Perunggu ke-2 Juga Dari Angkat Beban


Lifter Indonesia Triyatno, Senin (11/8), meraih perunggu Olimpiade Beijing 2008. Turun di kelas 62 kilogram, Triyatno berhasil melakukan angkatan total 298 kilogram.

Keberhasilan peraih medali emas SEA Games 2007 itu tak lepas dari kesuksesannya dalam angkatan snatch seberat 135 kg. Atlet asal Kalimantan Timur itu berhasil mengungguli pesaing terberatnya, Antoniu Buci dari Romania yang hanya berhasil mengangkat beban snatch 130 kg pada angkatan ketiga.

Pada kesempatan clean and jerk, Triyatno kalah dari Buci karena hanya mampu mengangkat beban seberat 163 kg. Adapun Buci berhasil mengangkat beban seberat 165 kg, tapi gagal mengangkat barbel 168 kg pada angkatan ketiga. Buci akhirnya harus puas di posisi keempat dengan total angkatan 295 kg. (kompas.com)

Medali Pertama Indonesia dari Angkat Besi


Indonesia akhirnya mendapatkan medali pertamanya pada Olimpiade Beijing 2008, meski masih medali perunggu. Lifter Eko Yuli Irawan, yang turun di kelas 56 kg cabang angkat besi, Minggu (10/8),  berhasil  meraih medali perunggu di Beijing University of Aeronautics & Astronautics Gymnasium.

Seperti dikutip dari situs resmi olimpiade Beijing, lifter asal Lampung itu, menempati peringkat ketiga kelas 56 kg dengan total angkatan 288 kg dari Snatch (130 kg) dan Clean and Jerk (158).  Angkatan total Eko hanya terpaut 4 kg dengan peraih medali emas, Qingquan Long lifter asal China yang total angkatannya mencapai 292 kg. Sementara medali perak direbut lifter Vietnam Hoang Anh Tuan dengan total angkatan 290 kg. (Kompas.com)

Dan secara kebetulan logo Google berubah lagi (seperti menghormati Eko) menjadi begini :


Selamat untuk Eko Yuli Irawan.