Mata Najwa Blak-blakan dengan Risma


“Saya tidak mau janji untuk tidak mundur..”

@MataNajwa: Selamat malam selamat datang di Mata Najwa. Saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa.

1      Kita bersama Walikota Surabaya, perempuan kuat disapa Risma.

2      Dia menata ulang imaji sebuah kota, sesuai dengan kepentingan warga.

3      Surabaya bisa berbangga, sebab kota terlihat punya penjaga.

4      Dia bergaya orang lapangan, terjangkau warga mau turun ke jalan.

5      Risma membuat perubahan, tentu pula sekelumit pertentangan.

6      Seorang walikota kini berkeluh-kesah, melihat politik mengganggu hatinya.

Inilah Mata Najwa, Wali Pilihan Kota.

“Memang terbersit untuk mundur. Jabatan cuma titipan, kalau saya tidak mampu ya tidak bisa dipaksakan.”

“Teman-teman saya yang di DPP Pusat masih mensupport pekerjaan saya.”

“Saya berprinsip bahwa tanggung jawab saya yaitu masyarakat Surabaya lebih sejahtera.”  

“Sejauh ini program masih berjalan dengan baik, pemerintah masih mendukung program-program yang ada.”

“Jadi walikota itu harus adil, tidak boleh membeda-bedakan. Ini yang sulit.”  

“Saya tidak berpikir apa gaya ini pantes buat walikota. Yang penting kalau satu masalah selesai saya bisa kerjakan yang lain.”

“Saya tidak peduli orang ngomong apa, karena ini saya pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.”

“Saya memang selalu mengecek sesuatu sampai ke hal detail.”

“Saya tidak capek mengurusi itu, karena saya tahu porsi saya.”

“Saya akan merasa puas dan senang kalau pekerjaan bisa berjalan baik. Itu yang buat saya semangat lagi.”

Awalnya saya berpikir penutupan lokalisasi akan menambah masalah baru. Tapi saya ikuti kata hati dan Tuhan tunjukkan jalan.”

“Saya telusuri kasus trafficking anak-anak, apa penyebabnya. Dari keluarga, sekolah dan pergaulan mereka.”

“Hampir 90% anak-anak itu punya hubungan dengan kawasan lokalisasi, sehingga mereka tidak bisa terlepas dari permasalahan itu.”

“Saya sampai turun ke sekolah mereka, saya ajari mereka supaya tidak mempengaruhi anak-anak yang lain.”

“Saya sempat frustasi dan ingin menyerah mengatasi kasus Dolly.”

“Saya bertemu dengan PSK yang sudah berusia 60 tahun dan yang menyedihkan pelanggannya anak SD-SMP.”

“Saya sudah ikhlas kalau saya sampai mati karena masalah ini.”

“Saya pagi-pagi sudah keluar rumah tanpa perencanaan mau ke mana. Tapi saya selalu menemukan sesuatu di jalan.”

“Kadang bertemu dengan anak-anak jalanan atau yatim piatu. Saya ambil dan rawat mereka, saya sekolahkan.”

“Kalau saya pergi ke suatu tempat, saya temukan sesuatu dan langsung saya selesaikan masalahnya.”

“Ada yang datang pada saya minta KBS itu dibikin hotel dan resto saja.”

“Tapi saya katakan tidak bisa, itu kebanggan warga Surabaya. Pernah menjadi sejarah Indonesia sebagai kebun binatang terbesar di asia.”

“Media asing sampai meliput. Saya malu, tapi tidak juga karena bukan saya yang kelola itu.”

“Tapi pasti media akan salahkan saya, karena saya walikotanya.”

“Setelah dikaji banyak hewan yang sudah sakit dan tua. Ada yang tidak beres dengan pengelolaannya.”

“Saya akhirnya laporkan itu ke KPK. Saya harap KPK bisa atasi kasus ini.”

“Saya tidak berani menuduh ada mafia yang bermain di belakang kasus KBS.”

“Ancaman ada. Tapi saya ikhlas, tinggal tunggu kapan Tuhan ambil nyawa saya.”

“Ya macam-macamlah yang menjadi pertimbangan saya untuk mundur atau tidak dari jabatan ini. Karena ini berat.” Risma

“Ya lihat nanti, saya akan mundur atau tidak.”

“Semua yang terbaik sudah saya berikan untuk rakyat Surabaya, semua yg saya miliki.”

“Saya berikan ilmu dan pikiran. Saya sudah berikan semuanya. Jadi saya mohon maaf.”

“Memang masih banyak rakyat kecil yang bergantung pada saya. Itu yang menjadi pertimbangan saya.”

“Sebetulnya saya ikuti saja apa kata hati. Saya seperti diarahkan, mengalir saja.”

“Ah saya tidak tertarik. Surabaya aja cobaannya seperti itu. Bagaimana jadi Presiden?”

“Belah dada saya, lihat apa perasaan yg ada di hati saya. Tidak ada niat jadi Presiden.”

“Saya yang tahu siapa saya. Indonesia ini negara yang besar, tapi saya tidak punya apa-apa.”

“Saya tidak mau janji untuk tidak mundur..”

 “Untuk anak-anakku, tidak usah berpikir asal dan siapa orang tua kalian. Kalian berhak untuk berhasil karena Tuhan adil.”

 “Semakin lama semakin baik kalian, semakin banyak prestasi yg kalian raih. Terima kasih anak-anakku.” 

CATATAN NAJWA

1      Tri Rismaharini adalah yang sedikit walikota pekerja berorientasi publik.

2      Tentu kebijakannya tak bebas cela, ada yang tak puas & tak menyukainya.

3      Tapi lihatlah kini Kota Surabaya, mungkin pikiran bebas kita bisa terbuka.

4      Risma melakukan hal yang benar, menjaga kota dari dominannya logika pasar.

5      Apa yang disebut kepentingan warga, gamblang menjadi pusat perhatiannya.

6      Dia tahu faedah blusukan, langsung ke warga untuk mengerti persoalan.

7      Kini Risma bersuara lelah, kedaulatannya sebagai walikota dibuat goyah.

8      Politik menggerogoti kepemimpinannya, ihwal mundur berada dibenaknya.

9      Jika kuasa berarti pengabdian, sudah selayaknya Risma tetap bertahan.

Terima kasih sudah menyaksikan Mata Najwa episode BLAK-BLAKAN DENGAN RISMA. Ditunggu kritik dan sarannya ya.. 🙂

Murahnya Hidup di Surabaya


Meski selama ini dikenal sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta, biaya hidup di kota Surabaya ternyata tidak lantas menjadi termahal kedua pula. Malahan yang mengejutkan, biaya hidup di kota Surabaya adalah yang paling murah dibandingkan dengan biaya hidup di seluruh ibukota propinsi besar di Jawa Seperti Bandung, Semarang serta Yogyakarta.

Hasil Survey Biaya Hidup yang dilakukan oleh Lembaga Survet terkemuka Mercer yang dilakukan tahun 2008 lalu.

Lengkapnya Hasil Survey itu sebagai berikut:

survey-biaya-hidup-mercer-ind1
[sumber: (Hidup di Surabaya Termurah – Harian SURYA, 10/01/09) ]

Pengumuman Test CPNS 2008: Surabaya Hari Ini, Malang Raya Besok


Akhirnya Pemkot Surabaya mengumumkan hasil test tulis CPNS Formasi Tahun melalui Pengumuman NOMOR : 810/5807/436.6.8/2008.

Diumumkan di sana bahwa hasil Tes Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil dari total formasi 366 orang, yang dinyatakan lulus sejumlah 354 orang, terdiri dari 228 Tenaga Pendidikan, 80 Tenaga Kesehatan, dan 46 Tenaga Teknis. Selanjutnya bagi nama – nama yang tercantum pada pengumuman ini wajib melakukan pemberkasan dengan ketentuan persyaratan-persyaratan. Lengkapnya bisa klik di sini.

Selanjutnya Siapa-siapa yang lulus, bisa dilihat lewat sini.

Bila mengalami kesulitan, bisa melalui jalur ini.

Sementara itu untuk Pengumuman CPNS Malang Raya akan diumumkan dalam 1 – 2 hari mendatang. Demikian kata pihak-pihak yang terkait, seperti yang dikutip oleh Harian Surya, Rabu, 18 Desember 2008. (CPNS Pemkab Diumumkan Lewat Desa)

Dalam rubrik Malang Raya diberitakan bahwa Hasil tes CPNS di Malang Raya segera diumumkan dalam dua hari ini. Keseluruhan panitia lokal masih menunggu hasil verifikasi pihak ketiga, yaitu LPM Unesa. Pengumuman diperkirakan dilaksanakan pada 18 – 19 Desember 2008.

Para CPNS yang lolos seleksi tahun ini akan disebar ke unit kerja, termasuk SKPD baru yang akan berjalan mulai awal Januari 2008.

News Update: Penerimaan CPNS Kota Malang, Blitar & Surabaya dan Kabupaten Kediri & Blitar


Bersamaan dengan pemuatan Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Malang, KOTA MALANG juga menampilkan PENGUMUMAN SERUPA DALAM HARIAN MALANG POST. Sayangnya dalam websitenya ini pengumuman tidak ditampilkan – tidak seperti halnya website Kabupaten Malang yang dapat kita baca dan / atau download format pdf soal CPNS Kabupaten Malang.

lambang_kota_malangMeskipun demikian, Pengumuman Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Penerimaan CPNS Daerah di KOTA MALANG FORMASI TAHUN 2008 – yang ditandatangani sendiri oleh Pak Peni Suparto selaku Walikota Malang – dapat saya tampilkan (yang saya ingat saat saya membaca Malang Post – yang kini sudah berpindah dari tangan ke tangan) beberapa hal penting untuk diketahui tentang isi pengumuman itu: Continue reading