Menyebar Buku Gratis


Dalam Halaman Humaniora, KOMPAS ( 24/06/2008 ) – Buku Murah Disebar – ditulis bahwa Pemerintah daerah didorong menyebarluaskan dan memanfaatkan buku pelajaran digital. Pemerintah daerah dapat memperbanyak buku yang telah dibeli hak ciptanya itu dengan mengunduh di http://bse.depdiknas.go.id, www.depdiknas.go.id, www.pusbuk.or.id, dan www.sibi.or.id.

Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan hal itu dalam sosialisasi kebijakan perbukuan nasional kepada sekitar 500 pejabat dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia di Jakarta, Senin (23/6).

Menurut menteri, 49 judul buku yang bisa diunduh di internet itu hak ciptanya sudah dibeli pemerintah. Karena itu, masyarakat boleh mengunduh dan menggandakannya secara cuma-cuma sepanjang tidak untuk kepentingan komersial. Sedangkan penerbit atau pihak lain yang tertarik memperdagangkannya mesti mengikuti harga eceran tertinggi yang ditentukan pemerintah.

Peran pemerintah daerah

Menurut Mendiknas, untuk mengatasi permasalahan sulitnya buku pelajaran, pemerintah daerah dapat menggandakan buku itu. Pemerintah daerah tidak perlu mengambil untung sehingga harga buku hanya sebesar biaya percetakan.

Menteri juga berharap pemerintah daerah mendorong agar toko buku semakin bermunculan sehingga buku tidak hanya murah, tetapi juga mudah didapat.

Pembelian hak cipta buku dan pembuatan buku digital dimulai pada tahun 2007 dan telah terdapat 49 judul buku yang dapat dinikmati masyarakat. Pada tahun 2008 ini, pemerintah berencana membeli sekitar 200 judul buku dengan harga hak cipta per buku Rp 100 juta hingga Rp 175 juta. Harga eceran tertinggi untuk buku yang telah dibeli hak ciptanya itu bervariasi, yaitu Rp 4.000 sampai dengan Rp 20.000.

Semoga berita bagus ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik. Tanpa ada penyelewengan, penyalahgunaan, dan sebagainya.

Mari kita cerdaskan anak cucu kita, generasi penerus bangsa.

[ Gambar diambil dari sini ]

Advertisements

Info Penting Bagi Penulis Buku Teks Tahun 2008


Dalam rangka memenuhi ketersediaan buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan, BSNP dan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional dalam tahun anggaran 2008 akan menyelenggarakan Penilaian Buku Teks Pelajaran untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK. Penilaian akan dilaksanakan dalam dua periode. Pada periode I akan dinilai 16 buku teks pelajaran, yakni: Bahasa Indonesia (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK), Matematika (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK), IPA (SD/MI, SMP/MTs), IPS (SD/MI, SMP/MTs), Pendidikan Kewarganegaraan (SD/MI), Bahasa Inggris (SMP/MTs, SMA/MA, SMK). Pada Periode II akan dinilai 5 buku teks pelajaran, yakni: Pendidikan Seni Musik (SD/MI, SMP/MTs), Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (SD/MI, SMP/MTs), Teknologi, Informasi dan Komunikasi (SMP/MTs). Penulis dan/atau penerbit yang berminat mengajukan bukunya untuk dinilai kelayakannya, dapat mendaftarkan buku teks pelajarannya ke Pusat Perbukuan Depdiknas ( http://www.pusbuk.or.id ). Instrumen Penilaian Buku Teks Pelajaran dapat dilihat dalam: Instrumen Penilaian Kegrafikaan, dan Instrumen Penilaian Kelayakan Isi dan Bahasa.