Video Ariel vs. BCL Laku Rp 400.000


Belum selesai kasus Ariel, Luna dan Cut Tari, muncul kabar bahwa video Ariel dan BCL dijual hingga Rp 400.000. Berita ini saya lihat dan saya dengar dari stasiun televisi swasta.

Apa betul video itu berisi adegan mesra antara Ariel vs. Bunga Cinta Lestari, tak jelas. Yang jelas, BCL kini sulit untuk ditemui.

Sementara di beberapa situs yang bertajuk Ariel dan BCL lebih banyak berisi cipoa ketimbang yang diberitakan.

Oh, dunia….. dunia………..

Gambar dicomot dari sana.

Advertisements

Ada Bangsat dan Maling di Gedung DPR?


Beberapa waktu yang lalu ada teriakan : BANGSAT yang berasal dari mulut Ruhut Sitompul (anggotra DPR yang terhormat) yang ditujukan kepada Gayus Lumbuun (juga anggota DPR).

Tadi siang seorang aktivis dari Kapak meneriakkan Boediono, “Maling.”

Menurut Vivanews, kerusuhan terjadi saat mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono memberi kesaksian di hadapan Panitia Khusus (Pansus) Angket Century di Gedung DPR.

Pantauan VIVAnews di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 12 Januari 2010, Boediono sedang memberikan keterangan tentang status uang Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

“Saya tidak tahu uang LPS itu uang negara atau bukan,” kata Boediono. Tiba-tiba dari atas balkon, pria botak dan berperawakan agak gemuk itu tiba-tiba berteriak, “Boediono maling, Boediono maling.”

Oh, alamak. Pertanda apa ini?

Kekuatan Sosok Perempuan


Mendidik seorang lelaki = mendidik 1 orang saja. Sementara kalau mendidik seorang perempuan = mendidik satu keluarga. Pengaruh sosok perempuan dalam keluarga maupun dalam hubungan antar manusia adalah begitu kuatnya. Bahkan Nabi Adam sampai diturunkan ke alam fana lantaran bujuk rayu Siti Hawa – atas rayuan gombal Sang Iblis. Julius Caesar bertekuk lutut di bawah kerling seorang Cleopatra.

antasariKini, bang AA, Ketua KPK, Pendekar Pemberantas rani-juliantiKorupsi, jatuh karena seorang Rani. Baik buruknya sebuah keluarga tergantung peran seorang perempuan. Baik buruknya sebuah negara pun tergantung bagaimana para perempuannya berperan – dalam berhubungan dengan para lelaki.

Nasib Sang Marcella ‘Lastri’ Zallianty


lastri1Beberapa waktu yang lalu film Eros Djarot terganjal saat shooting film Lastri: Suara Perempuan Korban Tragedi 1965 di di lokasi pabrik gula Colomadu dan daerah sekitar Pasar Gede, Solo. Dan salah satu bintangnya adalah Marcella Zallianty. Larangan dari pihak kepolisian terkait langsung dengan protes dari sebuah kelompok yang menilai Lastri yang ber-setting tahun 1965 adalah sebuah propaganda komunis.

Marcella Zallianty dengan geram berkata “Kami sangat menyayangkan hal itu karena ini murni karya seni. Bukan hanya kami saja yang dilecehkan tetapi juga hukum di Indonesia,” ungkap Marcella di kantor Lembaga Sensor Film, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (20/11)  (‘Lastri’ Dijegal di LokasiHarian Surya).

Di sini nampaknya Marcella merasa dizalimi niatnya untuk berkesenian.marcella-zalianty1

Namun, beberapa waktu yang lalu, setelah dizalimi, ia kini justru mendadak menjadi zalim. Karena masalah utang piutang, ia dengan “meminjam tangan” Ananda Mikola cs.,  ia dengan tega menyekap, menyiksa Agung Setiawan.

Kabar terakhir, Marcella Zalianty ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan penganiayaan terhadap pria bernama Agung. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Drs. Ike Edwin di kantornya di Mapolresta Jakarta Pusat, Jumat (5/11). Putri aktris senior  Liez Indriyati ini, terancan hukuman delapan tahun penjara.

“Marcella Zalianty kami tetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 333, 335, dan 328, melakukan tindakan tidak menyenangkan, dan menetapkan satu orang pada suatu tempat,” jelas Ike di Maporesta Jakarta Pusat.

Pernyataan Marcella sebagai tersangka, terpaut hanya beberapa jam dari penetapan pembalap nasional, Ananda Mikola sebagai orang juga juga diduga terlibat pada kasus penganaiayaan itu. Ketika pertama kali menjejakkan kaki ke Polres Jakarta Pusat, Kamis (4/11) kemarin, Marcella hanya dimintai keterangan. Namun pada perkembangannya, pesinetron dan bintang film ini dijadikan tersangka. (Artis Marcella Zalianty Terancam Delapan Tahun Penjara – Surya Live)

Oh, Lastri, semakin tak jelas nasib Anda. Gimana tuan Eros Djarot? Siap-siap cari ganti Marcella naga-naganya.

Sensasi Monster Air di Pantai Ancol?


Setelah muncul di You Tube soal adanya monster air di Pantai Ancol, dunia maya jadi ‘geger’. Namun, pagi tadi, di kabar pagi tvOne, ternyata itu monster adalah sekedar sebutan mahluk kecil pemakan bangkai, yang hanya bisa hidup di pinggir pantai.

Berbahayakah ‘mereka’ bagi manusia. Ini masih akan diteliti oleh pihak pengelola Ancol. Menurut pengakuan si pembuat video itu ternyata ia tak merasa sakit saat dikerubuti para monster itu. Meski sedikit memerah, namun akan hilang dengan sendirinya.

Bagi yang belum lihat, bisa lihat video di bawah, yang saya ambil dari You Tube dengan judul:

Waspada Ancol! Ada Monster Air! :

info lebih lengkap, bisa tengok di sini.

Ryan, Jagal dari Jombang


Kasus pembunuhan Heri Santoso (40) terungkap sudah. Ia diduga dibunuh Verrry Idham Henyaksyah alias Ryan (30) alias Ryan, karena cemburu. Keduanya sama-sama tertarik pada Novel Andrias alias Noval (28). Mutilasi dilakukan di kamar 309A, Blok C, apartemen Margonda Garden Residence, Depok, Jum’at (11/7) pukul 20.00. ( Surya OnlineMutilasi, Ryan Pelaku Tunggal, 21 Juli 2008 ).

Tersangka kasus mutilasi, Very Idham Heryansah alias Ryan, dibawa ke rumahnya, di Desa Jati Wates, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 4 Mayat ditemukan di rumah tersebut. (tv-detik.com)

Empat mayat ditemukan di pekarangan belakang rumah orangtua Ryan di Jombang. Para korban diduga dihabisi antara 2007-2008.

“Guntur asal Nganjuk, Aril, Vincent asal Solo, dan Grandy asal Belanda,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Carlo Brix Tewu saat dihubungi wartawan, Senin (21/7/2008).

Keempat mayat itu dieksekusi oleh Ryan dalam rentang waktu yang berbeda. Carlo mengatakan, hanya Aril dan Vincent saja yang mungkin dihabisi dalam waktu yang sama.

“Guntur dibunuh dan dikubur sekitar Juni-Agustus 2007. Vincent dibunuh bersama-sama dengan Aril sekitar April 2008. Brandy (dibunuh) Januari 2008,” jelasnya.

Keempat jasad itu ditemukan di pekarangan rumah belakang orangtua Ryan di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur. Penemuan mayat Vincent, Guntur, dan Brandy tergolong mengejutkan karena pada awalnya polisi hanya mencari mayat Aril. (detikNews, Keempat Korban Ryan Dihabisi Pada 2007-2008).

Wacana Gaji Pejabat Dipotong


Wacana pemotongan gaji pejabat baru muncul setelah Pemerintah Malaysia melakukannya. Kompas menulis: Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi mengatakan, pihaknya akan mempelajari kemungkinan memotong gaji pejabat, seperti halnya yang dilakukan Pemerintah Malaysia, terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM.

Hal itu dikemukakan Taufiq, Rabu (11/6) di Jakarta. Beberapa media massa melansir, Pemerintah Malaysia memotong gaji semua menteri dan pejabat tinggi negara sebesar 10 persen. Pemotongan itu dilakukan sebagai wujud kepedulian negara terhadap penderitaan rakyat akibat kenaikan harga BBM.

Taufiq mengatakan, pihaknya setuju dengan langkah pemotongan gaji itu. Namun, kebijakan semacam itu harus diputuskan bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat. ”Ini harus diputuskan sama-sama, seluruh masyarakat. DPR mengusulkan, saya mengusulkan. Mekanisme demokrasi. Untuk apa, efektivitasnya bagaimana,” katanya.

Namun, ia mengingatkan, apa yang sudah dilakukan Pemerintah Indonesia sudah jauh lebih banyak daripada Malaysia. Misalnya, Indonesia mengenal bantuan langsung tunai, bantuan usaha kecil masyarakat, dan bantuan ke kecamatan untuk usaha. ”Banyak yang kita lakukan. Tetapi ini kan made in Indonesia. Kita terbiasa (berpikir), di sekitar tidak baik, di luar baik,” ujar Taufiq.

Kita tidak tahu, apakah wacana ini muncul karena malu dengan Pemerintah Malaysia atau karena memang karena keluar dari lubuk hatinya, meskipun munculnya keduluan Malaysia.

Atau wacana hanya tinggal sebagai wacana belaka, sambil terus ber-apologi-ria……