Google & Google 19th Birthday


Hari ini adalah hari ulang tahun Google yang ke 19.

Suara.com – Siapa sih yang enggak tau Google? Nyaris semua orang di dunia yang semakin modern ini pernah menggunakan salah satu produk dari perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini. Mulai dari mesin pencari, sistem operasi Android, hingga layanan peta digital Maps.

Meski sudah sangat populer, banyak detil dari perusahaan yang didirikan pada 4 September 1998 oleh Larry Page danSergey Brin yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Nah, jika kamu merupakan salah satu pengguna Google, kayaknya kamu harus tahu fakta-fakta unik yang jarang diketahui dari Google di artikel ini:

7 Fakta Unik Tentang Google Yang Jarang Diketahui Orang

1. Nama Pertama Google
Banyak orang tidak tahu bahwa Google bukan nama pertama yang digunakan mesin pencari paling populer di dunia itu. Pada mulanya Google dinamai “BackRub”, mengacu pada sistem yang menggunakan backlink untuk menilai seberapa penting sebuah situs.

Sistem ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1996 saat Larry Page dan Sergey Brin masih menjadi mahasiswa di Universitas Stanford.

2. Kantor Pertama Google
Kantor pertama Google merupakan sebuah garasi yang terletak di California, AS. Garasi tersebut merupakan garasi rumah milik Susan Wojcicki yang sekarang menjadi CEO YouTube. Saat itu Larry Page dan Sergey Brin baru berusia 24 tahun. Dan sekarang kantor Google terletak di Mountain View, California, AS.

3. Awal Pertemuan Dua Pendiri Google
Siapa sangka bahwa pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin bertemu secara tidak sengaja. Pada tahun 1995, Larry Page yang sedang menikmati liburannya secara tidak sengaja bertemu Sergey Brin yang bertugas sebagai tour guide-nya. Dalam pertemuan tersebut mereka banyak mendiskusikan banyak hal yang akhirnya menjadi awal berdirinya Google.

4. Sejarah Dinamakan Google
Google merupakan nama yang ditemukan secara tidak sengaja. Nama tersebut ditemukan saat mereka mendengar dua anak yaitu Milton Sirotta dan Edwin Sirotta mengucapkan kata “Googol” yang merupakan nama sebuah perhitungan Matematika angka satu yang diikuti dengan 100 angka 0.

5. Tweet Pertama Google
Nah yang satu ini cukup unik, tweet pertama dari Google adalah “I’m 01100110 01100101 01100101 01101100 01101001 01101110 01100111 00100000 01101100 01110101 01100011 01101011 01111001 00001010”. Pasti cukup aneh bagi yang tidak mengerti angka biner. Arti dari biner tersebut adalah “I’m Feeling Lucky”

6. Doodle Pertama dari Google
Pasti tau dong apa itu Doodle? Doodle merupakan sebuah gambar yang mewakili hari atau event-event besar yang diterapkan pada logo Google. Bagi yang belum tahu, Doodle pertama dari Google adalah “The Burning Man Doodle”. Logo tersebut diluncurkan pertama kali pada tahun 1998 untuk memberi tahu pengguna Google bahwa Larry Page dan Sergey Brin sedang keluar kantor untuk cuti.

7. Kekayaan Dua Pendiri Google
Kekayaan dua pendiri Google ini bisa dibilang fantastis. Larry Page tercatat memiliki kekayaan sebesarUS$38,8 miliar atau setara dengan Rp 541 triliun dan Sergey Brin memiliki kekayaan sebesar US$37,5 miliar atau setara Rp 523 triliun. Dan saat ini mereka memegang 16% saham dari Google.

 

Sumber : suara.com

Advertisements

Google & Samuel Johnson 


google & Samuel JohnsonSamuel Johnson (lahir 18 September 1709 – meninggal 13 Desember 1784 pada umur 75 tahun), sering disebut dengan Dr. Johnson, adalah seorang penulis Inggris yang dikenal sebagai tokoh sastra yang berkontribusi besar dalam perkembangan kesusastraan Inggris, terutama sebagai penyair, esais, moralis, kritikus sastra, editor, biografer, dan leksikografer. Johnson digambarkan sebagai “tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah kesusastraan Inggris”. Karyanya juga dianggap sebagai “karya tunggal seni biografi yang paling terkenal dalam sejarah sastra”: James Boswell – Life of Samuel Johnson.

Johnson lahir di LichfieldStaffordshire, dan menempuh pendidikan tinggi di Pembroke College, Oxford selama satu tahun. Kekurangan biaya memaksanya untuk meninggalkan bangku pendidikannya. Setelah bekerja sebagai seorang guru, ia pindah ke London dan mulai menulis esai untuk majalah The Gentleman. Karya-karya awalnya di antaranya The Life of Richard Savage, puisi berjudul “London” dan “The Vanity of Human Wishes“, serta drama berjudul Irene.

Setelah sembilan tahun berkarya, karyanya; A Dictionary of the English Language diterbitkan pada tahun 1755. Karyanya ini berpengaruh besar terhadap perkembangan bahasa Inggris modern dan digambarkan sebagai “karya tunggal terbesar yang pernah diterbitkan”. Karya ini membuat Johnson memperoleh kesuksesan dan popularitas yang besar, dan karyanya ini juga dianggap sebagai kamus bahasa Inggris yang paling unggul sebelum diterbitkannya Oxford English Dictionary 150 tahun kemudian. Karya-karyanya yang lain termasuk esai, serta edisi anotasi yang berpengaruh dalam penciptaan drama-drama William Shakespeare dan Rasselas. Pada tahun 1763, ia berteman dengan James Boswell, yang selanjutnya menemani perjalanannya ke Skotlandia. Johnson mengisahkan perjalanannya dalam karyanya yang berjudul A Journey to the Western Islands of Scotland. Menjelang akhir hidupnya, dia menghasilkan karya besar dan berpengaruh, yaitu Lives of the Most Eminent English Poets, sebuah koleksi biografi penyair-penyair pada abad ke-17 dan 18.

Setelah serangkaian penyakit serius yang dideritanya, Johnson meninggal pada malam tanggal 13 Desember 1784 dan dimakamkan di Westminster Abbey. Dalam tahun-tahun setelah kematiannya, Johnson mulai diakui sebagai sosok yang telah menghasilkan efek yang besar terhadap kritik sastra, dan bahkan diakui sebagai satu-satunya kritikus sastra terbesar Inggris.

 

Google & Sir John Cornforth


 

Mesin pencari Google hari ini, Kamis (7/9/2017), dihiasi doodle yang memperlihatkan seorang pria berkacamata. Di sekelilingnya, terdapat berbagai simbol yang melambangkan dirinya, yakni peralatan laboratorium kimia dasar, seperti gelas ukur hingga cawan penguap.

Ilustrasi pria berkacamata itu adalah Sir John Cornforth. Doodle hari ini dipersembahkan khusus untuk memperingati ulang tahun ke-100 dari Sir John Cornforth.

Ia seorang ilmuwan yang memenangkan Nobel Kimia untuk karyanya untuk penelitian stereokimia reaksi yang dikatalisis enzim, sebagaimana KompasTekno kutip dari Wikipedia.

Sir John Warcup Cornforth lahir pada 7 September 1917 di Sydney, Australia. Pada masa kecilnya, Sir John Cornforth mulai kehilangan pendengaran. Di umurnya yang ke-20, ia mulai tuli secara keseluruhan.

Kala itu, Sir John Cornforth sudah duduk di perguruan tinggi University of Sydney. Meski sudah tidak bisa mendengar ajaran dosen kala itu, ia mampu melahap sendiri seluruh isi buku teks kimia.

Di University of Sydney, Sir John Cornforth bertemu dengan sesama ahli kimia Rita Harradence. Keduanya kemudian menjalin hubungan romantis.

Di tahun 1939, Sir John Cornforth dan Rita Harradence memenangkan beasiswa ke Oxford. Dua tahun kemudian, keduanya memutuskan untuk menikah. Pasangan suami isteri itu kemudian menulis lebih dari 40 jurnal ilmiah.

Di Oxford, Sir John Cornforth bergabung dengan sebuah tim yang mengembangkan antibiotik penisilin. Setelah itu, ia kembali ke penelitian awalnya, yakni stereokimia dari berbagai reaksi kimia.

Dalam penelitian itu, Sir John Cornforth dibantu oleh Vladimir Prelog. Keduanya mempelajari enzim yang mengaktifkan perubahan senyawa organik.

Hasil dari penelitian tersebut membuka gerbang bagi banyak penemuan lain. Salah satu yang paling penting, penemuan pengembangan obat penurun kolesterol.

Di tahun 1975, atas penelitiannya itu, Sir John Cornforth dianugerahkan Nobel di bidang Kimia. Dalam keterangan pers seputar gelar tersebut, dituliskan bahwa subjek yang diteliti oleh Sir John Cornforth sulit untuk dijelaskan kepada orang awam. Namun, karyanya ini dikatakan memberikan manfaat bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Sir John Cornforth tutup usia pada 2013 pada umur 96 tahun, setahun setelah istrinya lebih dulu wafat pada umur 97 tahun.

Sumber: kompas.com

Google & Eduard Khil


Google & Eduard KhilHari ini Google menghiasi lamannya dengan animasi Eduard Khil, demi untuk memperingati hari kelahirannya. Siapakah dia?

Nama Eduard Khil ini menggunakan aturan penamaan Slavik Timurpatronimnya adalah Anatolyevich dan marganya adalah Khil.

Eduard Anatolyevich Khil (Rusia: Эдуа́рд Анато́льевич Хиль; IPA: [ɨdʊˈart ɐnɐˈtolʲjɪvʲɪt͡ɕ ˈxʲilʲ] (juga disebut sebagai Eduard Hill); 4 September 1934 – 4 Juni 2012) adalah seorang penyanyi bariton asal Rusia. Khil menjadi perhatian internasional pada tahun 2010 ketika ia menyanyikan lagu “Saya gembira, akhirnya saya dapat pulang ke rumah” (Rusia: Я о́чень рад, ведь я, наконе́ц, возвраща́юсь домо́й, tr. Ya ochen rad, ved ya, nakonets, vozvrashchajus domoy) pada tahun 1976 menjadi meme internet, yang juga disebut “Trololol”.

Kehidupan pribadi

Juli 1958, Khil bertemu dengan calon isterinya yaitu seorang balerina yang bernama Zoya Pravdina. Mereka bertemu di Konservatori Sankt-Peterburg ketika sedang mengadakan pertunjukkan bersama. Mereka menikah pada 1 Desember 1958, dan menjadi pasangan hingga kematian Khil pada tahun 2012.

Kematian

Pada 8 April 2012, Khil menderita stroke dan dirawat secara intensif di Rumah Sakit Mariinsky, Sankt-Peterburg. Awalnya dokter rumah sakit optimis akan kesembuhannya, tetapi ia menarik kembali perkataannya tersebut. Khil meninggal pada 4 Juni 2012 di Sankt-Peterburg pada usia 77 tahun.