Google & Maulid Nabi


Setiap event penting maupun kelahiran tokoh-tokoh terkenal yang berpengaruh, Google selalu memperingatinya dengan menghias logonya. Nabi Muhammad SAW pada hari ini bertepatan dengan hari kelahirannya.

Namun tokoh nomor wahid yang paling berpengaruh di dunia ini ini (menurut Michael H. Hart) tidak dianggap merupakan moment penting bagi Googgle.

Padahal, dari puluhan milyar manusia yang pernah ada di atas planet bumi ini, tak lebih dari satu juta yang bisa masuk ke dalam buku biografi dalam arti luas. Dari jumlah itu, mungkin cuma 20.000 orang yang hasil upayanya punya harga untuk disebut dalam buku kamus biografi. Dan dari jumlah itu hanya 0,5% yang dimasukkan oleh Michael H. Hart ke dalam bukunya yang fenomenal : Setarus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terjemahan H. Mahbub Djunaidi, diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta, 1998, Cetakan XV, Harga 9.000. Demikian antara lain kata penulis buku ini dalam pendahuluannya.

Di hari kelahiran Beliau ini, saya rindu untuk membuka kembali buku tentang Sejarah Nabi Muhammad yang ditulis oleh Muhammad Husain Haekal dan diterjemahkan dengan baik oleh Ali Audah, terbitan PT Pustaka Litera Antar Nusa, Bogor, 1993, Cetakan IX, 1993.

Manusia Yang Paling Berpengaruh Di Dunia


Sementara di halaman lain dari situs You Tube, ditampilkan juga Gambar 100 Tokoh Yang Paling Berpengaruh di Dunia tulisan Michael H. Hart yang diposting oleh TheEndGameBoY pada tanggal 1

Muhammad: The Most influential single figure

[Youtube=http://www.youtube.com/watch?v=VVvovjCneu0]

Sementara, sebelumnya, oleh pemosting yang lain (shiekhtm) pada tanggal 10 September 2006
ditampilkan gambar lain yang berjudul:

What Michael H Hart says about Prophet Muhammad


Romeo, Muhammad dan Al Amin


Di Inggris, zaman dulu, dalam suatu pesta topeng, Romeo bertemu dengan Juliet. Keduanya lantas jatuh cinta. Romeo merasa tak beruntung karena ia bernama Romeo, yang berasal dari keluarga Montague, yang merupakan musuh bebuyutan Capulet, keluarga Juliet. Cinta mereka akhirnya berakhir tragis.

Di Jazirah Arab, Muhammad, karena jujur dalam berdagang, maka beliau diberi julukan Al-Amiin. Orang yang terpercaya. Dan pada akhirnya beliau diangkat oleh Allah menjadi Nabi pamungkas hingga akhir zaman.
Sementara itu, di bumi pertiwi yang bernama Indonesia ini, tersebutlah seorang anggota DPR bernama Al Amin Nasution. Telah menikah dengan penyanyi nDang-Dut, Christina. Walau sempat “jatuh bangun”, akhirnya mereka rujuk kembali.
Beberapa saat setelah Dewan Kehormatan DPR akan menuntut SLANK karena dianggap lagunya melecehkan DPR (yang kemudian diurungkan), tiba-tiba saja Al-Amin ditangkap KPK, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, karena dituduh terlibat kasus penyuapan. Sialnya lagi, pada saat itu ia kedapatan dengan seorang perempuan ABG.
Apakah kasus penyuapan ini nanti akan terbukti apa tidak, tapi yang pasti, Christina (barangkali saja) merasa tak beruntung kali ini. Bagaimana tidak. Menurut Suryalive.com, M Al Amin Nur Nasution, anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, ditangkap aparat KPK karena diduga menerima suap dari Azirwan, Sekda Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Mereka ditangkap di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu dini hari. Amin diduga menerima suap terkait pengalihan fungsi hutan lindung di Bintan.

Apakah Christina merasa tidak beruntung seperti Romeo/Juliet atau tidak, hanya dia sendiri yang tahu.

Sejarah Nabi Muhammad


sejarah-muhammad.jpgTidak mungkin orang dapat mengenal Islam dengan baik, jika tidak mengenal sejarah orang yang membawa Islam itu sendiri.

Masih dalam rangka menyambut datangnya Maulid Nabi, maka saya tampilkan kembali review buku yang pernah saya tulis di situ.

Buku ini, Sejarah Hidup Muhammad, karya Muhammad Husain Haekal, terjemahan Ali Audah, terbitan PT Pustaka Litera Antar Nusa, Bogor, 1993, Cetakan IX, 1993, Harga 23.000, merupakan studi mendalam dan cermat tentang sejarah hidup Muhammad Rasulullah dan diteliti dari sumber-sumber Islam maupun dari sumber-sumber non-Islam yang penting.

Muhammad sebagai manusia dan sebagai rasul dibicarakan dengan seksama. Dalam peristiwa yang sangat kritis, di sana sini penulis terpaksa berhadapan dengan pikiran awam dan sekaligus dengan tanggapan penulis-penulis luar Islam. Semuanya itu dikemukakan dengan hati-hati dan logis.

Dimulai dengan dua buah kata pengantar yang menilai tanggapan penulis-penulis Islam maupun yang non-Islam tentang beberapa masalah sekitra pribadi Rasulullah, kemudian penulis memulai telaahnya dalam dua bagian khusus tentang masyarakat arab pra_Islam. Kata pengantar ini mempunyai nilai sendiri yang perlu sekali kita baca.

Kelahiran Muhammad, Masa Anak-anak, Waktu remaja, Turunnya wahyu pertama, Perjuangan selanjutnya sampai saat terakhir, dilukis secara jelas dan rinci, tetapi tidak bertele-tele.

Segi kemasyarakatan dan budayanya serta pengaruh peradaban dan kepercayaan yang ada, ditutup dengan dua bagian penting. Pertama, Kebudayaan Islam seperti dilukiskan Qur’an, kedua, Orientalis dan Kebudayaan Islam.

Edisi bahasa Arab diantar dengan perkenalan oleh Syaikh Muhammad Mustafa al-Maraghi, Rektor Universitas Al-Azhar, Kairo, dan terjemahan bahasa Indonesia disambut oleh Prof. Dr. HAMKA.

Buku ini telah mengalami cetak ulang berkali-kali. Cetakan I – II PT. Tintamas, Jakarta (1972 & 1974), Cetakan III – VII PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta, (1979 – 1982), Cetakan VIII – IX PT Lustaka Litera Antar Nusa, Bogor (1983 ? 1984). Mulai cetakan X – XVI (1989-1993) mengalami perubahan dengan ukuran besar, huruf dan tata letak seluruhnya diset baru, diterbitkan oleh PT. Pustaka Litera Antar Nusa, Bogor Baru.

Muhammad: Manusia Paling Berpengaruh dalam Sejarah


100-tokoh.jpgDari puluhan milyar manusia yang pernah ada di atas planet bumi ini, tak lebih dari satu juta yang bisa masuk ke dalam buku biografi dalam arti luas. Dari jumlah itu, mungkin cuma 20.000 orang yang hasil upayanya punya harga untuk disebut dalam buku kamus biografi. Dan dari jumlah itu hanya 0,5% yang dimasukkan oleh Michael H. Hart ke dalam bukunya yang fenomenal : Setarus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terjemahan H. Mahbub Djunaidi, diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta, 1998, Cetakan XV, Harga 9.000. Demikian antara lain kata penulis buku ini dalam pendahuluannya.

Dari 0,5% itu, Nabi Muhammad menempati urutan teratas dari 100 tokoh yang dianggap paling berpengaruh dan mempunyai peran penting dalam perubahan arah sejarah dunia.

Walaupun saya yakin sudah banyak yang mengenal dan membaca buku yang fenomenal ini, tak ada salahnya dalam menjelang Maulid Nabi Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal 1429 Hijriyah yang bertepatan pada tanggal 20 Maret 2008 ini, saya refresh kembali masalah ini.

Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah umat manusia?…… Jika diukur dengan jumlah, pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam. Dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar.

Ada dua alasan yang dikemukakan oleh Hart: Pertama Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas-batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.

Sebaliknya Nabi Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam, tetapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia “pencatat” Kitab Suci Al-Qur’an, kumpulan wahyu kepada Nabi Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah…. yang mana wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyahkan tak lama sesudah beliau wafat. Al-Qur’an dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena ia bersandar pada wahyu Tuhan.

Sebaliknya, tak ada satupun himpunan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen (walau) digabung menjadi satu. Demikian kesimpulan Michael H. Hart.

Ingin membaca isi buku secara lengkap? Bisa download di sini (1,2 MB zip) yang saya ambil dari situ.