Maulid Nabi Muhammad & Google


islamic-wallpaper_muhammad_saw-9Setiap event penting maupun kelahiran tokoh-tokoh terkenal yang berpengaruh, Google selalu memperingatinya dengan menghias logonya.

Nabi Muhammad SAW pada hari ini bertepatan dengan hari kelahirannya.Namun tokoh nomor wahid yang paling berpengaruh di dunia ini ini (menurut Michael H. Hart) tidak dianggap merupakan moment penting bagi Google.

Padahal, dari puluhan milyar manusia yang pernah ada di atas planet bumi ini, tak lebih dari satu juta yang bisa masuk ke dalam buku biografi dalam arti luas. Dari jumlah itu, mungkin cuma 20.000 orang yang hasil upayanya punya harga untuk disebut dalam buku kamus biografi. Dan dari jumlah itu hanya 0,5% yang dimasukkan oleh Michael H. Hart ke dalam bukunya yang fenomenal : Setarus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terjemahan H. Mahbub Djunaidi, diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya.

Kalimat di atas saya kutip dari tulisan saya 2 tahun yang lalu.

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Sejarah

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh raja Irbil (wilayah Iraq sekarang), bernama Muzhaffaruddin al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: “Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awwal. Beliau merayakannya secara besar-besaran. Beliau adalah seorang yang berani, pahlawan,` alim dan seorang yang adil -semoga Allah merahmatinya-”. Dijelaskan oleh Sibth (cucu) Ibn al-Jauzi bahawa dalam peringatan tersebut Sultan al-Muzhaffar mengundang seluruh rakyatnya dan seluruh para ulama’ dari berbagai disiplin ilmu, baik ulama’ dalam bidang ilmu fiqh, ulama’ hadits, ulama’ dalam bidang ilmu kalam, ulama’ usul, para ahli tasawwuf dan lainnya. Sejak tiga hari, sebelum hari pelaksanaan mawlid Nabi beliau telah melakukan berbagai persiapan. Ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan hadir dalam perayaan Maulid Nabi tersebut. Segenap para ulama’ saat itu membenarkan dan menyetujui apa yang dilakukan oleh Sultan al-Muzhaffar tersebut. Mereka semua berpandang dan menganggap baik perayaan maulid Nabi yang dibuat untuk pertama kalinya itu.

Ibn Khallikan dalam kitab Wafayat al-A`yan menceritakan bahwa al-Imam al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Moroco menuju Syam dan seterusnya ke Iraq, ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijrah, beliau mendapati Sultan al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi. Oleh kerana itu, al-Hafzih Ibn Dihyah kemudian menulis sebuah buku tentang Maulid Nabi yang diberi judul “al-Tanwir Fi Maulid al-Basyir an-Nadzir”. Karya ini kemudian beliau hadiahkan kepada Sultan al-Muzhaffar.

Para ulama’, semenjak zaman Sultan al-Muzhaffar dan zaman selepasnya hingga sampai sekarang ini menganggap bahawa perayaan maulid Nabi adalah sesuatu yang baik. Para ulama terkemuka dan Huffazh al-Hadits telah menyatakan demikian. Di antara mereka seperti al-Hafizh Ibn Dihyah (abad 7 H), al-Hafizh al-’Iraqi (W. 806 H), Al-Hafizh Ibn Hajar al-`Asqalani (W. 852 H), al-Hafizh as-Suyuthi (W. 911 H), al-Hafizh aL-Sakhawi (W. 902 H), SyeIkh Ibn Hajar al-Haitami (W. 974 H), al-Imam al-Nawawi (W. 676 H), al-Imam al-`Izz ibn `Abd al-Salam (W. 660 H), mantan mufti Mesir iaitu Syeikh Muhammad Bakhit al-Muthi’i (W. 1354 H), Mantan Mufti Beirut Lubnan iaitu Syeikh Mushthafa Naja (W. 1351 H) dan terdapat banyak lagi para ulama’ besar yang lainnya. Bahkan al-Imam al-Suyuthi menulis karya khusus tentang maulid yang berjudul “Husn al-Maqsid Fi ‘Amal al-Maulid”. Karena itu perayaan maulid Nabi, yang biasa dirayakan di bulan Rabi’ul Awwal menjadi tradisi ummat Islam di seluruh dunia, dari masa ke masa dan dalam setiap generasi ke generasi.

Para ahli sejarah, seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn al-Jauzi, Ibn Kathir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh al-Suyuthi dan lainnya telah bersepakat menyatakan bahawa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan al-Muzhaffar, bukan sultan Shalahuddin al-Ayyubi. Orang yang mengatakan bahawa sultan Salahuddin al-Ayyubi yang pertama kali mengadakan Maulid Nabi telah membuat “fitnah yang jahat” terhadap sejarah. Perkataan mereka bahawa sultan Salahuddin membuat maulid untuk tujuan membangkitkan semangat umat untuk berjihad dalam perang salib, maka jika diadakan bukan untuk tujuan seperti ini bererti telah menyimpang, adalah perkataan yang sesat lagi menyesatkan.

Perayaan di Indonesia

Masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syairBarzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelanSekaten.

Perayaan di luar negeri

Sebagian masyarakat muslim Sunni dan Syiah di dunia merayakan Maulid Nabi. Muslim Sunni merayakannya pada tanggal 12 Rabiul Awal sedangkan muslim Syiah merayakannya pada tanggal 17 Rabiul Awal, yang juga bertepatan dengan ulang tahun Imam Syiah yang keenam, yaitu Imam Ja’far ash-Shadiq.

Maulid dirayakan pada banyak negara dengan penduduk mayoritas Muslim di dunia, serta di negara-negara lain di mana masyarakat Muslim banyak membentuk komunitas, contohnya antara lain di India, Britania, Rusia dan Kanada.Arab Saudi adalah satu-satunya negara dengan penduduk mayoritas Muslim yang tidak menjadikan Maulid sebagai hari libur resmi. Partisipasi dalam ritual perayaan hari besar Islam ini umumnya dipandang sebagai ekspresi dari rasa keimanan dan kebangkitan keberagamaan bagi para penganutnya.

Dasar hukum pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa di-klik di sini.

Advertisements

FIFA: Spanyol Peringkat 1, Indonesia 138


Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) secara resmi mengeluarkan peringkat terbaru tim-tim di dunia. Dalam rangking yang dirilis per 14 Juli 2010 itu, Spanyol sebagai juara dunia tampil sebagai pemuncak menggeser Brasil.

La Furia Roja memiliki poin 1883 atau lebih banyak 318 poin dibanding Mei lalu. Sedangkan lawan Spanyol di final Piala Dunia 2010, Belanda, naik dua peringkat ke posisi dua dengan 1659 poin.

Brasil, Jerman, Argentina, dan Uruguay berada di posisi tiga hingga lima. Yang mengejutkan adalah posisi Inggris yang naik satu peringkat ke nomor tujuh meski tampil buruk di Piala Dunia 2010.

The Three Lions mengoleksi 1125 poin dan lebih banyak 57 angka dibanding Mei 2010. Nasib itu masih lebih baik dibanding Italia yang terjun bebas ke peringkat 11 dunia dengan 982 poin. Gli Azzuri merosot enam peringkat di bawah Mesir dan Chile.

Bagimana dengan Indonesia? Negara tercinta masih berkutat di luar peringkat 100 besar tepatnya di posisi 138. Tim Merah Putih turun satu peringkat dan kehilangan 12 poin. Indonesia tertinggal jauh di belakang Thailand (105), Singapura (121), bahkan dari Vietnam (127).
Sumber: VIVAnews

100 Teks Yang Membangun Imaji tentang Indonesia


Terus terang, belakangan ini saya jarang sekali membeli MBM TEMPO. Apalagi sejak ada online-nya. Saya selalu ngintip di sana, khususnya yang gratisan :mrgreen:

Tapi untuk Edisi Khusus Kebangkitan Nasional 1908 – 2008, saya memerlukan untuk beli. Banyak hal yang bisa saya ketahui dari sana. Dengan titel: Berbagai Tinta Menulis Indonesia TEMPO menyajikan Seabad Indonesia dalam seratus karya: maklumat, peta, pidato, catatan harian, puisi, prosa, serta buku–fiksi dan nonfiksi. Inilah potret sebuah negeri yang dicatat dalam sejumlah teks. Tentang susah-senang memelihara sebuah bangsa. Dengan segala kepedihan dan ketidaksempurnaannya….

Dengan mengundang Taufik Abdullah dan Asvi Warman Adam (sejarawan), Goenawan Mohamad (esais), Parakitri Tahi Simbolon (penulis), Dr Ignas Kleden (sosiolog), dan Putut Widjanarko (pengamat dan penerbit buku).

SEBULAN lebih diskusi demi diskusi dilakukan, untuk kemudian TEMPO memilih 100 teks itu, yang dikategorikan bukan berdasarkan peringkat, melainkan berdasarkan jenisnya: buku, novel, puisi, maklumat, pidato, surat, catatan harian, polemik, laporan jurnalistik, peta, atlas, ensiklopedia, dan kitab undang-undang.

Dari ke-100 teks itu, ada beberapa yang saya miliki, atau pernah saya baca, yaitu:

  1. Demokrasi Kita, Mohammad Hatta, Penerbit PT. Pustaka Antara, Jakarta, 1966.
  2. Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesia: Studi Sosio-Legal atas Konstituante 1955 – 1959, Adnan Buyung Nasution, Penerbit Grafiti Pers, Jakarta, 1995.
  3. Madilog, Tan Malaka, 1943.
  4. NU: Tradisi, Relasi-relasi Kuasa, Pencarian Wacana Baru, LKiS & Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 1994.
  5. Manusia Indonesia (Sebuah Pertanggungjawaban), Mochtar Lubis, yayasan Idayu, Jakarta, 1981.
  6. Catatan Subversif, Mochtar Lubius, Yayasan Obor Indonesia & Penerbit Gramedia, jakarta, 1987.
  7. Laporan dari Banaran, TB Simatupang, Pustaka Sinar Harapan, jakarta,
  8. A Preliminary Analysis of the October 1, 1965, Coup in Indonesia, Ben Anderson, Modern Indonesian Project, Southeast Asia program, Cornell University, Ithaca, New York, 1971.
  9. Tetra Pulau Buru, Pramodya Ananta Toer.
  10. Siti Nurbaya, Marah Rusli, Balai Pustaka, Jakarta, 1920.
  11. Belenggu, Armijn Pane, Dian Rakyat, Jakarta, 1940.
  12. Salah Asuhan, Abdoel Moeis, Balai Pustaka, Jakarta, 1928.
  13. Layar terkembang, Sutan Takdir Alisjahbana, Balai Pustaka, Jakarta, 1936.
  14. Potret Pembangunan dalam Puisi, WS Rendra, Lembaga Studi Pembangunan, Jakarta, 1980.
  15. Deru Campur Debu, Chairil Anwar, Dian Rakyat, Jakarta, 1949.
  16. Pergolakan Pemikiran Islam, Ahmad Wahib, LP3ES, Jakarta, 1981.
  17. Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran, LP3ES, jakarta, 1983.
  18. Habis gelap Terbitlah Terang, Surat-surat Kartini, Balai Pustaka, Jakarta, 1922.
  19. Burung-Burung Manyar, YB. Mangunwijaya, Djambatan, Jakarta, 1981.
  20. Jalan Tak Ada Ujung, Mochtar Lubis, PT Dunia Pustaka Jaya, jakarta, 1952.
  21. Tenggelamnya Kapal van Der Vijck, HAMKA, Balai Pustaka, Jakarta, 1938.
  22. Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esay, PT Gunung Agung, Jakarta, 1954.
  23. Naskah Proklamasi.
  24. Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
  25. Pidato Nirwan Dewanto, saat Kongres Kebudayaan IV, dalam bukunya Senjakala Kebudayaan, 1996.
  26. Manifes Kebudayaan.
  27. Surat Kepercayaan gelanggang.
  28. Garis-Garis Besar Haluan Negara, 1973 – 1998.
  29. sampai dengan 100 saya belum pernah baca (apa saja judul teks-nya, menyusul. Soalnya saya mau nonton Chelsea vs MU….. )

Gula Rasa Neoliberalisme


gula-rasa-neoliberalisme.jpgSejak pasar gula (pasir) domestik diliberalisasi lewat proyek neoliberalisme yang didesakkan oleh IMF, nasib petani tebu tidak banyak berubah. Di zaman colonial, rezeki petani tebu dihisap oleh pemerintah colonial ketika merdeka, pengisapan, diskriminasi dan eksploitasi baru tetap lestari dan berlanjut. Yang berbeda hanyalah namanya saja: neokolonialisme. Kini, ketika petani memasuki era neoliberalisme, petani juga diisap, didiskriminasi lewat agen-agen penyebar neoliberalisme (IMF, WTO dan Bank Dunia), pemburu rente (rent seeker), importer, pedagang, dan lain-lain.

Demikian sepenggal ungkapan yang ditulis oleh Khudori (Bab 4) dalam bukunya yang berjudul: Gula Rasa Neoliberalisme: Pergumulan Empat Abad Industri Gula, diterbitkan oleh Pustaka LP3ES, Jakarta, Cetakan Pertama, Mei 2005, Harga Rp 30.000.

Gula, bubuk berwarna putih, selalu enak dibicarakan. Bukan saja karena rasanya manis, tetapi juga karena kehidupan manusia hampir tidak bisa dilepaskan dari gula. Segala usia, tua-muda, kaya-miskin, gemuk-kurus semua memerlukan gula. Karena itulah dalam table makanan pokok (staple food) penduduk Indonesia yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan, gula dimasukkan sebagai salah satu dari sembilan barang kebutuhan pokok. Sisanya adalah beras, minyak goring, mentega, daging sapid an ayam, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah dan garam.

Gula dalam bahasa Arab disebut sukar. Sedang orang Inggris menyebutnya sugar. Kata “gula” menurut dugaan sebagian besar orang Indonesia (karena sebagian besar orang Indonesia berasal dari bahasa Jawa, dari kata dandang gula; sebuah langgam lagu Jawa yang penuh dengan nuansa gembira ria.

Gula adalah salah satu symbol peradaban manusia yang berjalan lebih dari 2000 tahun. Mesopotamia dan Persia sudah menghasilkan gula yang berasal tebu sejak tahun 500 Sebelum Masehi. Bahkan, Columbus, sejak awal merencanakan membuka perkebunan tebu dan membangun pabrik gula di Hispaniola, mirip seperti di Kepulauan Canary dan Madeira. Dalam pelayaran kedua ke “Dunia Baru” pada tahun 1493, dia membawa bibit dan memaksa penduduk local, bangsa Indian, untuk membudidayakan tebu. Pekerjaan mereka teramat berat, apalagi sebagai budak. Banyak di antaranya mati sia-sia. Populasi bangsa Indian pun menurun drastis.

Bagimana di Indonesia?

Buku ini, penulis kelahiran Lamongan, alumnus S1 Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember ini, mencoba untuk menelusuri jejak-jejak berikut evolusi kolonialisme sejak industri gula berkembang di Indonesia empat abad silam.

Bab 1 Memaparkan tentang asal-usul kolonialisme negeri Barat ke berbagai belahan bumi berikut pekatnya perbudakan yang penuh dominasi, eksploitasi dan diskriminasi dalam perkembangan industri gula di dunia

Bab 2 Menyajikan tentang Kolonialisme Gula di Hindia Belanda. Sebagai ilustrasi, Sistem Tanam Paksa rentang tahun 1833 – 1840 memberi pemasukan 35,3 % dari total pendapatan nasional Negeri Belanda. Nilainya pada periode 1860 – 1865 sama dengan 56,8 % dari pendapatan nasional Kerajaan Belanda.

Bab 3 Menguraikan soal metamorfosa dari Kolonialisme ke Neokolonialisme, sejak Nasionalisasi Industri Gula (1945 – 1959), Industri Terpimpin (1959 – 1965), Liberalisasi Pemasaran (1968 – 1971), Industri Terkelola (1971 – 1997).

Bab 4 Dari Neokolonialisme ke Neoliberalisme, tentang Dinamika Aktor Pembentuk Kebijakan, lalu Menyingkap Motif Agen Liberalisiasi.

Bab 5 Dinamika Perlawanan terhadap Neoliberalisme, menyoal tentang APTR: Sang Buldozer, Tata Niaga Impor: dari on the Track ke Chaos, Tata Niaga Impor: Siapa Untung?

Bab 6 Bangkit dari Keterpurukan: Melawan Neoliberalisme, tentang Hilangnya Insentif Petani, Kondisi Industri gula Nasional, Problem Kultural dan Struktural, Identifikasi Potensi Diri dan Membangun Kemandirian: Melawan Neoliberalisme.

Membaca buku ini, kita akan menyaksikan betapa nasib petani tebu yang tak pernah bisa menikmati hasiulnya secara maksimal. Karena setiap panen tiba, harga gula selalu merosot. Manakala panen telah berlalu, harga gula menanjak naik. Dan petani sudah tidak memiliki gula lagi.

Penulis dalam bagian akhir Bab 6 (Membangun Kemandirian: Melawan Neoliberalisme, mencoba memberikan solusi, agar dapat meningkatkan harkat hidup petani tebu.

Pembenahan hendaknya diawali dengan pembenahan dan penangan aspek kebun (on-farm) berupa kebijakan: (i) rehabilitasi tanaman keprasan; (ii) penyediaan bibit bermutu sesuai lokasi dan agroklimat melalui penanaman di kebun bibit; (iii) peningkatan mutu budidaya tebu lewat penyediaan dana pembelian sarana produksi; dan (iv) kebijakan penyediaan air (irigatin policy).

Keberhasilan kebijakan di tingkat on-farm harus dibarengi pula dengan kebijakan fiscal dalam bentuk direct payment. Kebijakan dana talangan seperti yang dijamin SK Memperindag Nomor 643 Tahun 2002 yang kemudian diubah menjadi SK Nomor 527/MPP/Kep/9/2004 seperti berlaku selama ini, perlu dipertahankan.

Perbaikan di tingkat Pabrik Gula, perlu segera diintroduksi goverenansi korporat (corporate goverenance). Yang utama adalah soal transparansi pengukuran rendemen, untuk itu perlu adanya tim independent.

Cuma masalahnya, lanjut penulis, problem klasik di Indonesia adalah ganti pemerintahan ganti kebijakan. Berbeda dengan negeri maju, pemilu atau proses pergantian kekuasaan pemerintahan hamper tidak mengganggu sector lain, termasuk sector pertanian. Di Jepang, Jerman, dan Inggris, ada pemilu atau tidak ekonomi akan tetap berjalan sebagaimana biasa.

Kapankah itu bisa terjadi di negeri kita tercinta ini? Tanya saya mengakhiri tulisan ini….

Visit “Banjir” Indonesia 2008


Oleh Rhenald Kasali

monas-wikipedia.jpgSetelah 17 tahun tertidur, Indonesia kembali mencanangkan Tahun Kunjungan untuk merengkuh 7 juta wisatawan mancanegara. Bagi negeri berpanorama indah, jumlah ini terbilang kecil dalam segala hal, tetapi penting untuk memulai komitmen baru. Bagaimanapun, pariwisata terkait erat dengan lingkungan hidup, nilai-nilai sosial, investasi dan keamanan.

Meski demikian, saat bendera start dikibarkan, bukan berita indah yang muncul, tetapi banjir, kesemrawutan pengelolaan bandara, kemiskinan, flu burung, dan lainnya. Benarkah Indonesia berkomitmen membangun masa depan pariwisatanya?

Potensi pasar pelancongan

Setelah menghadapi berbagai tekanan (perang Irak, wabah SARS, tragedi WTC dan tsunami) sepanjang 2001 – 2004, pariwisata dunia bangkit kembali. Menurut World Tourism Organisation(WTO) kunjungan internasional 2006 mencapai 846 juta (tahun 2000, 684 juta). Kenaikan terbesar terjadi tahun 2006, 43 juta.

Dari tambahan itu, sebagian besar dinikmati Eropa (22 juta) dan Asia (12 juta). Sayang kenaikan pesat ke Asia itu belum dinikmati Indonesia yang terkesan pasif, kurang peduli.

Saat wisatawan ke Malaysia meningkat dari 16,4 juta menjadi 17,5 juta dan ke Thailand naik dari 11,5 juta menjadi 13,9 juta, Indonesia justru kehilangan 0,2 juta (dari lima juta) wisatawan. Berbagai masalah keamanan tidak diimbangi peningkatan pelayanan di bandara. Bahkan, terjadi pembiaran, perusakan lingkungan, ketidakmampuan menangani sanitasi (khususnya sampah), dan terakhir terlihat betapa amatir dan tradisionalnya penanganan bandara internasional dan bencana alam yang terjadi berulang-ulang.

Padahal, jika dikelola dengan baik, ekonomi pariwisata lebih prospektif ketimbang pertambangan yang menyisakan kerusakan lingkungan. UN-WTO memperkirakan pariwisata dunia tahun 2006 mencapai 733 miliar dollar AS. Bahkan 75 negara yang panorama dan kebudayaannya tidak begitu penting masing-masing berhasil meraih minimal satu m iliar dollar AS dari sector ini.

Bisnis ini menampung pekerja dengan spectrum amat luas, mulai dari transportasi, travels, perhotelan, telekomunikasi, hiburan, pendidikan, makanan, cinderamata dan perdagangan. Jika pariwisata berkembang, kita bias memindahkan ribuan sopir angkot yang sulit hidup dan memacetkan kota menjadi petugas antar jemput yang lebih sopan dan sejahtera…..

Perlu komitmen baru

Dengan anggaran promosi pariwisata yang terbatas (Rp 150 miliar) dan kurang siapnya daya dukung di bebagai sisi di dalam negeri, wajar bila kita bertanya: Benarkah Indonesia berkomitmen membangun pariwisatanya? Komitmen bukan pesan-pesan PR (public relations) bahwa kita benar-benar siap. Komitmen nampak dalam tindakan dan gerak irama yang saling mengisi, complementarity seluruh komponen bangsa dalam menghadapi segala kemungkinan.

Negara-negara yang komit, jumlah kunjungan wismannya naik signifikan. Komitmen itu bukan hanya urusan promosi wisata, tetapi juga urusan penerbangan, otoritas bandara, jalan tol, dan pemukiman yang dilewati wisatawan, pekerja yang santun dan berkualitas, imigrasi, lingkungan hidup, tata krama, kaum adat, pendidikan, industri, dan sebagainya…….

Dalam setiap proses evolusi, selalu ditemukan penuaan yang bukan disebabkan usia, tetapi karena tetangga berdandan, tampak lebih muda. Dan jika hal-hal seperti banjir saja tak bias ditangani, bukan cerita baik yang akan dibawa pulang wisatawan. Bukan sekadar backfired, sejarah akan mencatat Indonesia sebagai negara yang memperkenalkan kampanye baru, Visit Banjir Indonesia 2008.

(Dikutip dari Opini RHENALD KASALI, Visit “Banjir” Indonesia 2008, KOMPAS, Sabtu, 16 Februari 2008, halaman 6)

100% Gadis Indonesia in Porno Actions Post


Malam ini istri dan kedua anak saya tidak ada di rumah. mumpung liburan, mereka pergi dan menginap di rumah kakaknya.

Saya kesepian.. :mrgreen:

Rahma AzIseng-iseng, saya buka blog. Alamatnya: http://gadis-indonesia-telanjang.xxxxxxxx.com. Maaf bila saya terpaksa memblog di mana tepatnya blog ini berasal. Meskipun saya tahu, para blogger sudah pada ahli dalam mencari di mana persembunyian blog ini. Namun, menurut pertimbangan saya, paling tidak bagi anak yang berusia di bawah 17 tahun masih sulit untuk mencarinya.

Untuk mengutip judulnya saja, saya perlu waktu satu jam lebih, 3 batang rokok dan segelas kopi nasgitel. Kalau sekalian menonton gambarnya serta membaca ceritanya, bisa sampai subuh, barangkali.

Menurut seKSiblogtoF.com blog ini menempati ranking 4 untuk versi blog spesialist pornografi di dunia. Opo ora hebat?

Dengan jumlah Unique Visitors: 8.258, Total Unique: 189.400, Out: 77 dan Total Out: 3.127. Sementara pemiliknya menamakan dirinya GADIS INDONESIA TELANJANG. Tapi saya yakin, jenis kelaminnya pasti LELAKI (saya nggak tahu, apakah dalam membikin dan mengisi blog ini selalu pakai baju tidak). Hanya saja dia sangat pemalu. Maklum, yang ditampilkan memang barang-barang tabu.

Diawali sejak bulan Juni 2007 dengan menampilkan gambar-gambar yang masih “sopan”. Namun, pada bulan-bulan berikutnya, ke-sopan-an itu pun terkikis habis.

Judul postingnya sering diulang-ulang. Tapi, yang pasti, MODEL berbeda-beda. Berikut ini daftar postingan itu. Sesuai dengan aslinya kecuali yang kasih huruf kapital dengan huruf warna merah. Saya anggap (bagi saya) sangat vulgar bin saru bin tabu. Ini dia:

Juni 2007 Pengen Gituan di Kamar Mandi, Gadis Telanjang Bergaya, Model Indonesia Bugil, Cewek Montok Bikin Nafsu, Putting Menonjol, Gadis Cantik Seksi Berbikini, Toket Montok, Cewek Seksi Berbaju Kuning, Di Balik BH Biru, Perek Indonesia, Gadis Telanjang, Cewek Cantik, Gadis Cantik, Cewek Pirang Merangsang, ABG Bugil, Wanita Hamil Telanjang, Daun Muda, Indonesia Telanjang, Indonesia Toket, Janda Muda Jablai, Cewek Montok Pengen Bercinta, Cewek Seksi Pake Topi Koboi, Cewek Cantik Toket Montok, Cewek Bispak Hitam Manis, Cewek Cantik Toket Putih, Gadis Bugil, Cewek Montok, Posisi Seks, Cewek Panggilan, Gadis Bugil, ABG Indonesia Telanjang, Pameran Memek, Cewek Bispak. Juli 2007 Sekretaris Seksi, Cewek Indonesia Bugil, Memek Pembantu, Toket Montok, Cewek Cantik Kegerahan, Cewek Cina Mau Mandi, Cewek Cina Siap ML. Agustus 2007 Gadis Cina Bugil, Wanita Telanjang, Cewek Bohai Montok Mulus, Batik Gadis Indonesia, Pantat Basah, Gadis 17th Tidur, Rika Cewek Seksi, Gadis Cantik Manis, Lonte, Karmila, Perek Bandung, Perek, Meremas Toket, Kamar Ganti, Cewek Montok Pake Kacamata Hitam, Gadis Selimut Merah, Jembut Tebal, Cewek Bugil, Indonesia Telanjang, Indonesia Toket, Gadis Montok Dari Desa, Rina Cewek ABG Bugil, Linda Cewek Jogja. September 2007 Si Cantik Gadis Model, Wanita Dewasa Cantik Montok, Jilbab Erotis Mengulum Penis, Pamer Memek Indah, Gadis Cantik Seksi Siap Begituan, Gadis Bugil, Cewek Cantik Seksi, Perempuan Desa Cantik Montok, Cewek Montok Buah Dada Montok, Cewek Telanjang, Cewek Bispak Jakarta, Cewek Bugil Abis ML, Cewek Cantik Menggairahkan. Oktober 2007 Bugil Cewek Cantik Mulus, Kenikmatan Tabu Ngentot, Toketku Gede Dan Montok, Pondok Jilbab Erotis Ngentot, Ngintip Cewek Ganti Baju, Toket Tante Girang Montok Banget, Foto Toket Ayam Kampus, Cewek Daun Muda Montok, Foto Bugil Gadis Seksi, Fara Cewek Seksi Bugil Pamer Memek, Mengocok Dan Mengulum KoNCI NgacAng, Wanita Hamil Bugil, Tante Cantik Seksi Bergaya, Sarah Bugil Di Hotel Narita, Cewek Horni Pamer Puting Tegang, Perek Sakaw Pengen Senggama, Gadis Cantik Seksi Toket Gede, Foto Toket Gede, Memek Bugil, Gambar Wanita Hamil Telanjang, Model Indonesia Bugil Di Pantai, Gadis Cina Telanjang, Cewek Rambut Pirang Mau Mandi, Cewek Cina Bugil di Kamar, Wanita Panggilan Jakarta, Cewek Manis Kecapean Abis Begituan, Dua Cewek Bispak Nunggu Order, Foto Cewek Seksi, Gambar Perek Indonesia, Pantat Anak Dara, Mengulum KoNCI NgacAng, Ngintip Cewek Mandi di Kamar Mandi, Cewek Montok Buah Dada Montok, Memek Daun Muda, Mengulum KoNCI, Model Indonesia Telanjang Hot, Gambar Memek Perawan Gadis, Cewek Manis Langsing Lagi Bugil, Gadis Cantik Montok Tetek Besar, Lonte Muda Cakep, Farah Cewek Panggilan Seksi, Memek Daun Muda, Gadis Cina Telanjang, Daun Muda Lagi Pengen, Cewek Bispak Bugil, Penis Tegang Siap Bersetubuh, Gadis Cantik. November 2007 Gambar Ngentot, Tetek Gede, Model Seksi, Memek Tante, Ngentot Tante, Memek Cewek Jilbab, Foto Artis Indonesia Telanjang, ABG Telanjang, Ngintip Mandi Cewek, Cewek SMA Bugil, Gambar Cewek Cantik, Jilat KoNCI Gede, Cewek Cina Ngentot, Amoi Tetek Besar, Tetek Perempuan Hamil, Foto Susu, Koleksi Foto Wanita Bugil, Wanita Indonesia Bugil, Gambar Cewek Bugil Indonesia, Foto Telanjang Bugil Lagi Mandi, KoNCI Memek Beradu Kenikmatan, Pantat Cewek Ngentot Nungging, Memek Mulus, Gadis Gemuk Telanjang, Memek Merah, Ngintip Cewek Lagi Mandi, Memek Besar dan KoNCI, Bugil Foto Blog, Pecinta Sex Indonesia, Model Hot Tabloid Indonesia, Tante Genit, Foto Foto Telanjang Gadis Indonesia, Wanita Telanjang, Gambar Bugil Cewek Manis, Gambar Pantat Gadis Nungging, Gambar Memek Perawan Gadis, Gambar Perempuan Mandi Bugil, Lonte Indonesia, Puting Susu Gadis, Cewek Bispak Palembang, Cewek Jogja Bugil, Cewek Cantik Penuh Gairah, Cewek Sexy. Desember 2007 Info Bispak, Foto Cewek Cina Hot, Wanita Sexy Indonesia, Memek Sensual, Toket Tante Girang Montok, Cewek ABG Indonesia Bugil, Foto Artis Indo Bugil, Cewe Jilbab Toket Gede, Bersetubuh Dengan Pembantu, Galeri Toket Indonesia, Gadis Cantik dan Seksi, Foto Bugil STW, Dunia Memek, Memek Mamaku, Janda Manis. Januari 2008 Memek, Jilat Amoi, Pembantu Nyepong, Tetek Mengkal, Ngentot Tante, Toket Gede dan Bugil, Gadis-gadis Bugil.

kalau jaman bahuela dulu,

kelihatan betisnya saja para gadis (maupun yang tidak gadis) wajahnya kontan memerah😳 tersipu-sipu menahan malu, Tapi kini, ………….