dgn posting rute dari dan kemana di #beritebengan dan #caritebengan, serta jam dan sharenya apa.” Andreas Aditya #MN

“Kami membangun persepsi bahwa nebeng itu gk gratis, nebeng adlh kolaborasi sama2 jalan. Kita juga nebeng di bumi ini.” @easaditya #MN

“Share di nebengers bukan sekedar uang, tp bisa juga sarapan, bensin dan uang tol.” Andreas Aditya #MN

“Motif pemberi tebengan, mencari teman seperjalanan di tengah kemacetan membantu, serta sharing cost transportasi.” Andreas Aditya #MN

“Kami selalu memberikan saran untuk mengecek reputasi sosial sebelum memberi dan meminta tebengan.” Andreas Aditya #MN

“Saya pernah nebeng dari Jakarta ke Yogyakarta, hanya habis 150 ribu dan dapat teman baru.” Andreas Aditya #MN

“Banyak kisah2 dari rekan2 nebengers mulai kisah unik, drama, romantik, hingga berjodoh sampai menikah.” @easaditya #MN

“User yg terdaftar di aplikasi Nebengers sekitar 10.700.” Andreas Aditya #MN

“Komunitas nebengers hanya ingin memberikan manfaat lebih besar di dunia transportasi.” #MN

“Kami meyakini transportasi sesungguhnya adalah memindahkan org bukan memindahkan kendaraan.” @easaditya #MN

Saat ini telah bergabung @robymuhamad di Meja Mata Najwa, Sosiolog Univetsitas Indonesia dengan fokus penelitian di jejaring sosial. #MN

“Formula umum untuk manusia kalau manusia ngumpul terjadi sesuatu, kalau dulu bikin agama, atau Negara,” Roby Muhamad #MN

“Kalau dulu ngumpul di warkop atau kantin, sekarang ngumpul di sosial media.” Roby Muhamad #MN

“Memulai gerakan berawal dari informal & jika ingin mendapat sesuatu yg lebih besar/bermanfaat maka akan menjadi formal.” Roby Muhamad #MN

“Kita ini tanpa harus diajarin hebat melakukan inovasi sosial.” Roby Muhamad #MN

“Penggiat gerakan sosial harus jeli melihat langkah selanjutnya, bisnis industri, aktifis sosial, atau kebijakan publik.” Roby Muhamad #MN

“Pada titik tertentu harus berfikir gerakan ini mau dibawa kemana? Itu pekerjaan rumah untuk para penggagas gerakan.” Roby Muhamad #MN

CATATAN NAJWA #MN

1.Demokrasi bukan hanya penguasa dan birokrasi yang kuat tapi rakyat yang bebas berserikat. #MN

2.Warga biasa yang sudi terlibat berbuat atas nama solidaritas karena hobi dan minat. #MN

3.Gerakan mereka membumi dan nyata karena hidup memang sederhana ingar-bingar hanya bunga-bunganya. #MN

4.Semakin banyak gerakan sosial yang spesifik bukti warga lebih berdaya dari negaranya. #MN

5.Negara dan penguasa boleh kembang-kempis warga dan bangsa harus selalu eksis. #MN

6.Di tengah dunia penuh kompetisi buta kita butuh gerakan mendahulukan kerja sama. #MN

7.Kesediaan warga berbagi apa yang mereka bisa sadar nilai bahagia terletak pada berdaya bersama. #MN

8.Ketika pikiran elit semakin rumit berebut kuasa tengoklah langkah warga semakin tulus semakin sederhana. #MN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s