Sejarah Nabi Luth berulang di Jombang?


Konon, kata “Jombang” merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa “ijo” dan “abang”. Ijo mewakili kaum santri (agamis), dan abang mewakili kaum abangan (nasionalis/kejawen). Kedua kelompok tersebut hidup berdampingan dan harmonis di Jombang. Bahkan kedua elemen ini digambarkan dalam warna dasar lambang daerah Kabupaten Jombang.

Banyak tokoh terkenal Indonesia yang dilahirkan di Jombang, di antaranya adalah mantan Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid, pahlawan nasional KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahid Hasyim, tokoh intelektual Islam Nurcholis Madjid (Cak Nur), serta budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun).

Adalah seorang Verrry Idham Henyaksyah aliasy Ryan (30) yang kemudian membuat nama Jombang menjadi tercemar. Betapa tidak. Ia telah menghabisi (sebagian besar teman kencannya) 11 nyawa dengan cara yang keji, yang dikubur di halaman rumahnya sendiri. Dan bukan tak mungkin bakal ditemukan lagi korban-korban yang lain.

Mengamati perilaku Ryan, mengiungatkan kita akan kisah Nabi Luth, yang diutus Allah SWT. untuk memperbaiki bejatnya moral suatu kaum yang ada di Yordania, tepatnya di sebuah tempat bernama Sadum.

Wikipedia menguraikan bahwa masyarakat Sadum adalah masyarakat yang rendah paras moralnya dan rusak akhlak. Masyarakat Sadum tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Maksiat dan kemungkaran bermaharajalela dalam pergaulan hidup mereka. Pencurian dan perampasan harta milik merupakan kejadian hari-hari di mana yang kuat menjadi kuasa sedang yang lemah menjadi korban penindasan dan perlakuan sewenang-wenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas hidup mereka adalah perbuatan homoseksual {liwat} di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya. Kedua-dua jenis kemungkaran ini begitu bermaharajalela di dalam masyarakat sehinggakan ianya merupakan suatu kebudayaan bagi kaum Sadum.

Seorang pendatang yang masuk ke Sadum tidak akan selamat dari diganggu oleh mereka. Jika ia membawa barang-barang yang berharga maka dirampaslah barang-barangnya, jika ia melawan atau menolak menyerahkannya maka nyawanya tidak akan selamat. Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok maka ia akan menjadi rebutan di antara mereka dan akan menjadi korban perbuatan keji lelakinya dan sebaliknya jika si pendatang itu seorang perempuan muda maka ia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula.

Segala dakwah yang dilakukan oleh Nabi Luth tak digubris oleh masyarakat Sadum. Sehingga akhirnya, sepeninggal Nabi Luth berserta kedua puterinya melewati batas kota Sadum, sewaktu fajar menyingsing, bergetarlah bumi dengan dahsyatnya di bawah kaki rakyat Sadum, tidak terkecuali isteri Nabi Luth yang munafiq itu. Getaran itu mendahului suatu gempa bumi yang kuat dan hebat disertai angin yang kencang dan hujan batu sijjil yang menghancurkan dengan serta-merta kota Sadum berserta semua penghuninya. Bertebaran mayat-mayat yang dilaknat oleh Allah S.W.T di kota Sodom, dan hancurlah kota tersebut yang berada di laluan manusia yang lalu-lalang. Namun, masih ditinggalkan kesan-kesan kehancuran kota tersebut oleh Allah S.W.T, sebagai peringatan kaum yang kemudian yang melalui di jalan tersebut.

Ryan, seolah titisan dari kaum Sadum. Seorang gay. Tidak sekedar gay, tapi berperilaku psikopat. Di antara ciri-ciri psikopat, pengidapnya tak merasa bersalah atas apa yang dia lakukan meski penilaian umum memandang tindakannya sebagai biadab dan sadis.

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai Sosiopat karena prilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut “orang gila tanpa gangguan mental”. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau dirumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.

Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.

Dan saya yakin orang macam Ryan bukanlah satu-satunya. Makanya kita mesti waspada, khususnya bagi para lelaki yang lebih suka berintim-ria dengan sesamanya. Lagi pula apa enaknya “berintim-ria” dengan sesama jenis?

Advertisements

Ryan, Jagal dari Jombang


Kasus pembunuhan Heri Santoso (40) terungkap sudah. Ia diduga dibunuh Verrry Idham Henyaksyah alias Ryan (30) alias Ryan, karena cemburu. Keduanya sama-sama tertarik pada Novel Andrias alias Noval (28). Mutilasi dilakukan di kamar 309A, Blok C, apartemen Margonda Garden Residence, Depok, Jum’at (11/7) pukul 20.00. ( Surya OnlineMutilasi, Ryan Pelaku Tunggal, 21 Juli 2008 ).

Tersangka kasus mutilasi, Very Idham Heryansah alias Ryan, dibawa ke rumahnya, di Desa Jati Wates, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 4 Mayat ditemukan di rumah tersebut. (tv-detik.com)

Empat mayat ditemukan di pekarangan belakang rumah orangtua Ryan di Jombang. Para korban diduga dihabisi antara 2007-2008.

“Guntur asal Nganjuk, Aril, Vincent asal Solo, dan Grandy asal Belanda,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Carlo Brix Tewu saat dihubungi wartawan, Senin (21/7/2008).

Keempat mayat itu dieksekusi oleh Ryan dalam rentang waktu yang berbeda. Carlo mengatakan, hanya Aril dan Vincent saja yang mungkin dihabisi dalam waktu yang sama.

“Guntur dibunuh dan dikubur sekitar Juni-Agustus 2007. Vincent dibunuh bersama-sama dengan Aril sekitar April 2008. Brandy (dibunuh) Januari 2008,” jelasnya.

Keempat jasad itu ditemukan di pekarangan rumah belakang orangtua Ryan di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur. Penemuan mayat Vincent, Guntur, dan Brandy tergolong mengejutkan karena pada awalnya polisi hanya mencari mayat Aril. (detikNews, Keempat Korban Ryan Dihabisi Pada 2007-2008).