Setahun Rp 1,9 M untuk Biaya Pidato Presiden SBY



Menteri Sekertaris Negara (Mensegneg) Sudi Silalahi mengatakan anggaran penyusunan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebesar Rp 1,9 miliar. Anggaran itu termasuk biaya percetakan dan pelatihan pembuatan pidato.

Mensegneg, dalam rapat kerja dengan Komisi II di Gedung DPR Jakarta, Senin (11/10), menjelaskan, anggaran Rp 1,9 miliar terdiri dari tiga komponen: anggaran penyusunan naskah pidato, anggaran percetakan naskah pidato serta anggaran pendidikan dan pelatihan pidato.

Mensegneg mengatakan, proses pembuatan naskah pidato Presiden menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah. Tapi, tambah dia, Presiden mengambil porsi anggaran terkecil, yaitu Rp 170 juta.

“Anggaran itu direncanakan sebagai honorarium sekretariat dalam satu tahun, untuk pengumpulan dan pengolahan data,” ujar Mensesneg.

Sudi menuturkan, anggaran terbesar digunakan buat biaya percetakan. Pidato Presiden dicetak halus dengan biaya hingga Rp 1,134 miliar. Biaya percetakan sebesar itu direncanakan dengan asumsi tiga kali pidato kenegaraan pada Agustus 2011, pidato kenegaraan di DPR, pidato RAPBN, dan pidato pembangunan di DPR.

Sekneg, lanjut Sudi, juga menganggarkan khusus untuk pelatihan menyusun pidato SBY. Pidato Presiden harus dibuat sempurna, sehingga membutuhkan banyak tenaga ahli.

sumber: Anggaran Pidato SBY Rp 1.9 Miliar, Metronews

Advertisements