Eforia Obama, Derita Gaza


obama-palsuKetika tragedi Mumbai (drama penyanderaan di dua hotel mewah Mumbai, Taj Mahal Palace and Tower Hotel dan Trident Oberoi Hotel, serta Jewish Centre – Pusat Studi Yahudi, yang menewaskan sedikitnya 143 orang) Obama mengecam adanya aksis teror tersebut.

Ketika Israel membombardir Gaza, Obama enggan berkomentar lantaran ia tak ingin ada standar ganda atas sikap Amerika Serikat terhadap soal Israel – Palestina.

Namun, setelah ia dilantik, baik dalam pidatonya maupun konferensi persnya, tak sepatah katapun terlontar soal Gaza. Ada apa ini. Apa ia memang sama dengan pendahulunya : PENDUKUNG BERAT ISRAEL?

Barack Obama Inauguration Speech Part 1

Barack Obama Inauguration Speech Part 2


Advertisements

Gaza: The Killing Zone


May 2003

Life in Gaza is a constant gauntlet of Israeli sniper fire, military rockets and army bulldozers. No one is safe. In light of the escalating tensions, we’re bringing back one our most moving documentaries, a hard-hitting expose of life in the Occupied territories. We speak to the children caught in the crossfire and find out the true cost of Israel’s targeted assassinations policy.

[ take from Journeyman Pictures via youtube ]

Setan Dunia Itu Bernama Israel


Israel adalah setannya dunia. Sampai kapan pun mereka selalu saja bikin acara. Negara lain, seperti tak punya kuasa untuk melarangnya. Bahkan Amerika Serikat pun demikian juga. Seperti yang diberitakan di TempoInteraktif berikut ini, kita hanya bisa mengeluas dada, berdoa, dan penggalangan solidaritas belaka :

Agresi militer Israel berlanjut pada hari keenam dan menghancurkan target-target seperti mesjid dan sebuah rumah serta menewaskan tiga bocah.

west_bank__gaza_map_2007_settlementsMenurut petugas gawat darurat setempat, misil yang dilontarkan pesawat tempur Israel menghantam rumah itu dan langsung membunuh ketiga bocah tersebut. Serangan terbaru ini dilancarkan Israel di mana tentara mereka telah berkumpul di perbatasan Jalur Gaza dan ribuan suporter Hamas berkumpul di pemakaman petinggi organisasi itu, Nizar Rayan.

Nizar terbunuh kemarin ketika pesawat Israel menghantam rumahnya yang juga menewaskan keempat istrinya. 11 anak-anak Rayan juga terbunuh dalam aksi tersebut.

Ditotal jumlah korban tewas akibat aksi kebiadaban Israel telah mencapai 430 orang Palestina dan 2,250 orang lainnya terluka.

“Saya imbau kepada rakyat Palestina untuk meneruskan melawan aksi kependudukan Israel. Kami akan terus melakukan jihad hingga akhir,” sebut Sheikh Abdelrahman al-Jamal, salah seorang tokoh yang disegani bagi rakyat Palestina, Jumat (2/1).

Setelah terbunuhnya Rayan, rakyat Palestina hari ini memproklamirkan sebagai hari kemarahan, di mana ribuan demonstran membanjiri jalanan Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Hamas sendiri telah memperingatkan kematian Rayan akan memantik gelombang aksi bunuh diri terhadap Israel untuk pertama kalinya sejak 1995. Rayan terbunuh setelah sebelumnya pada 2004 tokoh senior Hamas, Abdel Aziz al-Rantissi juga terbunuh oleh Israel. (Serangan Biadab Israel Bunuh Tiga Bocah Palestina – TempoInteraktif.com)

[ Gambar diambil dari sini ]