Ada Bangsat dan Maling di Gedung DPR?


Beberapa waktu yang lalu ada teriakan : BANGSAT yang berasal dari mulut Ruhut Sitompul (anggotra DPR yang terhormat) yang ditujukan kepada Gayus Lumbuun (juga anggota DPR).

Tadi siang seorang aktivis dari Kapak meneriakkan Boediono, “Maling.”

Menurut Vivanews, kerusuhan terjadi saat mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono memberi kesaksian di hadapan Panitia Khusus (Pansus) Angket Century di Gedung DPR.

Pantauan VIVAnews di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 12 Januari 2010, Boediono sedang memberikan keterangan tentang status uang Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

“Saya tidak tahu uang LPS itu uang negara atau bukan,” kata Boediono. Tiba-tiba dari atas balkon, pria botak dan berperawakan agak gemuk itu tiba-tiba berteriak, “Boediono maling, Boediono maling.”

Oh, alamak. Pertanda apa ini?

Advertisements

Bola Salju Nan Liar Gurita Cikeas


Setelah lama menghilang dari peredaran, George Yunus Aditjondro muncul lagi dengan karya kontroversialnya. Bukunya – sesaat setelah muncul di media massa – langsung menuai banyak reaksi. Pro dan kontra. Bak bola salju nan liar, efeknya kian lama kian membesar.

Pihak Kejaksaan Agung diminta untuk tidak melarang dan membatasi buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ karya George Yunus Aditjondro.

Hal ini dilontarkan sejarawan Anhar Gonggong di Jakarta, malam ini (28/12/2009, Waspada Online). Dia mengatakan jika kejaksaan melarang peredaran buku tersebut, masyarakat akan kehilangan informasi. Padahal, lanjutnya, buku tersebut ditulis berdasarkan ilmiah dan fakta-fakta yang ada secara terbuka.

Trus gimana endingnya, happy apa unhappy, ya……