1 Muharram 1429 Hijriyah: Sebuah Refleksi


suncircles.jpgSore tadi, kami makan sate dan gule di sebuah warung di pasar bunul. Sepulangnya dari situ, waktu sudah masuk sholat Ashar. Maka kami segera melaksanakan sholat berjamaah. Setelah itu kami melakukan Doa Akhir Tahun.

Di rumah, setelah sholat Magrib, di sebuah Masjid di dekat rumah, para jamaah melakukan pembacaan doa Awal Tahun, 1 Muharram 1429 Hijriyah.

Karena saya kurang begitu hafal, maka saya harus dengan membaca doa yang telah dibagikan oleh pihak takmir Masjid.

Kalau pada akhir tahun Masehi 2007 dan awal tahun 2008, saya melewatinya di alam maya dan menghasilkan opini yang bisa di klik di sini, maka pada peralihan tahun Hijriyah 1428 dan awal tahun 1429, saya lewatkan dalam masjid.

Saya berharap, memohon, berdoa, agar apa-apa yang buruk, yang saya lakukan di tahun 1428 tak terulang lagi di masa kini dan seterusnya.

Saya berharap, memohon, berdoa, agar apa-apa yang baik, yang saya lakukan di tahun 1428 selalu berulang dan berrulang lagi di masa kini dan seterusnya.

Semoga hidayah selalu hadir dalam diri saya dan keluarga saya pada khususnya. Juga bagi segenap umat Muslim yang ada di dunia.

Untuk Indonesia, semoga musibah yang selalu datang beruntun ini bisa segera diakhiri, dan ini semua semoga hanya merupakan ujian saja.Dan bukan merupakan azab dari Allah SWT.

Amiin ya Robbal Alamiin…

Advertisements

Setahun Menunggu Komputer Nyala


Lilin 2008Setahun yang lalu, tanggal 31 Desember 2007, pukul 11.40 pm., saya mulai membuka komputer. Dan alhamdulillah, baru setahun kemudian, pukul 00.20 am., tanggal 1 Januari 2008, ini komputer bisa diakses ke dunia maya.
Sementara apa yang mau saya tulis, terasa blank ini otak. Karena sudah tertinggal setahun yang lalu.

Selamat menghirup udara tahun baru. Tahun 2008 yang mudah-mudahan membawa nuansa baru, nuansa yang mempunyai banyak harapan dan keinginan. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar. ( Setelah saya lihat hasil posting, ternyata yang muncul masih tanggal 31 Desember 2007. Kenapa ya ❓ )