Gamal Albinsaid, Finalis Unilever Substainable Living Young Entrepreneurs Awards 2013


Gamal Albinsaid Finalis Unilever Living Young Entrepreneurs Award 2013Ide kreatif Gamal Albinsaid – Mahasiswa S2 Biomedik Universitas Brawijaya (UB) untuk mendirikan asuransi sampah terdengar hingga ke segenap penjuru dunia. Kreasinya ini menempati posisi teratas di ajang Finalis Unilever Substainable Living Young Entrepreneurs Awards 2013 yang Pertama.

Program penghargaan internasional ini dirancang untuk menginspirasi orang-orang muda di seluruh dunia untuk mengatasi isu-isu lingkungan, sosial dan kesehatan. Kompetisi ini adalah untuk siapa saja yang berusia 30 tahun atau di bawahnya, dan penghargaan sedang mencari inspirasi praktis, solusi nyata untuk membantu membuat lumrah hidup yang berkelanjutan.
Dari 510 peserta dari 90 negara, tujuh finalis yang terpilih.

Para kandidat yang diajukan solusi yang terukur dan berkelanjutan dalam bentuk produk, layanan atau aplikasi yang memungkinkan perubahan dalam praktek atau perilaku, misalnya: sanitasi dan kebersihan, kelangkaan air, gas rumah kaca, limbah, pertanian berkelanjutan, dan membantu petani kecil.

Ketujuh finalis itu adalah :

Polly Courtice, CPSL Direktur mengatakan: ” Kami telah sangat terkesan dengan kekuatan dan keragaman pelamar di tahun pertama ini. Kami berharap dapat menyambut para finalis ke Cambridge dan mulai mendukung jaringan baru yang dinamis pemimpin muda untuk perubahan. ”
Para finalis akan mengambil bagian dalam program pembangunan empat minggu diikuti dengan lokakarya akselerator di Cambridge, Inggris, di mana bantuan ahli dan bimbingan profesional akan diberikan untuk membantu mereka mengembangkan ide-ide mereka. Ini akan diikuti oleh lapangan kepada sebuah panel hakim di London, yang terdiri dari pengusaha dan pemimpin dari bisnis dan keberlanjutan. Pemenang dan finalis akan menghadiri jamuan makan malam bergengsi di London pada 30 Januari 2014 di mana HRH The Prince of Wales Prize akan disajikan. Pemenang Hadiah akan menerima € 50,000 dukungan keuangan dan mentoring yang dirancang secara individual, enam finalis masing-masing akan menerima € 10,000 dukungan keuangan dan mentoring. Empat runner – up juga akan menerima program pengembangan on-line untuk membantu mereka mengembangkan ide-ide mereka.
Program 2014 akan diluncurkan di awal musim panas tahun depan dan pengusaha muda bersedia untuk participatecan mendaftar pada platform Ashoka Changemakers via www.changemakers.com/SustLiving(Link opens in a new window)

Advertisements

Buang Sampah Sembarangan, Dendanya Rp 100.000


Warga Kota Malang, Jawa Timur, kini harus lebih berhati-hati dalam membuang sampah. Sebab, membuang sampah rumah tangga dan industri tanpa memilahnya terlebih dahulu antara sampah basah dan kering bakal dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.

Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Wasto, Rabu (11/9/2010). Menurut Wasto, meski belum memiliki tong sampah yang sudah terpilah, bukan berarti warga tidak bisa melakukan pemilahan.

“Pemilahan sampah kering dan basah bisa dilakukan dengan cara memisahkannya dalam kantong plastik. Ini kewajiban melekat bagi pembuang sampah, ada atau tidak, harus dipilah,” kata Wasto.

sumber : Buang Sampah Tanpa Dipilah Denda Rp 100 Ribu, SURYA online, Rabu, 10/11/10

Malang: Ngurus KTP Cukup 3 Menit & Gratis


Kabar gembira bagi masyarakat Kota Malang yang akan mengurus dan membuat KTP. Masyarakat yang akan mengurus dan membuat KTP tidak perlu lagi jauh-jauh ke Perkantoran Terpadu (Office Block) Pemkot Malang di Tlogowaru Malang, pembuatan KTP dapat dilayani di kantor kecamatan melalui layanan KTP keliling (mobile KTP).
Layanan KTP keliling itu dilakukan sinergi antara Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dispebduk Capil) dengan Dinas Kominfo Kota Malang. Layanan KTP keliling menggunakan armada Kominfo dengan sistem online. Sehingga pembuatan KTP semudah pengurusan SIM keliling. Hanya butuh waktu sekitar 3 s/d 5 menit, KTP baru sudah dapat dimiliki.

“Mulai hari ini layanan KTP keliling sudah dimulai. Pelayanan KTP keliling ini untuk semakin memudahkan masyarakat dalam pengurusan KTP. Pelayanan ini semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kadispenduk Capil Kota Malang, Rachman Nurmala kepada Malang Post, kemarin. (Bikin KTP di Kecamatan Hanya 3 Menit, 28/10/10, Malang Post)

Penerapan e-KTP di Kabupaten Malang baru akan dilaksanakan pada tahun 2012 mendatang. Kabupaten Malang tertinggal dengan dua daerah di Malang raya, Kota Malang dan Kota Batu yang lebih dulu menerapkan e-KTP pada tahun 2011.
Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Malang, Dra. Hj. Cholis Bidajati, MM, Pemkab Malang memang meminta agar penerapan e-KTP dapat dilakukan pada 2012 mendatang. Mengingat kondisi geografis wilayah Kabupaten Malang yang luas dengan 33 kecamatan di dalamnya. “Pada tahun 2010 ini, Kabupaten Malang menggelar Pemilukada. Persiapan data base untuk data kependudukan tidak dapat maksimal. Karena itu, kami meminta pelaksananaanya dapat dilakukan pada 2012,” kata Cholis kepada Malang Post, kemarin. (Jelang e-KTP, Lakukan Pemutakhiran Kependudukan, 01/11/10, Malang Post)

Masyarakat bisa langsung datang ke KTP mobile dengan membawa KTP lama dan foto copy KTP bagi KTP yang masa berlakunya masih kurang minimal 14 hari.
Masyarakat hanya tinggal mengisi formulir yang disiapkan petugas, melampirkan KTP lama dan foto copy KK. Verifikasi data dan langsung foto. Beberapa saat kemudian KTP baru yang sudah menggunakan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) sudah dapat diterima pemohon….

Warga Lowokwaru yang ketempatan KTP mobile banyak yang lebih dulu bertanya cara perpanjangan KTP. Petugas pun dengan ramah melayani warga yang bertanya tentang prosedur pelayanan KTP mobile, meski di depan tenda pelayanan sudah ada prosedur tertulis yang dapat dibaca warga…

Tahun depan, dia berharap pelayanan itu mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Malang. Idealnya, satu kecamatan memiliki satu mobil layanan KTP mobile yang dapat keliling di masing-masing kelurahannya. Jadi butuh lima unit pelayanan KTP mobile pada anggaran tahun depan.(Melihat Gebrakan Pemkot Malang pada Pelayanan KTP Keliling, 01/11/10, Malang Post)

Along Balik Kucing Karena Njangka


Diberitakan Malang Pos kalau akhirnya Mochammad “Along” Noh Alamsyah dan Ridhuan akan “balik kucing” ke Arema. Kenapa?

Beberapa hari lalu, Sriwijaya FC telah mengklaim mendapatkan dua pemain asing Arema asal Singapura, Noh ‘Along’ Alamshah dan Muhamad Ridhuan. Klaim tersebut disampaikan Ricky Nelson, agen pemain yang membawa Along dan Ridhuan ke Indonesia.

Dua pemain andalan Singo Edan ini disebut-sebut sudah teken kontrak dengan tim yang baru meraih gelar juara Piala Indonesia itu. Namun kenyataannya, manajemen SFC baru menyodorkan pra kontrak pada dua pemain ini dan belum sampai pada kontrak resmi seperti yang diatur PT Liga Indonesia.

Kini, dengan kepastian bertahannya Pierre Njanka di Arema, ternyata membuat Along dan Ridhuan menjadi bimbang untuk memutuskan gabung dengan SFC. Pasalnya, menurut informasi, salah satu persyaratan mereka gabung SFC adalah bersama Njanka.

Kebetulan dari keterangan manajemen SFC, Njanka sebenarnya juga telah menerima uang pra kontrak seperti halnya Along dan Ridhuan. Tapi pada detik terakhir, kapten tim Arema itu memutuskan untuk teken kontrak di Arema.

Dampaknya, seperti yang dirilis media lokal di  Palembang, Along dan Ridhuan berencana tak melanjutkan pra kontraknya dengan manajemen Sriwijaya FC. Meski sebelumnya dua pemain ini sudah siap-siap berlabuh di SFC.

Balik Kucing?

Balik kucing sendiri adalah ungkapan Jawa yang artinya kurang lebih sama dengan balik kandang, kembali ke asal, atau mungkin yang paling ekstrim adalah menjilat ludah sendiri. Atau kembali ke tempat semula setelah pergi ke tempat lain. Kalau digathuk-gathukke (dihubung2kan) kayaknya mirip dengan kucing piaraan, dibuang ratusan kilometerpun dia pasti akan kembali.

Penerimaan CPNS Kabupaten & Kota Malang 2009


lambang_kota_malangMenurut rencana Pemerintah Kota Malang bakal membutuhkan 400 PNS di tahun 2009 ini. Dari ke-400 itu yang terbanyak adalah kuota untuk tenaga pendidikan, yaitu 300 orang. Sementara sisanya untuk tenaga teknis strategis dan tenaga kesehatan. Sementara untuk Pemerintah Kabupaten Malang diusulkan 1.500 CPNS, yang sebagian besar bagi tenaga guru dan tenaga kesehatan.

lambang_kabupaten_malangMenurut Tulus Hariyanto, Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang, ia mengusulkan ke Pemerintah Propinsi sejumlah 1.500 karena sampai akhir 2009 nanti bakal ada 600 PNS yang pensiun. Dan pada akhir 2010 bakal lebih banyak lagi, yakni 1.200 PNS. Sementara jumlah PNS Kabupaten Malang hingga saat ini tercatat 18.481 orang.

Lantas kapan Test Penerimaan itu dibuka? Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian.

Sumber: Pendaftar Test CPNS, Sabarlah Dulu, Harian SURYA, Selasa, 29 September 2009)

Susahnya Ngurus KTP & KK di Malang


frontktpwniKetika saya lagi menunggu istri yang tengah mengurus SKCK, di pelataran parkir Polres Malang, ada sepasang suami istri dan seorang anak kecil yang nampak sedikit basah karena hujan, turun dari sepeda motor, lantas menghampiri saya.

“Mas, Kantor untuk mengurus KK dan KTP itu di mana?”

“Sampeyan dari mana?” (Ini namanya tanya dijawab tanya)

“Ampelgading”

“Hah, seingat saya, kalau ngurus KK atau KTP cukup di kecamatan masing-masing. Bukan di Kepanjen…..”

“Tapi saya disuruh ke sana……..”

Dan seterusnya. Sementara dalam hati bertanya-tanya, apa memang betul sekarang untuk mengurus KTP/KK harus ke Kabupaten (Malang) bukan ke kecamatan?

Dengan lewatnya waktu, saya lantas lupa dengan kejadian itu.

Pagi ini, saat say abaca Harian Surya, pertanyaan itu ternyata terjawab dengan sendirinya.

Blanko KTP Habis. Itu judul Head Line Malang Raya pagi ini. Kenapa bisa habis? Imam Syafii, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Malang memperkirakan bahwa ini disebabkan kesadaran warga untuk mengurus kartu identitas diri makin meningkat.

Tapi soalnya bukan itu. Pada judul yang lain, Surya bilang bahwa Sentralisasi Pengambilan Menyusahkan Warga. Betapa tidak. Kabupaten Malang yang terdiri dari 30 kecamatan lebih, tentu akan susah manakala bakal mengurus KTP/KK. Kalau tidak mempunyai kendaraan sendiri, berapa dana yang harus dikeluarkan?

Apalagi, pengurusan di Kepanjen tidak selalu tepat waktu. Warga memberi contoh, pengurusan itu dijanjikan selesai missal tanggal 12 November 2008. begitu mereka dating sejak pagi hingga sore belum dilayani juga.

Heran, di zaman yang serba komputerais ini, yang serba canggih ini, kenapa pelaksanaannya jadi seperti di zaman tempo doeloe.

Masa Depan Kota Malang Ditentukan Ini Hari


Hari ini masa depan Kota Malang ditentukan oleh kemauan dan kehendak warganya lewat yang namanya Pemilihan Waklikota. Ada lima pasangan calon yang telah melakukan ‘rayuan’ ke warga Malang selama dua pekan.

Mulai dari menebar janji dengan visi dan misinya, menebar spanduk, poster, baliho maupun balon. Last but not least, jutaan rupiah pun sudah berhamburan ke mana-mana.

Siapakah yang bakal meraih keberhasilan? AMAN, FAIS, IYO, SINAR atau HATI?

Mudah-mudahan, tadi malam semua warga Malang yang mempunyai hak, sudah bisa memastikan siapa kira-kira yang patut memimpin kota Malang. Mungkin lewat diskusi dengan teman, semedhi, atau sholat Istakharoh.

Mudah-mudahan tidak salah pilih………