Yo Santoso, Desainer Grafis Indonesia di Los Angeles


Siapa yang menyangka jika di balik kesuksesan serial televisi Desperate Housewives dan Ugly Betty ada talenta muda Indonesia yang menjadi desainer grafisnya. Siapakah dia?

Image

WASHINGTON DC — Serial televisi Desperate Housewives dan Ugly Betty yang sempat melejit dan memukau perhatian penggemarnya di seluruh dunia tentunya sudah tidak asing lagi di telinga anda. Di balik kesuksesan serial TV itu ada talenta muda asal Indonesia. Dialah Yo Santosa, wanita kelahiran tahun 1978 yang saat ini tinggal di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Seni Mengubah Segalanya
Tak pernah terpikir oleh Yo kalau bidang desain grafis ini akan menjadi bagian dari karier dan kehidupannya. Yo mengira dirinya akan hidup seperti wanita timur yang tradisional. “Dulu saya berpikir bahwa saya akan sekolah, lalu menikah di umur tertentu dan menjadi ibu rumah tangga yang baik. Bukan berarti kita tidak bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik dan sukses dalam waktu yang bersamaan, tetapi setelah saya kuliah di Art Center College of Design, barulah saya sadar bahwa seni ini bukanlah sekedar hobi,” papar Yo.
desperate_housewives_wallpaperYo hijrah ke Singapura sewaktu berumur 10 tahun untuk melanjutkan studi di Opera Estate Primary School dan Opera Estate Secondary School. Pada usianya yang ke-17 tahun, Yo kemudian pindah ke Amerika untuk kuliah pada bidang seni di Columbus College of Art and Design di Columbus, Ohio. Merasa tidak cocok dengan program yang diambilnya di sana, Yo kemudian memutuskan untuk keluar dan meneruskan kuliahnya di Art Center College of Design di Pasadena hingga lulus dan mendapat gelar S1 dengan jurusan desain grafis pada tahun 2000. 

Darah seni memang mengalir di dalam keluarga Yo. “Ibu saya kreatif dalam hal membuat kue. Ayah saya senang menggambar, walaupun dia bekerja di bidang keuangan. Kakek saya adalah penulis kaligrafi. Lalu, tante saya pelukis keramik dan paman saya adalah seorang arsitek dan desainer interior. Adik saya dulu bergerak di bidang fashion,” cerita Yo.
Kecintaan Yo terhadap dunia seni memang sudah timbul sejak kecil. Yo sangat senang menggambar karakter-karakter Jepang dan binatang. “Sewaktu SMA saya benci pelajaran matematika, menulis, ilmu pengetahuan alam. Satu-satunya pelajaran yang saya senangi adalah seni.”
Pada awalnya orang tua Yo ragu akan keinginannya menekuni dunia seni. Namun, pada akhirnya mereka setuju dengan jalan yang diambil olehnya. “Mereka tahu saya tidak unggul di pelajaran yang lain. Saya hampir tidak lulus di pelajaran lain kecuali seni. Akhirnya mereka menyetujui keinginan saya untuk terjun ke bidang seni,” kenang Yo.
“Sepertinya dulu orang tua yang berasal dari Asia merasa bahwa kita tidak bisa mendapat penghasilan jika terjun ke bidang seni. Kamu harus jadi pengacara, dokter atau pengusaha. Jadi saya berpikir mungkin saya mengambil jurusan seni hanya untuk mengembangkan diri saya saja dan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya saya suka. Namun, saya menyadari ketika saya kuliah di Art Center College of Design, saya mahir di bidang seni dan saya sangat menikmatinya,” tambah Yo yang juga pernah menjadi pengajar di Art Center College of Design di Pasadena.
Walaupun begitu, kecintaan terhadap seni tentunya juga harus diimbangi dengan adanya passion. “Kita harus punya passion. Harus percaya kepada diri sendiri dan jangan pernah berhenti belajar. Jangan pernah berpikiran bahwa kita sudah mencapai titik kesuksesan, karena akan selalu ada orang yang lebih baik dari kita,” kaya Yo.
Melejit Lewat Desperate Housewives dan Ugly Betty
ugly_betty_ver3_xlgLulus kuliah, Yo mengawali kariernya sebagai seorang desainer dan kemudian setelah beberapa tahun diangkat menjadi Art Director di yU+co, dimana dia terlibat dalam penggarapan main title sequence atau opening show untuk serial televisi Desperate Housewives, Ugly Betty, dan the Triangle, juga untuk film-film layar lebar seperti My Super Ex-girlfriend, Cat Woman, Taking Lives, Paycheck, 300, Cat Woman, dan the Hulk. Di sinilah Yo memperoleh pengalaman bekerja sama dengan sutradara serta aktor Hollywood.
Berbagai tantangan pun kerap di hadapi oleh Yo di awal kariernya di Amerika. “Sebagai orang yang dibesarkan di Asia, terkadang kita suka malu untuk menyampaikan pendapat. Itulah salah satu tantangan terbesar yang harus saya hadapi. Kadang-kadang kita perlu memberikan pendapat dan saling berbagi ide,” papar Yo.
Kemampuan dan talenta Yo telah mendatangkan berbagai nominasi dan penghargaan prestisius di Amerika, antara lain nominasi penghargaan Emmy, yaitu penghargaan teratas untuk film televisi di Amerika Serikat selama tiga tahun berturut-turut. “Saya dinominasikan tiga kali untuk Desperate Housewives, the Triangle, dan Ugly Betty,” ujar Yo.
Proyek Pinkberry
Walaupun sudah sukses di bidang desain grafis, Yo masih memiliki satu kecintaan yang pada waktu itu belum terwujudkan, yaitu keinginannya untuk bisa bekerja di bidang jasa branding.
Sampai suatu hari Yo mendapat kabar dari seorang teman mengenai sebuah proyek istimewa yang telah mengubah kehidupannya. “Teman saya bilang ada perusahaan frozen yogurt bernama Pinkberry yang baru memiliki satu toko dan sedang mencari perusahaan yang bisa membantu mereka untuk mengembangkan brandnya dan saya memang selalu tertarik dengan branding,” papar wanita kelahiran Jakarta ini kepada VOA Indonesia.
Sambil melakukan riset, Yo kemudian pergi ke toko frozen yogurt tersebut dan mencicipinya. “Saya sangat menyukai rasanya,” ujarnya. Dari situ Yo kemudian memberanikan diri untuk mengkontak si pemilik perusahaan tersebut. “Saya bilang, saya mau kasih presentasi mengenai strategi pemasaran yang bisa dilakukan,” tambah Yo.
Pinkberry yang pertama kali beroperasi pada tahun 2005 merupakan salah satu pelopor hidangan pencuci mulut frozen yogurt pertama di Amerika. Pada waktu itu Pinkberry hanya memiliki satu toko tanpa Website maupun foto. “Saya lalu meminta ijin satu minggu dari kantor untuk membuat presentasi. Hari Sabtu saya presentasi dan saya mendapat proyeknya, lalu hari Senin saya berhenti bekerja dan mendirikan perusahaan bernama Ferro-Concrete,” tambah wanita yang pernah bersekolah di Don Bosco, Jakarta ini.
Dengan kreativitasnya, Yo berhasil melejitkan nama Pinkberry yang awalnya hanya merupakan perusahaan dengan penghasilan US$70 di bulan pertamanya menjadi perusahaan frozen yogurt dengan 70 toko di berbagai negara bagian di Amerika hanya dalam kurun waktu dua tahun. Saat ini Pinkberry memiliki lebih dari 100 toko yang tersebar di berbagai negara. Tak heran jika Yo menganggap bahwa Pinkberry ini adalah proyek yang paling berkesan dalam hidupnya.
Tekad Bangun Usaha Sendiri
Secara resmi pada tahun 2006, Yo mendirikan Ferro-Concrete, perusahaan yang menyediakan jasa branding dan desain grafis. Nama Ferro-Concrete sendiri diciptakannya ketika masih sekolah dulu. Bagi Yo, Ferro yang berarti besi dan Concrete atau beton adalah fondasi. Ini merupakan sebuah metafora bagi Yo agar bisa mengembangkan sebuah brand hingga setinggi gedung pencakar langit.
Saat ini Yo menjabat sebagai direktur kreatif alias bos di perusahaanya. “Saya bos yang baik,” ujarnya sambil tertawa. Keramahan Yo sangat disukai oleh para karyawannya. “Yo orangnya kreatif sekali dan baik,” kata Roni Widjaja salah satu karyawan asal Indonesia di Ferro-Concrete.
Namun, memiliki sebuah usaha baru memang tidak mudah dikerjakan. Yo harus bekerja keras sendiri selama enam bulan pertama.
“Enam bulan pertama hanya saya saja dan setelah itu saya sadar kalau saya perlu seseorang untuk membangun Website. Lalu saya meng-hire Web developer pertama kami dan sembilan bulan kemudian saya hire desainer pertama kami. Sejak itu sepertinya semakin banyak hal yang harus dikerjakan, sehingga kami perlu meng-hire lebih banyak orang lagi,” kata Yo kepada VOA Indonesia.
Saat ini Ferro-Concrete memiliki 10 orang karyawan termasuk dirinya. Memang tidak terlalu besar seperti yang diinginkan oleh Yo. Hal ini pun disukai oleh para karyawannya, salah satunya, Owen Gee. “Kantor ini seperti keluarga kecil. Saya suka bekerja langsung dengan Yo.”
Jika ada proyek yang besar, seperti ketika Ferro-Concrete terpilih untuk mengembangkan brand dan logo sebuah acara televisi terkenal di Amerika, TODAY,  barulah Yo mengajak para pekerja freelance untuk bekerja sama dengannya.
“Tim inti kami memang kecil, namun merupakan yang terbaik diantara yang terbaik. Saya memilih sendiri orang-orangnya. Setiap proyek yang datang selalu dipikirkan bersama,” cerita Yo.
Pada awalnya, Yo bekerja dari apartemennya dengan hanya bermodalkan satu komputer. “Agak aneh untuk karyawan-karyawan saya,” cerita Yo. Setelah satu tahun, Ferro-Concrete pindah ke sebuah gedung kantor berlantai dua yang berlokasi di downtown Los Angeles. “Di lantai satu itu tempat tim desain bekerja dan ada dapur. Lalu di lantai dua ada ruang konferensi dan kamar mandi, “ jelasnya.

Sebagai perusahaan yang menyediakan jasa branding dan desain grafis tentunya Yo juga harus bersaing dengan perusahaan yang lain, terutama dalam mendapatkan klien agar bisa terus bertahan dan mendapatkan penghasilan yang stabil. “Yang menguntungkan saya adalah kesuksesan Pinkberry. Orang-orang kemudian menelpon dan meminta kami untuk mengembangkan brand mereka,” kata Yo.

Selain Pinkberry, berbagai stasiun televisi ternama di Amerika dan bahkan perusahaan Hustler, yaitu perusahaan majalah dan alat bantu seks juga telah menjadi klien Ferro-Concrete.
Melebarkan Sayap
Setelah tujuh tahun beroperasi, Yo dan Ferro-Concrete pun melebarkan sayapnya melalui beberapa proyek, salah satunya adalah Fruute, usaha keluarga yang merupakan kolaborasi Yo dengan sang ibu, Christina Santosa, dan sang adik, Sylvia Santosa, yang dimulai sekitar dua tahun lalu.
Dalam hal ini Yo berperan sebagai pengembang brand Fruute, pembangun Website, dan juga pemasarannya. Sedangkan sang adik bertugas menjalankan operasi harian Fruute. “Fruute itu toko online yang menjual bingkisan kue gourmet, seperti white chocolate macadamia dan raspberry almond crumble. Semuanya resep ibu saya,” papar Yo.
Selain memang menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, Kue-kue di Fruute disajikan dalam keranjang-keranjang yang unik dengan penyajian yang cantik. Menurut Yo, pelanggan terbaik mereka adalah perusahaan yang seringkali memesan untuk klien-klien mereka. “Biasanya sekali pesan bisa untuk 10 klien,” tambahnya.
Selain Fruute, proyek yang tengah dikerjakan juga oleh Yo adalah perusahaan minyak wangi online bernama Commodity yang merupakan kolaborasi Yo dengan salah satu Art Director di Ferro-Concrete. “Saya belajar banyak dari Commodity, karena untuk menjalankan perusahaan minyak wangi kami memerlukan biaya untuk produksi dan packaging, jadi kami mencari investor, yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” papar wanita yang suka masakan Padang ini.
Rencananya produk minyak wangi Commodity ini akan diluncurkan pada bulan Januari 2014 mendatang. Untuk saat ini baik produk Frutte dan Commodity hanya akan dijual melalui Internet. Menurut Yo, memulai bisnis lewat online jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan membuka toko. “Lebih murah juga biayanya,” tambah Yo.
Selain kedua proyek tersebut, saat ini Yo juga tengah berencana mendirikan sebuah prep art school bersama seorang temannya dan menggarap proyek yang berhubungan dengan fashion. Namun untuk saat ini belum ada rencana untuk menggarap proyek di Indonesia. “Sebetulnya saya masih punya banyak teman di Indonesia yang bisa saya ajak berkolaborasi,” paparnya.
Sebagai wanita Indonesia, kiat sukses Yo dalam berbisnis adalah untuk tidak takut menyampaikan pendapat dan selalu mengejar keinginan. “Tentunya dengan kerja keras. Kalau kita melakukannya dengan kecintaan, kita akan melakukannya dengan baik, dan mendapat penghasilan.”

– Artikel ini juga dimuat di majalah Femina edisi 46, edar 23 November 2013

Sumber: VOA Indonesia

Apa Itu Crop Circle?


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memastikan fenomena terbentuknya Crop Circle, di lahan persawahan dusun Rejosari, Sleman, Yogyakarta adalah murni buatan manusia.

Berdasarkan hasil penelitian LAPAN di lokasi Crop Circle, ditemukan satu berukuran 25 cm, yang diduga pusat pembuatan pola Crop Circle  dengan menggunakan Metode Jangkar. LAPAN juga tidak menemukan radiasi atau benda terbakar yang selama ini diduga warga, crop circle itu merupakan tempat pendaratan UFO.

“Ditemukan padi yang tercabut sampai akarnya untuk sengaja menghilangkan jejak pembuatannya, “ kata Kepala Pusat Pemanfaatan Sains LAPAN, Sri Kaloka, Sleman, Selasa (25/1) (tvOne)

Setelah dihebohkan atas penemuan Crop CIrcle di persawahan di Sleman yang diduga tempat pendaratan UFO, Fenomena Crop Circle dengan berukuran besar juga ditemukan di areal persawahan di Dusun Wanujoyo Kidul, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (25/1). (tvOne)

Apa itu Crop Circle? Wikipedia menulis: Lingkaran tanaman (dari bahasa Inggris:Crop circles) adalah suatu pola teratur yang terbentuk secara misterius di area ladang tanaman, seringkali hanya dalam waktu semalam. Fenomena ini pertama kali ditemukan di Inggris pada akhir 1970, dengan bentuk pola-pola lingkaran sederhana. Pada masa-masa setelahnya, pola-pola tersebut kini cenderung bertambah rumit dan tidak terbatas hanya pada hanya bentuk lingkaran. Namun karena mengacu pada asal-usulnya, maka istilah lingkaran tanaman ini masih dipertahankan.

Mereka yang mempelajari fenomena lingkaran tanaman ini sering disebut juga dengan istilah “cerealogis”, dan ilmu yang mempelajari fenomena ini disebut dengan cereolog. Para Cerealogis kemudian mengembangkan istilah baru untuk fenomena ini, yaitu agriglif.

Fenomena “lingkaran tanaman” seringkali dikait-kaitkan dengan isu Benda Terbang Aneh atau UFO, atau makhluk luar angkasa.

Pada hari Minggu tanggal 23 Januari 2011 pukul 17.00 WIB, pihak Kepolisian Republik Indonesia di sektor Berbah, Yogyakarta mengkonfirmasi munculnya lambang misterius berdiameter 70 meter yang dicurigai terkait dengan isu BETA atau makhluk luar angkasa yang dikenal dengan sebutan lingkaran tanaman atau crop circle di daerah persawahan di Gunung Suru, Jogotirto, Berbah, di Sleman. Pihak kepolisian yang menyelidiki menduga bahwa lingkaran tanaman tersebut dibuat pada hari Sabtu malam sebelumnya, dan telah mengabadikan foto langka tersebut sebagai dokumentasi. Lingkaran tanaman di ladang tersebut diyakini sebagai kejadian fenomena lingkaran tanaman yang pertama di Indonesia dan kemudian ramai disaksikan para warga sekitar tempat kejadian tersebut. Para warga sekitar meyakini lambang tersebut adalah simbol pendaratan pesawat BETA dari planet lain. [1] Selain kesaksian tentang pesawat makhluk asing [2], terdapat berbagai kesaksian dari warga sekitar tentang penyebab fenomena tersebut, seperti SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) milik PLN, maupun sebuah angin puting beliung terlihat naik turun di ladang tersebut dan membentuk lambang misterius tersebut. [3]

Astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa lingkaran tanaman tidak disebabkan UFO, melainkan buatan manusia. Menurut Thomas, Fenomena yang sama di banyak negara lain membuktikan bahwa lingkaran tanaman adalah rekayasa buatan yang tujuannya dapat sebagai karya seni, komersial, maupun hanya lelucon kreatif. Sesuatu yang mudah untuk menjalankan fungsi monopoli oleh pemerintah, yang tentunya untuk pendidikan rakyat menuju bangsa yang cerdas dan berakhlaq. Meski pola yang digambarkan lingkaran tanaman terkadang terlihat rumit dan susah, banyak orang yang membuat lingkaran tanaman di berbagai negara-negara lain. [4]

Thomas sendiri mengkonfirmasi bahwa LAPAN tidak akan mengirim tim untuk menyelidiki fenomena lingkaran tanaman yang terjadi di Sleman karena dia meyakini bahwa lingkaran tanaman tersebut adalah pasti buatan manusia dan bukan merupakan fenomena antariksa. [5] [6]

Gambar diambil dari sono

Catatan Kepinggiran: Seandainya pun benar bahwa crop circle itu memang bikinan manusia biasa, saya tetap acungi jempol kepada para pembuatnya. Kerna ia mewarnai jagad berita yang full kata-kata soal KEBOHONGAN. Entah kebohongan Pak Beye (seperti yang dituduhkan para tokoh Agama) atau kebohongan Gayus (seperti yang dituduhkan pihak yang dirugikan).

Dan ini menjadi tontonan gratis dan langka bagi masyarakat awam.

Bocah Ajaib dari Macedonia


Tak ada manusia bodoh di dunia ini. Nasib dan lingkunganlah yang menentukan apakah seorang manusia itu nantijadi manusia bodoh atau cerdas.

Seperti yang saya baca di harian SURYA tadi pagi. Bocah Jenius, Usia 9 Tahun Kalahkan Insinyur. Begitu judul beritanya.
Diberitakan bahwa ia adalah Pakar Microsoft Termuda di Dunia.  Di usia masih belia, Marco Calasan, 9, memiliki prestasi luar biasa. Bocah jenius asal Macedonia ini merupakan insinyur sistem Microsoft termuda di dunia. Ia memegang empat sertifikat Microsoft dan menulis buku 312 halaman tentang Microsoft’s Windows 7.

Pada usia enam tahun, Calasan mendapatkan pengakuan sistem administrasi pertamanya dari Microsoft, gelar yang sulit didapat bahkan oleh seorang insinyur komputer yang ahli. Opo ora hebat…….

Puisi Terakhir WS Rendra


rendra 1Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Ini adalah puisi terakhir Rendra yang sempat disampaikan kerabatnya saat ia terbaring di rumah sakit.

Seperti yang dilansir kompas.com, pada saat “Si Burung Merak” ini dirawat di RS Mitra Keluarga pada 31 Juli 2009 lalu,  ia menciptakan puisi terakhirnya yang bercerita tentang Ketuhanan. Pada saat itu Rendra hanya menyebutkan lirik-liriknya, sementara sang adik, Adi Kurdi, menuliskan kata-kata yang disebutkan kakaknya itu.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…….

Memanfaatkan Google Terjemahan untuk Blog Multi Bahasa


translate_beta_resSehari setelah menampilkan mode translate blog di widged saya, ada beberapa email yang masuk. Mereka menanyakan, caranya bagaimana? Belum sempat saya jawab, mas anjaz pun menanyakan hal yang serupa.

Dengan senang hati akan saya beberkan ‘rahasia’-nya.

Awalnya saya bergoogling ria. Lantas melihat bahwa di halaman depan Google ada fitur baru tentang penerjemahan. Lalu saya coba mempraktekkan dalam salah satu tulisan saya.

Beberapa waktu kemudian, saat saya lebih jauh menelusuri fasilitas penerjemahan itu, saya mencoba untuk memanfaatkan fasilitas yang istimewa ini secara maksimal. Karena saya ini orangnya awam soal ‘bahasa mesin’, trial and errfor yang saya lakukan, banyak error-nya. Namun, alhamdulillah, setelah lewat beberapa hari, saya akhirnya bisa menampilkan metode translate blog ini. Caranya?

Ketik : <span style=”color:#0000ff;”><span style=”text-decoration:underline;”><a href=”http://translate.google.com/translate?u=<alamat blog, contoh: https://djunaedird.wordpress.com&gt;/&amp;hl=en&amp;ie=UTF-8&amp;sl=id&amp;tl=<kode bahasa Contoh: ar>“> target=”_blank”><span style=”font-size:x-small;”><span lang=”en-US“><Negara, contoh: Arabic></span></span></a></span></span><span style=”color:#0000ff;”><span style=”font-size:x-small;”><span lang=”en-US”>

Untuk bahasa yang lain, dengan cara yang sama, lihat daftar di bawah ini:

Bahasa Afrikaans af, Bahasa Albania sq, Bahasa Amhara am, Bahasa Arab ar, Bahasa Armenia hy, Bahasa Azerbaijan az, Bahasa Uighur ug, Bahasa Basque eu, Bahasa Belanda nl, Bahasa Bengali bn, Bahasa Bihari bh, Bahasa Bosnia bs, Bahasa Breton br, Bahasa Bulgar bg, Bahasa Byelorusia be, Bahasa Cek cs, Bahasa Dansk da, Bahasa Esperanto eo, Bahasa Esti et, Bahasa Faroese fo, Bahasa Farsi fa, Bahasa Frisia fy, Bahasa Gaelik Skotlandia gd, Bahasa Galisia gl, Bahasa Georgia ka, Bahasa Guaran gn, Bahasa Gujarat gu, Bahasa Hindi hi, Bahasa Ibrani iw, Bahasa Indonesia id, Bahasa Inggris en, Bahasa Interlingua ia, Bahasa Irlandia ga, Bahasa Islan is, Bahasa Italia it, Bahasa Jawa jw, Bahasa Jepang ja, Bahasa Jerman de, Bahasa Kannada kn, Bahasa Katalana ca, Bahasa Kazak kk, Bahasa Khmer km, Bahasa Kirghiz ky, Bahasa Korea ko, Bahasa Korsika co, Bahasa Kroat hr, Bahasa Kurdi ku, Bahasa Lao lo, Bahasa Latin la, Bahasa Latvi lv, Bahasa Lingala ln, Bahasa Lituavi lt, Bahasa Magyar hu, Bahasa Makedonia mk, Bahasa Malayalam ml, Bahasa Malta mt, Bahasa Mandarin (Aks. Sederhana) zh-CN, Bahasa Mandarin (Aks. Tradisional) zh-TW, Bahasa Maori ml, Bahasa Marathi mr, Bahasa Melayu ms, Bahasa Moldavia mo, Bahasa Mongol mn, Bahasa Montenegrin sr-ME, Bahasa Nepal ne, Bahasa Norsk no, Bahasa Nynorsk nn, Bahasa Occit oc, Bahasa Oriya or, Bahasa Pashto ps, Bahasa Pilipino tl, Bahasa Polski pl, Bahasa Portugis (Brasil) pt-BR, Bahasa Portugis (Portugal) pt-PT, Bahasa Prancis fr, Bahasa Punjabi pa, Bahasa Quechua qu, Bahasa Rhaeto-Roman rm, Bahasa Rumania ro, Bahasa Rusia ru, Bahasa Serb sr, Bahasa Serb-Kroat sh, Bahasa Sesoto st, Bahasa Shona sn, Bahasa Sindhi sd, Bahasa Sinhala si, Bahasa Sloven sl, Bahasa Slowakia sk, Bahasa Somali so, Bahasa Spanyol es, Bahasa Sunda su, Bahasa Suomi fi, Bahasa Swahili sw, Bahasa Swensk sv, Bahasa Tajik tg, Bahasa Tamil ta, Bahasa Tatar tt, Bahasa Telugu te, Bahasa Thai th, Bahasa Tigrinya ti, Bahasa Tonga to, Bahasa Turki tr, Bahasa Turkmen tk, Bahasa Twi tw, Bahasa Ukraina uk, Bahasa Urdu ur, Bahasa Uzbek uz, Bahasa Vietnam vi, Bahasa Wales cy, Bahasa Xhosa xh, Bahasa Yiddi yi, Bahasa Yoruba yo, Bahasa Yunani el, Bahasa Zulu zu,

Untuk meletakkan posisi huruf di tengah, ketik : <p style=”margin-bottom:0;” align=”center”>. Dan diakhir kode ketik : <p style=”margin-bottom:0;” lang=”en-US”></p>

Ini untuk blog yang berbasis Wordoress.

Untuk yang berbasis Blogger, anda tinggal mengkopi kode: <script src=”http://www.gmodules.com/ig/ifr?url=http://www.google.com/ig/modules/translatemypage.xml&up_source_language=id&w=160&h=60&title=&border=&output=js“></script>

Letakkan pada lay-out yang anda pilih. Selesai.

Selamat mencoba.

Candidate Civil Service Bites Unesa


logo_unesaMelrose-Surya-Amburadulnya of CPNS test (Candidate Civil Service) Pasuruan regency on Wednesday (10/12) and then, make the local district legislature concerned at once angry.lambang-kabupaten-pasuruan1

Because the district legislature Melrose call the Reception Committee CPNS District Melrose to clarify, Thursday (11/12) yesterday.

In a meeting with the Commission and the commissions that other district legislature in Pietermaritzburg, the council ask for Pemkab Melrose efforts of law-related delays in the test. Especially against the State University of Surabaya (Unesa), which is called a “third parties who provide a script to test candidates CPNS.

However, Surya Unesa yesterday to rebut that the institutional party involved in the preparation of the manuscript test CPNS District Melrose. The Unesa explained that the institute is officially only the cooperation of CPNS test script with districts three and one municipality.

Artikel ini bukan lantaran saya pinter bahasa Inggris. Itu berita saya comot dari Surya yang berjudul: Unesa Dicokot CPNS yang isinya adalah sebagai berikut:

Pasuruan-Surya-Amburadulnya penyelenggaraan tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kabupaten Pasuruan pada Rabu (10/12) lalu, membuat kalangan DPRD Kabupaten setempat prihatin sekaligus marah.

Karena itu DPRD Kabupaten Pasuruan memanggil Panitia Penerimaan CPNS Kab. Pasuruan untuk melakukan klarifikasi, Kamis (11/12) kemarin.
Dalam rapat dengan Komisi A dan komisi-komisi yang lain di DPRD Kabupaten Pasuruan, pihak dewan meminta Pemkab Pasuruan untuk melakukan upaya hukum terkait penundaan tes itu. Terutama terhadap pihak Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang disebut-sebut sebagai pihak ketiga yang menyediakan naskah ujian untuk peserta tes CPNS.

Namun, kepada Surya Unesa kemarin membantah bahwa secara kelembagaan pihaknya terlibat dalam penyediaan naskah tes CPNS Kab. Pasuruan. Pihak Unesa menjelaskan bahwa lembaganya secara resmi hanya mengadakan kerjasama pengadaan naskah tes CPNS dengan tiga kabupaten dan satu kotamadya.

Lalu atas bantuan Google (yang punya fitur baru) yang tampil di halaman depan :

Baru! Google Terjemahan sekarang tersedia untuk Indonesia.

Lalu saya mencoba untuk mengalihbahasakan berita di atas. Gimana, lumayan, kan?

Agar lebih sempurna, Google masih perlu banyak membaca Buku Pintar dan Kamus-kamus Bahasa di Indonesia maupun memelototi Google Earth yang dia bikin itu. Sehingga tahu bahwa dicokot itu = digigit. Dan Pasuruan bukanlah Melrose, apalagi Pietermaritzburg (apa Pasuruan itu dulu bernama itu ya?). Kata amburadul juga tak dipahami oleh Google. Kalau diganti kacau akan diterjemahkan menjadi snarled.

Lepas dari itu semua, lumayan juga. Bisa bikin blog berbahasa Inggris walau sama sekali nggak gablek bahasanya Pangeran Chaerles itu.

Bukan 4 Mata Yang Bukan “4 Mata”


tukul_times_smallAkhirnya, setelah libur sebulan lantaran disemprot KPI, Tukul dengan 4 Mata-nya bermetamorfosa menjadi Bukan 4 Mata.

Disain penyajian boleh dikatakan fotokopi format lama. Sekedar sebagai pembeda, di awal Judul mata acaranya ditambah kata negasi – BUKAN.

Terhitung mulai Senin (1/12) ini, pelawak asal Semarang ini bakal hadir di program acara yang diberi nama Bukan Empat Mata.

Tayangan Empat Mata sempat menghilang di layar Trans 7 lantaran kena ‘semprit’ Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Acara yang dipandu Tukul itu pun tanggal 4 November 2008 sempat diganti oleh Musik Spesial dan dilanjutkan dengan Tanda Mata.

Nyaris tidak ada perbedaan antara Empat Mata dan penggantinya, Bukan Empat Mata. Apalagi acara yang berdurasi 90 menit itu masih menempati slot Empat Mata, yaitu tayang setiap Senin-Jumat pukul 21.00 WIB. Di pentas Bukan Empat Mata ini, Peppy dan Vega pun masih setia menemani Tukul menyambut tamu-tamu yang berkunjung ke ‘rumah’nya.

Untuk memberi variasi, di Bukan Empat Mata ditambah segmen current issue, yang diharap bisa menambah pengetahuan pemirsa terkait isu-isu yang sedang berkembang dan hangat diperbincangkan masyarakat. “Di edisi perdana nanti karena masih terkait dengan penurunan BBM, akan kami sajikan komentar masyarakat terkait kebijakan pemerintah itu,” tutur Mardhatillah, produser Bukan Empat Mata.

Untuk edisi perdana Bukan Empat Mata, lanjut wanita yang akrab disapa Tia ini, akan hadir sejumlah artis macam Sandra Dewi, Titi DJ, Indie Barens, pantomim dari Jerman, dan Nunung Srimulat. “Tema yang diangkat adalah Welcome Back Mas Tukul,” pungkas Tia. (Bukan 4 Mata Tukul Kembali Muncul – Surya Online)

Setelah kena “semprit” apakah ceplas ceplos Tukul masih bertaji? Mari kita saksikan nanti malam.

[Gambar Majalah Sobek versi internasional, Karya Syafiq Baktir, Surabaya
http://pinggirjalan.blogspot.com, syafiqblog[at]gmail.com/]