Infotainment Harus Lulus Sensor? Basi Dong!


DPR, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers akhirnya menyepakati perubahan status infotainment menjadi tayangan nonfaktual. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), faktual berarti berdasarkan kenyataan atau mengandung kebenaran.

Dengan demikian, infotainment tidak dapat lagi dikategorikan ke dalam tayangan faktual seperti pengertian tersebut. Perubahan status infotainment itu diputuskan dalam rapat antara Komisi I DPR (bidang informasi dan penyiaran) dengan KPI dan Dewan Pers di Gedung DPR RI, Rabu sore.

Pertimbangan dan alasan di balik perubahan status itu adalah karena program siaran infotainment, reality show, dan sejenisnya, dinilai banyak melanggar norma agama, norma sosial, etika moral, bahkan kode etik jurnalistik dan P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran).

Infotainment banyak digemari oleh pemirsanya, karena beritanya selalu baru, fresh dan segar. Namun karena harus melalui Lembaga Sensor jadinya tak segar lagi alias basi……..

Sumber : VIVAnews