Itu Masih gayus, Belum GAYUS, Uang Memang Maha Kuasa


Cerita soal gayus, nampaknya seperti Opera Sabun. Setiap langkahnya selalu membikin seluruh negeri menjadi heboh. Padahal Tokoh Kita ini adalah gayus (dalam huru kecil) mantan pegawai pajak golongan III A. Dengan duit yang dia punya bisa bikin pihak Kepolisian menjadi tercoreng (lagi). Padahal masih banyak GAYUS-GAYUS (dalam huruf besar) yang lain, yang berpotensi mengeruk uang dan menyengsarakan rakyat Indonesia – sebagai Pemilik Sah Negeri Ini. MEMANG UANG MAHA KUASA.

Seperti yang diketahui bahwa antaranews, pada tanggal 14 Oktober 2010 lalu memberitakan bahwa seorang Calon Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Timur Pradopo mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi III DPR RI di Jakarta,Kamis pagi.

Dalam paparannya Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Timur Pradopo memiliki sepuluh program prioritas, antara lain mengungkap dan menyelesaikan kasus-kasus menonjol, Meningkatkan Pemberantasan Preman, Mengatasi Kejahatan Jalanan, Pemberantasan Ilegal Logging, Ilegal Fishing, Ilegal Mining serta Human Trafiking dan Korupsi.

Program prioritas Calon Kapolri ini juga termasuk menguatkan kemampuan Densus 88 dengan bekerjasama dengan TNI dan Badan Nasional penagulangan Teroris. Komjen Pol Timur Pradopo juga akan membenahi Reserse dan melakukan revitalisasi di internal Polri sehingga Polri memiliki integritas di masyarakat.

Kisah gayus jalan-jalan ke Bali tentu saja seperti menafikan kalau janji pak Timur itu bakal bisa terpenuhi dengan baik, khususnya janji yang ke-10. Termasuk prioritas dalam melakukan revitalisasi di internal Polri.

SURYA Online (11/11/10) memberitakan bahwa skandal jalan-jalan Gayus Halomoan Tambunan akhirnya semakin luas terkuak. Kini ditemukan transaksi Rp 50 juta per bulan dari rekening Gayus, padahal yang bersangkutan masih dalam tahanan.
Transaksi mencurigakan yang diendus Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu mengindikasikan masih aktifnya rekening Gayus yang saat ini masih ditahan di Rutan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok. Menurut Plt Sekretaris Satgas, Yunus Husein, transaksi sebesar Rp 50 juta per bulan itu sangat besar…..
Ada dugaan transaksi itu terkait suap, yang kemungkinan menjadi bagian dari upaya mempermudah Gayus melangkah keluar sel. Atas terungkapnya transaksi itu, Satgas akan memeriksa sejumlah pihak untuk mencari kebenaran kasus tersebut.
Di luar persoalan kronologi, kaburnya Gayus itu mencoreng wajah polisi. Polisi yang seharusnya menjaga tahanan itu tetap di selnya malah mengizinkan Gayus keluar meski dengan alasan berobat. Namun, apa pun alasannya, keluarnya Gayus itu illegal karena dilakukan tanpa sepengetahuan hakim.

Advertisements

Kisang Orang “Mirip” Ariel, Gayus & Tifatul


Dulu, saat video porno “mirip” Ariel cs. beredar luas di dunia maya, Ariel (asli) mati-matian membantahnya. Kini, ia meringkuk di dalam tahanan karenanya.

Kemarin, ada foto “mirip” Gayus yang tengah nonton tennis di Bali, yang belingsatan adalah pihak Kepolisian. Bahkan Satgas Mafia Hukum akan menemui Agus Susanto, fotografer KOMPAS itu

Kemarin juga, ada foto serta video seorang “mirip” Menkompinfo Tifatul Sembiring tengah bersalaman dengan Michele ‘Nyonya’ Obama, tapi kemudian pak Tifatul berkata bahwa ia “dipaksa” untuk bersalaman. [Karena selama ini beliau ogah bersalaman dengan perempuan yang bukan muhrimnya.]

Di twitter, antara lain beliau berkilah:

tifsembiring Tifatul Sembiring
Sdh ditahan 2 tangan, eh bu michele nya nyodorin tangannya maju banget…kena deh. @unilubis jadi tersungging..☺