Kala Jadi JK di Mata Najwa


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa, saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

Menjadi orang nomor dua bukan perkara mudah, perlu berbagi porsi juga penting untuk sadar posisi. #MN

Bagaimana dengan JK, Wakil Presiden kita yang sudah dua kali jadi orang kedua. #MN

Ada sejumlah dugaan kekompakan RI1 dan RI2 mulai dipertanyakan. #MN

Sudah 5 bulan pasangan Jokowi-JK, Apakah sang nomor dua mulai berbeda arah? #MN

Inilah Mata Najwa

KALA JADI JK

Telah hadir di Mata Najwa, Wakil Presiden Republik Indonesia Yusuf Kalla. #MN

“Tidak ada yg berbeda ketika saya jadi Wapres SBY dan kini Jokowi, sama2 sebagai pembantu Presiden.” Jusuf Kalla #MN

“Karakter setiap Presiden berbeda, SBY bukan Jokowi dan Jokowi bukan SBY, intinya saling bekerjasama.”Jusuf Kalla #MN

“Tidak ada konflik dengan Presiden, tadi saya makan tiga kali sehari bersama Presiden.” Jusuf Kalla #MN

“Tidak ada adu domba antara saya dengan Presiden Jokowi” Jusuf Kalla #MN

“Adanya perbedaan pandangan dalam menanggapi sebuah isu, itu biasa bukan hal yang prinsip.” Jusuf Kalla #MN

“Kadang perbedaan itu, seperti soal kriminalisasi, remisi koruptor banyak disalahpahami.” Jusuf Kalla #MN

Telah hadir di Mata Najwa, Menteri Koordinasi Perekonominan Sofyan Djalil dan Ikrar Nusa Bhakti, Pengamat Politik LIPI. #MN

Telah hadir juga di Mata Najwa, @meutya_hafid, Politisi Golkar. #MN

“Pak JK sekarang lebih kalem, agak menahan diri baik ucapan & tindakan.” Meautya Hafid #MN

“Pak JK tdk lg blak2an, dulu sangat terbuka dan menginspirasi politisi muda, kini kami sedikit menyayangkan.” Meautya Hafid #MN

“Dulu sy memang sangat terbuka, bahkan dikritik ada 2 matahari jadi terlalu panas, kalau sekarang 1 matahari, 1 bulan.”Jusuf Kalla #MN

“Adanya Kepala Staf Kepresidenan cukup mengkhawatirkan & sy melihat JK terganggu krn mengambil ahli wewenang wapres.” Ikrar Nusa #MN

“Selama Staf Kepresidenan tdk mengeksekusi/panggil menteri, sy tdk terganggu. Kalau hanya monitoring, silahkan saja.” Jusuf Kalla #MN

“Soal keberadaan Staf Kepresidenan memang ada masalah tp tidak runcing.” Jusuf Kalla. #MN

“Berdasarkan hasil survei tingkat kepuasan pemerintahan SBY-JK lebih tinggi dibanding Jokowi-JK pd 100 hari pemerintahan” Djayadi Hanan #MN

“Kepuasan yg rendah krn Jokowi-JK mengambil kebijakan yg membingungkan masyarakat, misal soal kenaikan BBM.” Djayadi Hanan #MN

“Bukan tujuan Jokowi-JK bekerja utk meningkatkan citra, tindakan yg diambil utk efek jangka panjang.” Jusuf Kalla. #MN

“Kalau pemerintah bekerja hanya utk populer, tdk akan ada tindakan yg baik.” Jusuf Kalla #MN

“Tdk ada yg berbeda dari Wakil Presiden dalam komunikasi dengan Menteri, rapat lebih intens & Wapres selalu hadir.” Sofyan Djalil #MN

“Intervensi dlm kisruh Partai Golkar sebatas bicara kepada keduabelah pihak, Ical dan Agung Laksono, memberi konsep islah.” Jusuf Kalla #MN

Pertanyaan dari Dadan Hudanul Hak, wakil presiden mahasiswa Institut Pertanian Bogor. #MN

“Apakah Bapak melihat kebijakan BBM itu tepat atau tidak? Pemerintah membuat kebijakan & rakyat teriak.” Dadan #MN

Pertanyaan dari Andi Aulia Rahman , ketua BEM Universitas Indonesia #MN

“Apakah Presiden dan Wapres memiliki komitmen yg kuat dalam isu pemberantasan korupsi?” Andi #MN

“Terkait kenaikan BBM, bahwa kita ini ingin memindahkan dana yg dibakar di jalan utk membangun sekolah, RS, dsb.” Jusuf Kalla. #MN

“Kami tetap berkomitmen memberantas korupsi, tetapi pemberantasan korupsi tdk hanya di KPK tp jg polisi dan jaksa.” Jusuf Kalla. #MN

“Sejauh ini belum ada evaluasi dan belum diputuskan terkait perombakan kabinet.” Jusuf Kalla #MN

“Baru 5 bulan bekerja, terlalu cepat untuk menilai kinerja kabinet.” Jusuf Kalla #MN

“Tugas pemerintah itu 5 tahun ini baru 5 bulan, tunggu saja dalam waktu 5 tahun.” Jusuf Kalla. #MN

“Saya tegaskan, tidak ada perbedaan yg menonjol dgn Presiden, kecuali cara bicara saja yg berbeda.” Jusuf Kalla #MN

CATATAN NAJWA #MN

  1. Pasangan Jokowi-JK adalah realitas politik, bergandengan karena dinilai paling unggul secara statistik. #MN
  2. Presiden Jokowi melambangkan sosok rakyat biasa, Wapres JK memancarkan kerja keras dan jiwa yang terbuka. #MN
  3. Kini saatnya mengurus negara, dukungan persepsi dan statistik saja tidak cukup membangung bangsa. #MN
  4. 5 Bulan bersama keduanya kerap tampak beda, perbedaan itu telanjang seperti sengaja dibuka. #MN
  5. Masih terlalu pagi untuk dinilai tidak kompak, tapi berpotensi membuat meja bersama retak. #MN
  6. Perbedaan tak mungkin dihindari, selama dalam kebenaran membangun negeri. #MN
  7. Penting meninggalkan kepentingan pribadi, karena rakyat menanti pembuktian janji. #MN
  8. Waktunya untuk memberi teladan, kekuasaan hanya mulia digunakan untuk pengabdian. #MN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s