1 Orang Bisa Lulus Test CPNS di 2 Tempat


Lintas menampilkan berita terpilih yang berjudul: Aneh, CPNS Lulus Di Dua Tempat. Berita ini berasal dari Gorontalopost.info (100% Gorontalo). Diberitakan di sana bahwa ada satu orang peserta test CPNS bisa lulus di dua tempat – padahal pelaksanaan test bersamaan. Lengkapnya seperti berikut ini:

METRO – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2008 dinilai penuh kecurangan. Betapa tidak mulai dari molornya waktu pengumuman hingga banyak CPNS yang dinyatakan lulus tetapi sudah melewati umur, bahkan untuk Kota Gorontalo dipertanyakan keabsahannya, pasalnya ada salah seorang nama pelamar yang ternyata dinyatakan luuls di dua lokasi berbeda.

Dari data yang ada peserta atas nama Dewi Anggraini Molangga dengan kelompok jabatan dokter umum lulus di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Dimana di Kota Gorontalo Dewi Anggraini Molangga menggunakan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked. – Red) sementara di Kabupaten Bone Bolango menggunakan gelar Dokter (dr. – Red), namun semua datanya sama.

Sekjen PB HPMIG Ismal Giu pun mempertanyakan akan keabsahan dari seleksi penerimaan CPNS untuk tahun ini, dengan kecurangan yang terjadi ini tentunya mempertanyakaan pada semua panitia pelaksana baik pemerintah Kabuapetn/Kota hingga Provinsi. “Kenapa bisa dia lulus di dua tempat yang berbeda, padahal waktu pelaksaannya secara serentak,” tanya Ismail.

Ismail secara tegas memintakan kepada pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada kecurangan yang terjadi. “Sejak awal sudah dirasakan ada kecurangan mulai dari molornya waktu pengumuman dan ternyata apa yang diperkirakan terjadi juga, ” pungkasnya. (Ini berita tanggal 22 Desember 2008)

bukti201Pada tanggal 23 Desember 2008, berita berlanjut dengan judul: CPNS Mengaku Hanya Ikut Tes di Kota. Dikatakan bahwa pelamar atas nama Dewi Anggraini Molangga, S.Ked akhirnya mengaku hanya menggambil nomor peserta ujian untuk wilayah Kota Gorontalo dan bukan Bone Bolango.  Hal ini diungkapkannya ketika mendatangi BKD Kota Gorontalo kemarin.

Sekretaris BKD Kota Gorontalo Iksan Hakim yang didampingi panitia CPNS untuk Kota Gorontalo menjelaskan bilamana pelamar atas nama Dewi Anggraini Molangga memang mengikuti ujian di wilayah Kota Gorontalo, ini sesuai dengan data yang ada di BKD Kota Gorontalo. “Kalau berdasarkan data yang ada dirinya (Dewi.red) tetap terdaftar sebagai CPNS untuk wilayah Kota Gorontalo,” tutur Iksan.

Lalu siapa yang bermain dalam hal ini? Semoga kejadian semacam ini adalah satu-satunya. Atau jangan-jangan malah telah terjadi di mana-mana?