Caleg Gila? Ke Menur Saja


rsj-menurSiapapun dia, dari partai manapun dia diberangkatkan, pasti ambisi untuk menjadi Calon Legislatif (caleg) amatlah besar. Semakin banyak dana yang dipakai untuk biaya “memikat rakyat” semakin besar dan tinggi harapan mereka. Dari partai gurem hingga partai konglomerat, mereka mati-matian berdaya upaya untuk memeras otak, bahkan banyak yang lari ke dukun (Ponari juga?), minta doa para kyai, menghubungi sobat-sobat yang sebelumnya dilupakan, demi untuk sebuah kursi – baik untuk Tingkat II, Propinsi ataupun Pusat.

Di Jatim saja, menurut Harian Surya, Selasa, 24 Maret 2009, untuk merebut jatah 87 kursi DPR RI periode 2009-2014 sebanyak 1.468 caleg yang bertarung dalam Pemilu 9 April nanti. Sedangkan untuk total 100 kursi di DPRD Jatim diperebutkan oleh 1.665 caleg dan sebanyak 1.710 kursi di DPRD Kabupaten/Kota, jumlah caleg yang berjibaku mencapai belasan ribu.

Jadi yang berhasil memperebutkan dan menduduki kursi Legislatif (Jatim) hanyalah 1.852 orang saja. Belasan ribu yang lain?

Dalam tabelnya, Harian Surya menyebutkan bahwa total jumlah caleg DPR RI (11.215), DPR Propinsi (112.000) dan DPRD Kabupaten/Kota (1.500.000) dan DPD (1.109).

Sebuah penelitian dari ahli jiwa RS Hasan Sadikin Bandung, seperti yang kami comot dari (masih) koran yang sama, sangat mungkin caleg yang tidak lolos bisa bila karena frustrasi. Setelah dilakukan tes terhadap para caleg kota/kabupaten di Indonesia, ditemukan fakta bahwa daya tahan mental para caleg umumnya tidak kokoh sehingga susah menerima kenyataan buruk apabila mereka kalah dalam pemilu.

Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan telah menyiagakan 32 RSJ yang ada di tanah air, untuk menampung para Caleg GATOT (Gagal Total) yang stress berat. Sayangnya daya tampungnya cuma 8.500 orang saja.

Dari ke-32 RSJ, RSJ Menur adalah yang terbaik. Paling tidak, begitulah ucap Direktur RSJ Menur, dr. Hendro Riyanto, Sp.KJ.MM, jual kecap. Yang pasti tidak gratis. Masih perlu mengeluarkan kocek minimal Rp 25.000 per hari dan yang VIP 1 (Rp 350.000) VIP 2 (Rp 250.000), Kelas Utama 1 (Rp 150.000) dan Kelas Utama 2 (Rp 100.000). Pilih mana?whats_going_on_here_thumb3

Advertisements

Tukul Buka Lowongan Kerja?


trans-7Menjelang akhir tahun 2008, Bukan 4 Mata yang hadir kembali sejak tanggal 1 Desember 2008 bakal mencari pengganti Dian, host pendukung yang selama ini mendampingi Vega melempar kelakar pada Tukul Arwana.

Tidak ada syarat khusus untuk itu. Menurut Mardhatilla, produser Bukan 4 Mata kepada Surya, Rabu (17/12/2008), siapapun bisa mendaftarkan diri ke tim

bukan-empat-mataAudisi Bukan 4 Mata. “Asal punya penampilan menarik di depan kamera dan cewek yang berusia antara 18 – 30 tahun.”

Saat ini, menurut Tia, sudah ada 200 pelamar yang mendaftarkan diri, yang 50% berasal dari luar Jakarta.

tukul-arwana-indonesiamatterPokoknya, ia memberikan kesempatan yang luas kepada segenap pemirsa, tanpa harus melalui agency ataupun berasal dari kalangan artis.

Audisi bakal digelar bulan Januari 2009 dan dikemas dalam segmen khusus di episode Bukan 4 Mata tiap hari Jum’at.

Tim audisi adalah Tukul dibantu Peppi dan Vega.

“Proses pemilihan juga akan dilakukan lewat SMS dari pemirsa. Dan peserta terpilih mulai ikut gabung acara Bukan 4 Mata edisi Februari,” begitu pungkas Tia. (Tukul Cari Pendamping Vega – HotGossip – Surya)

Bukan 4 Mata Yang Bukan “4 Mata”


tukul_times_smallAkhirnya, setelah libur sebulan lantaran disemprot KPI, Tukul dengan 4 Mata-nya bermetamorfosa menjadi Bukan 4 Mata.

Disain penyajian boleh dikatakan fotokopi format lama. Sekedar sebagai pembeda, di awal Judul mata acaranya ditambah kata negasi – BUKAN.

Terhitung mulai Senin (1/12) ini, pelawak asal Semarang ini bakal hadir di program acara yang diberi nama Bukan Empat Mata.

Tayangan Empat Mata sempat menghilang di layar Trans 7 lantaran kena ‘semprit’ Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Acara yang dipandu Tukul itu pun tanggal 4 November 2008 sempat diganti oleh Musik Spesial dan dilanjutkan dengan Tanda Mata.

Nyaris tidak ada perbedaan antara Empat Mata dan penggantinya, Bukan Empat Mata. Apalagi acara yang berdurasi 90 menit itu masih menempati slot Empat Mata, yaitu tayang setiap Senin-Jumat pukul 21.00 WIB. Di pentas Bukan Empat Mata ini, Peppy dan Vega pun masih setia menemani Tukul menyambut tamu-tamu yang berkunjung ke ‘rumah’nya.

Untuk memberi variasi, di Bukan Empat Mata ditambah segmen current issue, yang diharap bisa menambah pengetahuan pemirsa terkait isu-isu yang sedang berkembang dan hangat diperbincangkan masyarakat. “Di edisi perdana nanti karena masih terkait dengan penurunan BBM, akan kami sajikan komentar masyarakat terkait kebijakan pemerintah itu,” tutur Mardhatillah, produser Bukan Empat Mata.

Untuk edisi perdana Bukan Empat Mata, lanjut wanita yang akrab disapa Tia ini, akan hadir sejumlah artis macam Sandra Dewi, Titi DJ, Indie Barens, pantomim dari Jerman, dan Nunung Srimulat. “Tema yang diangkat adalah Welcome Back Mas Tukul,” pungkas Tia. (Bukan 4 Mata Tukul Kembali Muncul – Surya Online)

Setelah kena “semprit” apakah ceplas ceplos Tukul masih bertaji? Mari kita saksikan nanti malam.

[Gambar Majalah Sobek versi internasional, Karya Syafiq Baktir, Surabaya
http://pinggirjalan.blogspot.com, syafiqblog[at]gmail.com/]

Dicari: Dalang Kerusuhan & Dalang Pembunuh Munir


Dalang dalam dunia pewayangan diartikan sebagai seseorang yang mempunyai keahlian khusus memainkan boneka wayang (ndalang). Keahlian ini biasanya diperoleh dari bakat turun – temurun dari leluhurnya. Seorang anak dalang akan bisa mendalang tanpa belajar secara formal. Ia akan mengikuti ayahnya selagi mendalang dengan membawakan peralatan, menata panggung, mengatur wayang (nyimping), menjadi pengrawit, atau duduk dibelakang ayahnya untuk membantu mempersiapkan wayang yang akan dimainkan.

Selama mengikuti ayahnya “ndalang” dalam kurun waktu yang lama -dari kecil hingga remaja- inilah proses pembelajaran itu terjadi dengan sangat alami, dan rata-rata anak dalang akan bisa mendalang setelah besar nanti. Tetapi banyak juga seorang anak dalang tidak akan menjadi Dalang di kelak kemudian hari, karena mempunyai pilihan hidup sendiri, misalnya berprofesi menjadi pegawai negeri, swasta, TNI dan sebagainnya…..

Dalang adalah seorang sutradara, penulis lakon, seorang narator, seorang pemain karakter, penyusun iringan, seorang “penyanyi”, penata pentas, penari dan lain sebagainya. Kesimpulannya dalang adalah seseorang yang mempunyai kemampuan ganda,dan juga seorang manager, paling tidak seorang pemimpin dalam pertunjukan bagi para anggotanya (pesinden dan pengrawit).

Namun berikut ini akan dikisahkan DALANG-DALANG yang lain. Yang pertama tentang Dalang Demo Menentang Kenaikan Harga BBM. Yang kedua Dalang Pembunuh Munir.

Liputan6.com, memberitakan bahwa : Unjuk rasa menentang kenaikan harga bahan bakar minyak dicurigai dikendalikan sekelompok orang yang memiliki motif politik. Kepala BIN Syamsir Siregar pernah menyebut seorang mantan menteri menjadi otak unjuk rasa. Setelah itu Syamsir menyebut orang berinisial FJ sebagai otak di balik demo yang berakhir rusuh. Orang itu diduga kuat Ferry Juliantono, Sekretaris Jenderal Komite Indonesia Bangkit. Komite itu dimotori Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Perekonomian.

Tudingan Komite Indonesia Bangkit dibalik unjuk rasa menentang kenaikan BBM pun semakin santer. Namun, tuduhan itu dibantah Rizal. “Itu mengada-ada. Karena kami percaya dengan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi, termasuk unjuk rasa,” kata Rizal, Kamis (26/6).

Rizal juga mengaku tidak tahu soal tudingan Kepala BIN yang mengatakan pernah dihubungi Ferry Juliantono dan mengabarkan akan ada demonstrasi yang berujung bentrokan massa. “Memang bisa saja Ferry bertemu dengan Syamsir pada acara lain,” kata Rizal.

Komite, kata Rizal, memang pernah diundang berorasi saat unjuk rasa di kawasan Monas dan Istana Negara pada Mei lalu. Sementara kejadian terakhir adalah hal yang berbeda. Menurut Rizal, semua tuduhan yang dialamatkan ke Komite Indonesia Bangkit harus dibuktikan jangan asal tuding.

Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Syamsir Siregar, masih menurut Liputan6.com, Badan Intelijen Negara menyebut seorang berinisial FJ sebagai dalang yang membuat unjuk rasa bertindak brutal. Kepala BIN Syamsir Siregar menyebutkan FJ saat ini tak ada di Indonesia. “Orang itu lari nggak ada di sini,” kata Syamsir di Jakarta, Rabu (25/6).

Lalu, soal Dalang Pembunuh Munir, saya kutipkan liputan khusus SCTV berikut ini yang bertajuk: Diakah Dalang yang Selama ini Dicari?

icon 16/06/2005 09:07 Liputan Khusus
Hendropriyono Telah Disarankan Memenuhi Panggilan TPF

 BIN sudah menganjurkan Hendropriyono dan Muchdi P.R. untuk memenuhi panggilan TPF Kasus Munir. Meski demikian, keputusan untuk mengikuti pemeriksaan berpulang kepada pribadi masing-masing.
icon 02/02/2006 20:03 Liputan Khusus
Muchdi P.R. Meminta Bantuan Tim Pembela Muslim

 Muchdi merasa terpojok atas opini soal dugaan keterlibatannya dalam kematian aktivis HAM, Munir. Tim Pembela Muslim bersedia menerima permohonan mantan Deputi BIN atas rekomendasi beberapa ulama.
icon 17/02/2006 08:22 Liputan Khusus
Muchdi PR Menemui Ketua DPR

 Mantan Deputi V BIN Mayjen TNI Muchdi PR menyampaikan keluhannya kepada Ketua DPR Agung Laksono. Muchdi merasa pemberitaan di media massa tentang kasus pembunuhan Munir telah memojokkan dirinya.
icon 15/01/2008 18:13 Liputan Khusus
Saksi dari BIN: Muchdi PR Mengenal Pollycarpus

 Agen BIN Budi Santoso menyatakan bahwa mantan Deputi Kepala BIN Muchdi PR mengenal Pollycarpus Budiharipriyanto. Mereka sering bertemu, bahkan Pollycarpus kerap menerima uang dari Muchdi.
icon 19/06/2008 23:53 Liputan Khusus
Tim Mabes Polri Jemput Muchdi PR

 Tim Mabes Polri menjemput mantan Deputi V BIN Muchdi PR. Polisi sebelumnya berjanji akan mengumumkan tersangka baru pelaku pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir. Tapi belum ada kepastian mengenai status Muchdi.
icon 20/06/2008 05:16 Liputan Khusus
Muchdi PR Tersangka Baru Kasus Munir

 Mabes Polri mengumumkan Muchdi Purwopanjono atau Muchdi PR sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Munir. Mantan Deputi V BIN itu akan dijerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
icon 20/06/2008 07:15 Liputan Khusus
Suciwati: Ini Masih Langkah Awal

 Suciwati menilai penetapan Muchdi PR sebagai tersangka kasus pembunuhan Munir sebagai langkah awal. Sebab, menurut Suciwati, Muchdi bukan perencana dan pemberi perintah tunggal untuk membunuh suaminya itu.
icon 20/06/2008 12:06 Liputan Khusus
Muchdi Bantah Tuduhan

 Menurut kuasa hukum yang mendampingi Muchdi, Mohammad Lutfi Hakim, kliennya dicecar 30 pertanyaan. Muchdi sendiri menolak segala sangkaan yang mengaitkan dirinya dengan kasus pembunuhan Munir.
Siapakah yang bakal terungkap duluan? Dalang versi Pertama atau Dalang versi Kedua?

Blue Energi, Banyu Geni: Joko Suprapto, Ilusionist Abad Ini


Blue energy adalah tenaga yang dihasilkan dari perbedaan konsentrasi air laut dan air tawar dengan menggunakan reverse electro dialysis (RED). Limbah dari proses ini adalah brackish water.

Sel energi osmosis air.

Sel energi osmosis air.

Teknologi reversed electrodialysis telah terbukti di laboratorium. Seperti halnya dalam penerapan teknologi lain, harga membran yang tidak terjangkau adalah kendalanya. Membran jenis baru dari plastik polyethylene telah dirancang.

Indonesia heboh. Ada penemu energi alternatif bernama Joko Suprapto, berasal dari Nganjuk, Jawa Timur. Awalnya saya bertanya-tanya. Betul apa betul? Media cetak dan media elektronik (tak ketinggalan blogosphere) pun bertebaran soal penemuan yang ‘spektakuler’ ini.

Blog Dongeng Geologi memuat pendapat pak SBY soal ‘banyu geni ini. Menurut Pak SBY , istilah blue energy itu beliau pakai untuk mengkategorikan energi yang masih memancarkan atau mengeluarkan emisi karbon. Sehingga setiap energi yang masih memanfaatkan Carbon Based with Combustion (rantai karbon dengan mesin bakar) akan masuk kategori blue energi.
Sedangkan energi yang tidak mengeluarkan emisi karbon disebut green energi. Misalnya energi gelombang, energi angin, energi matahari, geothermal dll.

Sementara mas Priyadi menulis, antara lain, Hari ini blog saya sempat beberapa kali kewalahan melayani pengunjung. Setelah saya selidiki hal ini disebabkan karena luar biasa banyaknya pengunjung yang mencari dengan kata kunci “blue energy”, mungkin akibat efek pemberitaan di media massa. Pencarian Google Indonesia untuk kata kunci “blue energy” menghasilkan tulisan saya di peringkat pertama. Efek ini ternyata jauh lebih dahsyat daripada Detik Effect yang saya alami tiga tahun yang lalu. Akibatnya, saya sempat menutup akses ke blog ini untuk sementara. Masalah beban berlebih ini baru bisa diatasi setelah saya memasang plugin WP Super Cache.

Akhir tahun yang lalu, lanjut mas Priyadi, Joko Suprapto –warga Nganjuk, Jawa Timur– mengklaim menemukan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, yang sumbernya adalah air laut, dan bisa dijual seharga Rp 3000/liternya. Hasil analisis saya terhadap informasi yang tersedia berkesimpulan bahwa klaim tersebut mustahil untuk direalisasikan. Ironisnya, ‘prestasi’ ini terlanjur dibangga-banggakan di ajang konferensi Internasional tentang perubahan iklim di Bali.

Hari ini Surya Online menampilkan judul tulisan :Djoko ‘Blue Energy’ Ditagih Rp 1,5 Dikatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Jogjakarta yang merasa tertipu oleh proyek pembangkit listrik mandiri “Jodipati” dan proyek pengembangan energi alternatif “Banyugeni” yang digagas Djoko Suprapto, mengancam akan menempuh jalur hukum. Itu jika duit Rp 1,5 miliar telanjur digelontorkan ke pihak Djoko tidak dikembalikan. “Djoko Suprapto telah menandatangani surat kesanggupan akan mengembalikan uang yang telah kami keluarkan. Kami harapkan dia segera menepati janjinya itu,” kata kuasa hukum UMY, Mochtar Zuhdi, Senin (16/6).Menurut dia, pihak kampusnya sedang mempelajari kemungkinan menuntut Djoko Suprapto baik secara pidana maupun perdata. “Kami masih berkoordinasi untuk melaporkan dugaan kasus penipuan Djoko Suprapto ke polisi,” katanya…………….

Kasus dugaan penipuan berkedok inovasi teknologi ini terbongkar setelah PT Mentari Prima Karsa (PT MPK) selaku badan usaha milik kampus UMJ melakukan telaah teknis dan akademis dengan membongkar salah satu alat kelengkapan “Banyugeni” yaitu pembangkit listrik mandiri “Jodipati”.
Pembangkit listrik yang katanya mampu menghasilkan daya tiga megawatt itu ternyata hanya berupa kotak berukuran tinggi 60 cm, lebar 60 cm dan panjang 90 cm. Di dalamnya terdapat alat terbuat dari plat border setebal satu milimeter, berisi dua variac, welding cable (kabel las), isolasi putih, tulangan besi galvabis enam milimeter yang tidak layak secara teknis disebut pembangkit listrik.
Berdasarkan telaah teknis dan akademis PT MPK dan Senat UMY disimpulkan bahwa kegiatan pendukung proyek “Banyugeni” berasal dari sumber yang sama dengan pembangkit listrik mandiri “Jodipati” tidak layak diteruskan.

Di saat sedang kalut soal membumbungnya harga minyak di dunia, banyu geni bin blue energi pun menjadi obat bius yang mujarab. Herannya, pak SBY, pak JK, kenapa bisa terkesima semua. Gimana Pak Menristek?

Memang, seperti kata pak JK, yang dikutip okezone.com, “Kalau Joko punya konsep jangan dianggap remeh. Dulu semua penelitian yang ekstrim dianggap gila. Bunyi telepon pertama kali dibilang suara setan. Mungkin kita yang konyol,” ujar Wapres Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/5/2008).

Lalu, melihat perkembangannya kini, kita ini memang konyol atau para petinggi kita yang konyol?

Kalau David Copperfield (nama asli: David Seth Kotkin), pesulap dan ilusionis yang telah 21 kali memenangkan Penghargaan Emmy, …………. dapat “menghilangkanPatung Liberty, maka Joko Suprapto dapat ‘menghilangkan akal sehat’ para petinggi kita. OPO ORA HEBAT………

Berapa Jumlah Bintang Di Langit?


bintang.jpgMalam ini saya lihat bintang di langit banyak bertaburan. Setelah sekian minggu langit tertutup awan, maka malam ini nampak indah.

Pertanyaannya: berapa jumlah bintang di langit?
Saya yakin pasti jawabannya tak terhingga. Tapi menurut Abunawas, yang jelas jumlah bintang di langit masih kalah dengan jumlah ikan di lautan.
Kok bisa?
Karena dari dulu hingga kini, kata Abunawas, jumlah bintang ya itu-itu saja. Sementara ikan di laut ribuan ton diambil tiap hari, toh masih ada hingga sekarang.

Menurut Anda?