Mahfud dan Akil Ikut Buat Putusan Uji Materi UU Pilpres


”MK saya kira tidak akan berani memutuskan pemilu serentak yang diterapkan pada pemilu ini. Dia akan mengalami tekanan psikologis dan politis karena kalau pemilu tidak sukses, MK bisa menjadi kambing hitam dan bulan-bulanan,” kata Zainal.

Image

JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Konstitusi, Kamis (23/1/2014) sore ini, akan membacakan putusan uji materi tentang Undang-Undang Pemilu Presiden terkait pemilu serentak dan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

Menurut hakim konstitusi Harjono, putusan yang akan dibacakan tersebut diambil oleh sembilan hakim konstitusi saat masih dipimpin Mahfud MD dan Achmad Sodiki sebagai Wakil Ketua MK.

Hal itu berarti Akil Mochtar yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi karena tertangkap tangan dalam dugaan kasus suap sengketa pemilu kepala daerah juga ikut memutus perkara 14/PUU-XI/2013 tentang pengujian UU Pilpres yang diajukan Effendi Gazali tersebut.

Meski demikian, Harjono menjamin putusan yang akan dikeluarkan hari ini murni didasarkan pada pertimbangan yuridis dan tak terjebak pada kepentingan-kepentingan politis.

Lima hakim konstitusi lainnya yang akan memutus adalah Hamdan Zoelva, Maria Farida Indrati, Muhammad Alim, Ahmad Fadlil Sumadi, dan Anwar Usman.

Sementara itu, hakim konstitusi Arief Hidayat (sekarang Wakil Ketua MK) dan Patrialis Akbar, yang masuk belakangan, tidak turut serta dalam pengambilan putusan.

Hingga berita ini diturunkan, bagaimana sesungguhnya sikap para hakim konstitusi belum diketahui secara pasti. Harjono hanya mengatakan, ”Kami sudah mempertimbangkan secara matang, maksimal, dan juga secara detail.”

UUD tak larang terpisah

Bagaimana sesungguhnya perdebatan yang terjadi dalam perumusan Undang-Undang Dasar 1945 terkait Bab VIIB Pasal 22E tentang Pemilu? Hasil penelusuran Kompas, ternyata hal itu tergambar dengan jelas dalam notula Rapat Paripurna Ke-5 Sidang Tahunan (ST) Majelis Permusyawaratan Rakyat 2001.

Dalam rapat tersebut, Patrialis Akbar yang kini menjadi salah seorang hakim MK bahkan pernah menyatakan bahwa Undang-Undang Dasar tidak melarang pemilu presiden dilaksanakan bersama-sama atau terpisah dengan pemilihan umum legislatif.

”Berkenaan dengan pemilihan umum, sebetulnya dalam konsep pemilihan umum ini kita juga belum membatasi apakah pemilihan umum kita ini nanti pada saatnya bersama-sama pemilihan umum wakil-wakil rakyat dengan pemilihan umum presiden itu tergantung situasi, tetapi yang paling penting cantolannya sudah ada di dalam Undang-Undang Dasar ini bahwa semuanya dipilih melalui pemilihan umum. Jadi, ini juga kita belum saklek dan di sini tidak ada larangan kalau dikerjakan bersama-sama atau terpisah pemilihan umum itu yang berkenaan dengan general election atau presidential election tadi. Saya kira demikian,” ucap Patrialis yang saat itu menjadi anggota Panitia Ad Hoc Badan Pekerja MPR 2000-2001 dari Fraksi Reformasi.

Pernyataan Patrialis itu tercatat dalam buku Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang diterbitkan Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Patrialis saat pembahasan mengenai pemilu bergulir kembali di ST MPR. Perdebatan muncul diawali dari pertanyaan anggota FKKI, Tjetje Hidayat, yang mempersoalkan masuknya pemilu presiden sebagai bagian dari pemilu.

Menanggapi pertanyaan Tjetje itu, Wakil Ketua PAH I Slamet Effendy Yusuf sempat menyampaikan, ”Memang pada konsep ini, secara keseluruhan itu presiden nanti dalam pemilihan disebut langsung itu diadakan di dalam pemilihan umum yang diselenggarakan bersama-sama ketika memilih DPR, DPD, DPRD, kemudian paket presiden dan wakil presiden sehingga digambarkan nanti ada lima kotak.”

Meski demikian, saat itu,Tjetje tetap berpendapat tidak ada kaitan antara general election dan presidential election. Dia berpendapat, seharusnya pemilu presiden dirumuskan dalam bab terpisah.

Setelah terjadi polemik itulah Patrialis menyampaikan pandangannya tersebut.

Slamet, saat dihubungi kemarin, juga membenarkan pernyataannya itu. ”Catatan komprehensif Perubahan UUD 1945 menggambarkan dengan jelas perdebatan saat itu,” ujarnya. Slamet berharap MK dapat membuat keputusan yang tepat.

Tidak akan berani

Pengajar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar, memprediksi bahwa MK tidak akan berani mengeluarkan putusan yang akan membuat perubahan drastis atas pengajuan uji materi sejumlah ketentuan pemilu presiden.

”MK saya kira tidak akan berani memutuskan pemilu serentak yang diterapkan pada pemilu ini. Dia akan mengalami tekanan psikologis dan politis karena kalau pemilu tidak sukses, MK bisa menjadi kambing hitam dan bulan-bulanan,” kata Zainal.

Menurut Zainal, dalam perspektif hukum, desain konstitusi memang tidak mempersoalkan apakah pemilihan dilakukan bertahap pemilu legislatif dahulu dilanjutkan dengan pilpres atau keduanya dilakukan serentak.

Analis politik Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Sukardi Rinakit, juga mengingatkan MK agar tidak membuat putusan yang dipaksakan. Masyarakat pun sudah telanjur tersosialisasi bahwa pemilu legislatif dilaksanakan 9 April dan pemilu presiden 9 Juli. Belum lagi soal tahapan pemilu yang telanjur disiapkan dengan skenario dua pemilu terpisah.

”Jika pemilu serentak dipaksakan pada 2014, bisa memicu guncangan politik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang BM Wibowo meyakini MK mengabulkan gugatan yang juga diajukan oleh Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra meski menyadari posisi MK yang dilematis dalam memutuskan gugatan UU Pilpres ini.

”Jika MK tidak menerima gugatan ini, sangat aneh. Pasti terjadi gugatan berikutnya karena ada kekacauan,” kata Wibowo. (ana/why/iam/A04/sut)

sumber : kompas.com, Mahfud dan Akil Ikut Buat Putusan Uji Materi UU Pilpres

Advertisements

Gua di Aceh Mengungkap Sejarah Tsunami Purbakala


Analisis radiokarbon dari materi-materi di dalam gua, termasuk kulit kerang dan sisa-sisa organisme mikroskopis, memberikan bukti adanya 11 tsunami sebelum 2004.

Penemuan ini memberikan garis waktu terpanjang dan paling rinci untuk tsunami-tsunami yang telah terjadi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah ombak-ombak setinggi 30 meter yang dipicu gempa berkekuatan 9,1 Skala Richter pada 26 Desember 2004, yang menewaskan 230.000 orang di beberapa negara, lebih dari setengahnya di Indonesia.

Gua batu kapur tersebut, hanya beberapa meter dari pantai dekat Banda Aceh, adalah sekitar 1 meter di atas air pasang setinggi lutut dan terlindung dari badai dan angin. Hanya ombak-ombak besar yang membanjiri daerah pesisir yang dapat memasuki gua tersebut.

Para peneliti pada 2011 menggali endapan pasir yang tersapu ke gua tersebut selama ribuan tahun dan menumpuk dengan rapi antara kotoran kelelawar seperti lapisan geologis.

Analisis radiokarbon dari materi-materi tersebut, termasuk kulit kerang dan sisa-sisa organisme mikroskopis, memberikan bukti mengenai 11 tsunami sebelum 2004.

Bencana-bencana itu tidak terjadi secara merata, ujar pemimpin penelitian Charles Rubin dari Observatorium Bumi Singapura. Tsunami terakhir sebelum 2004 terjadi 2.800 tahun lalu, namun ada empat lainnya yang terjadi 500 tahun sebelumnya.

Ada kemungkinan terjadi tsunami-tsunami lainnya. Para peneliti mengetahui, misalnya, bahwa ada dua gempa bumi dahsyat di wilayah tersebut sekitar 1393 dan 1450. Rubin mengatakan tsunami besar mungkin telah menyapu bukti-bukti peristiwa lainnya lewat erosi.

Para ilmuwan masih bekerja untuk menentukan ukuran ombak yang memasuki gua.

“Pesan dari penemuan ini adalah bahwa mungkin peristiwa pada 2004 tidak berarti tidak akan terjadi lagi dalam 500 tahun mendatang,” ujar Rubin, dengan menambahkan bahwa gua itu ditemukan tanpa sengaja dan bukan merupakan bagian dari rencana kerja.

“Kami melihat tsunami-tsunami itu berentetan lebih dekat seiring waktu. Saya tidak akan mengeluarkan peringatan bahwa kita akan mengalami gempa bumi lagi, namun hal ini menunjukkan bahwa waktunya sangat bervariasi.”

Gempa yang memicu tsunami 2004 mengejutkan para ilmuwan karena retakan Bumi yang mengeluarkan guncangan dahsyat itu telah berdiam diri selama ratusan tahun. Dan karena gempa besar terakhir mengguncang lebih dari 500 tahun sebelumnya, tidak ada sejarah verbal yang tersisa yang dapat membantu orang memahami risiko tersebut.

Sejak 2004, sebagian besar riset telah dilakukan untuk mencoba memahami masa lalu daerah tersebut dengan mengamati endapan-endapan pasir, karang dan data GPS.

“Penemuan-penemuan ini sangat signifikan,” ujar Katrin Monecke, profesor geosains dari Wellesley College di Massachusetts.

Ia meneliti endapan pasir tsunami yang ditemukan di rawa-rawa daerah tersebut, namun tidak terlibat dalam penelitian di gua, yang dipresentasikan bulan ini di sebuah konferensi Serikat Geofisika Amerika di San Francisco.

“Lapisan-lapisan pasir di gua memiliki jangka waktu yang panjang dan memberikan konsep yang sangat baik mengenai kekerapan gempa bumi.”

Meski tersimpan lama di gua, Rubin mengatakan endapan pasir tersebut tidak memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas mengenai kekerapan tsunami atau kapan peristiwa itu dapat terjadi dalam waktu relatif dekat.

Ahli geologi Kerry Sieh, direktur lembaga di Singapura dan juga bagian dari penyelidikan di gua, telah memperkirakan bahwa gempa dahsyat dapt mengguncang wilayah ini dalam beberapa dekade mendatang. Gempa cenderung datang dalam siklus dan guncangan 2004 memberi tekanan lebih pada lapisan Bumi. Namun, sejarahnya sangat bervariasi sehingga mustahil meramalkan secara tepat.

“Dengan mempelajari jenis-jenis tsunami yang terjadi di masa lalu, mungkin kita dapat merencanakan mitigasi untuk tsunami berikutnya,” ujar Nazli Ismail, kepala departemen fisika dan geofisika di Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang juga bekerja dalam proyek tersebut. (AP/Margie Mason)

Google & Maulid Nabi


Setiap event penting maupun kelahiran tokoh-tokoh terkenal yang berpengaruh, Google selalu memperingatinya dengan menghias logonya. Nabi Muhammad SAW pada hari ini bertepatan dengan hari kelahirannya.

Namun tokoh nomor wahid yang paling berpengaruh di dunia ini ini (menurut Michael H. Hart) tidak dianggap merupakan moment penting bagi Googgle.

Padahal, dari puluhan milyar manusia yang pernah ada di atas planet bumi ini, tak lebih dari satu juta yang bisa masuk ke dalam buku biografi dalam arti luas. Dari jumlah itu, mungkin cuma 20.000 orang yang hasil upayanya punya harga untuk disebut dalam buku kamus biografi. Dan dari jumlah itu hanya 0,5% yang dimasukkan oleh Michael H. Hart ke dalam bukunya yang fenomenal : Setarus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terjemahan H. Mahbub Djunaidi, diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta, 1998, Cetakan XV, Harga 9.000. Demikian antara lain kata penulis buku ini dalam pendahuluannya.

Di hari kelahiran Beliau ini, saya rindu untuk membuka kembali buku tentang Sejarah Nabi Muhammad yang ditulis oleh Muhammad Husain Haekal dan diterjemahkan dengan baik oleh Ali Audah, terbitan PT Pustaka Litera Antar Nusa, Bogor, 1993, Cetakan IX, 1993.

This Blog (today) Even 3 Years Old


3 tahun yang lalu, saya memulai ‘menorehkan’ ungkapan diri ke dalam blog ini. Tepatnya pada hari Jum’at 2007, pukul 17.00 WIB.

Hingga saat ini, jumlah pengunjung tersibuk blog ini terjadi pada tanggal 26 Oktober 2009, yaitu berjumlah 4277. Dan rekor tertinggi ditempati oleh tulisan yang berjudul Penerimaan CPNS Kabupaten & Kota Malang 2009 yang berjumlah 1.577.

Tak terasa sudah 3 tahun saya ngeblog. Namun, ternyata, apa yang telah saya tulis dalam blog ini, saya rasakan belum ada apa-apanya.

Saya belum bisa berbuat ‘sesuatu’ yang bermanfaat bagi orang lain…..

[karena menjelang sholat Magrib, saya sambung besok……….]

Hasyim Muzadi: Soeharto (masih) Pantas Jadi Pahlawan


Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menilai mantan Presiden Soeharto pantas memeroleh gelar pahlawan nasional dari Negara, demikian antara lain yang diberitakan oleh kompasdotkom.

“Soeharto pantas jadi pahlawan,” tandas Hasyim, yang kini aktif sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (International Conference of Islamic Scholars – ICIS), di Jakarta, Senin (18/10/2010).

Hasyim mengemukakan hal itu terkait masuknya nama Soeharto bersama sembilan tokoh lainnya sebagai calon penerima gelar pahlawan yang diajukan pemerintah berdasar masukan dari masyarakat yang mengundang pro-kontra.

Menurut Hasyim, mengukur jasa Soeharto terhadap negara tidak bisa hanya diukur atau dilihat dari suasana Indonesia hari ini. “Soeharto memulai kekuasaannya dalam suasana revolusioner. Tanpa Soeharto, Indonesia sudah menjadi negara komunis, tanpa Pancasila, tanpa UU 1945, dan tanpa agama,” tandasnya.
Diakuinya, Soeharto melakukan rehabilitasi kenegaraan dengan ongkos mahal. Pada 15 tahun pertama tampak gemilang, pembangunan berjalan pesat. Namun pada 15 tahun berikutnya mulai tampak kesewenang-wenangan, korupsi, dan nepotisme akibat sentralisasi kekuasaan.

Pada bagian lain Hasyim mengatakan, saat ini memang perlu dilakukan rekonsiliasi nasional agar negara tidak hidup dalam dendam.

“Apalagi kebanyakan kelompok PKI telah hidup normal bersama warga negara lainnya bahkan sangat banyak yang jadi santri bahkan jadi kiai mendirikan pondok pesantren. Sehingga rekonsiliasi nasional adalah sebuah keniscayaan,” katanya.

Prediksi Jerman vs Argentina


Setelah Belanda dan Uruguay lolos ke semi final World Cup 2010, berikutnya siapa : Jerman atau Argentina?

Laga di Green Point ini tak ubahnya pertarungan dua tim tersubur di Piala Dunia. Keduanya sama-sama sudah mengemas sembilan gol dari empat laga.

Namun demikian, nampaknya Argentina bakal menang walau tipis. Kekuatan utama tim Tango terletak pada duet Lionel Messi dan Carlos Teves. Mereka nampak semakin kompak dan semakin sulit dibendung pemain lawan.

Hasil Akhir Laga Perdana

TEAM

Mn

M

S

K

Gm

Gk

Nilai

Jerman

3

2

0

1

5

1

6

Ghana

3

1

1

1

2

2

4

Australia

3

1

1

1

3

6

4

Serbia

3

1

0

2

2

3

3

Mn=main, M=menang, S=seri, K=Kalah, Gm=Gol Masuk, Gk=Gol kemasukan

PERJALANAN JERMAN DI WORLD CUP 2010

13 Juni

Jerman

4:0 (2:0)

Australia

18 Juni

Jerman

0:1 (0:1)

Serbia

23 Juni

Ghana

0:1 (0:0)

Jerman

28 Juni

Jerman

4:1 (2:1)

Inggris

JERMAN

KIPER: 1 Manuel NEUER, 12 Tim WIESE, 22 Hans Joerg BUTT

DEFENDER: 3 Arne FRIEDRICH, 4 Dennis AOGO, 5 Serdar TASCI, 14 Holger BADSTUBER, 16 Philipp LAHM, 17 Per MERTESACKER, 20 Jerome BOATENG

GELANDANG: 2 Marcell JANSEN, 6 Sami KHEDIRA, 7 Bastian SCHWEINSTEIGER, 8 Mesut OEZIL, 13 Thomas MUELLER, 15 Piotr TROCHOWSKI, 18 Toni KROOS, 21 Marko MARIN

PENYERANG: 9 Stefan KIESSLING, 10 Lukas PODOLSKI, 11 Miroslav KLOSE, 19 CACAU, 23 Mario GOMEZ

PELATIH: Joachim LOEW

Hasil Akhir Laga Perdana

Team

Mn

M

S

K

Gm

Gk

Nilai

Argentina

3

3

0

0

7

1

9

Korea Selatan

3

1

1

1

5

6

4

Yunani

3

1

0

2

2

5

3

Nigeria

3

0

1

2

3

5

1

Mn=main, M=menang, S=seri, K=Kalah, Gm=Gol Masuk, Gk=Gol kemasukan

PERJALANAN ARGENTINA DI WORLD CUP 2010

12 Juni

Argentina

1:0 (1:0)

Nigeria

17 Juni

Argentina

4:1 (2:1)

Korea Utara

22 Juni

Yunani

0:2 (0:0)

Argentina

27 Juni

Argentina

3:1 (2:0)

Meksiko

ARGENTINA

KIPER: 1 Diego POZO, 21 Mariano ANDUJAR, 22 Sergio ROMERO

DEFENDER: 2 Martin DEMICHELIS, 3 Clemente RODRIGUEZ, 4 Nicolas BURDISSO, 6 Gabriel HEINZE, 12 Ariel GARCE, 13 Walter SAMUEL, 15 Nicolas OTAMENDI

GELANDANG: 5 Mario BOLATTI, 7 Angel DI MARIA, 8 Juan VERON, 14 Javier MASCHERANO, 17 Jonas GUTIERREZ, 20 Maxi RODRIGUEZ, 23 Javier PASTORE

PENYERANG: 9 Gonzalo HIGUAIN, 10 Lionel MESSI, 11 Carlos TEVEZ, 16 Sergio AGUERO, 18 Martin PALERMO, 19 Diego MILITO

PELATIH: Diego MARADONA

HEAD TO HEAD

Jerman Argentina

5

MENANG

8

5

KALAH

5

23

GOAL

25

World Cup 2010: Uruguay vs. Ghana


Pamor Uruguay seolah tenggelam setelah merebut trofi pada 1950. Harapan untuk mengulang sukses pun pernah tumbuh pada 1970. Sayang, impian untuk tampil di final sekaligus meraih trofi kandas setelah pada laga semifinal ditundukkan Brazil 3-1. Meski mereka gagal, tiket semifinal yang diraih pada 1970 itu merupakan pencapaian tertinggi La Celeste – julukan timnas Uruguay – di ajang Piala Dunia dalam 40 tahun terakhir. Sebab, setelah 1970, kehadiran Uruguay di ajang Piala Dunia tak lebih dari penggembira.

Nah, kans untuk mengulang prestasi 1970 terbuka dini hari nanti. Skuad asuhan Oscar Washinton Tabarez itu akan menghadapi Ghana di perempat final (tayangan langsung RCTI pukul 01.30 WIB). Tapi, sama seperti Uruguay, The Black Stars – julukan Ghana – pun punya ambisi tinggi di laga tersebut. Ghana yang menjadi satu-satunya wakil Afrika di fase knockout ingin menorehkan catatan sejarah. Mereka termotivasi untuk menjadi wakil Afrika pertama yang berlaga di semifinal Piala Dunia. Sejauh ini, pencapaian terbaik tim Afrika di Piala Dunia hanya sampai pada perempat final. Yakni, Kamerun pada 1990 dan Senegal (2002).

Seperti yang saya prediksikan di sini, saya mengunggulkan Ghana.

URUGUAY

1 Fernando MUSLERA, 12 Juan CASTILLO, 23 Martin SILVA, 2 Diego LUGANO, 3 Diego GODIN, 4 Jorge FUCILE, 6 Mauricio VICTORINO, 16 Maximiliano PEREIRA, 19 Andres SCOTTI, 22 Martin CACERES, 5 Walter GARGANO, 8 Sebastian EGUREN, 11 Alvaro PEREIRA, 14 Nicolas LODEIRO, 15 Diego PEREZ, 17 Egidio AREVALO, 18 Ignacio GONZALEZ, 20 Alvaro FERNANDEZ, 7 Edinson CAVANI, 9 Luis SUAREZ, 10 Diego FORLAN, 13 Sebastian ABREU, 21 Sebastian FERNANDEZ

Peltih: Oscar TABAREZ

GHANA

1 Daniel AGYEI, 16 Stephen AHORLU, 22 Richard KINGSON, 2 Hans SARPEI, 4 John PANTSIL, 5 John MENSAH, 7 Samuel INKOOM, 8 Jonathan MENSAH, 15 Isaac VORSAH, 17 Ibrahim AYEW, 19 Lee ADDY, 6 Anthony ANNAN, 9 Derek BOATENG, 10 Stephen APPIAH, 11 Sulley MUNTARI, 13 Andre AYEW, 21 Kwadwo ASAMOAH, 3 Asamoah GYAN, 12 Prince TAGOE, 14 Matthew AMOAH, 18 Dominic ADIYIAH, 20 Quincy OWUSU-ABEYIE, 23 Kevin Prince BOATENG

Pelatih: Milovan RAJEVAC

sumber : Jawa Pos dan FIFA.com