Tim Oranye: Kandidat Jawara EURO2008


Final Piala Eropa 1988 merupakan partai yang pantas dikenang. Uni Soviet tampil dengan penjaga gawang utama Rinat Dessaev, namun Belanda lebih super dengan pemain-pemain seperti Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Ronald Koeman dan Marco van Basten. Di final yang dilangsungkan di Stadion Olimpiade Muenchen, Belanda unggul 2-0 melalui gol Ruud Gullit dan Van Basten. (BolaRopa.Kompas.Com).

Itu kisah 20 tahun yang lalu. Kini, Marco van Basten bermimpi untuk kembali membawa itu Piala. Walau dalam uji coba melawan Austria, Kompas menulis bahwa Belanda ketinggalan terlebih dahulu dengan skor 0-3, baru kemudian menang dengan 4-3 dan pers Belanda menyebut pertandingan itu sebagai “parodi kesebelasan unggulan”. Namun melihat hasil tadi malam, atau dini hari, Tim Belanda menjadi tim yang paling produktif di grup C, dengan menggulung Tim Azzuri 3 – 0.

Kalau pada tahun 1988, mereka menerapkan sistem total footbal, maka pada saat ini, sistem itu sudah ditinggalkan. Ada yang bilang bahwa tim Belanda kali ini sangatlah misterius. Tak diketahui apakah sistem sepak bola yang mereka pakai? Ruud van Nistelrooy sendiri bilang, mereka sudah meninggalkan sistem total football. Soalnya, terbukti selama ini mereka tak pernah menang dengan sistem itu. Tapi, kalau tidak total football, lalu sistem apa, ia pun tidak bisa menerangkannya.

Sistem apapun yang dipakai melihat, dengan kemenangan ini sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi Belanda yang belum pernah menang atas juara dunia itu sejak 30 tahun terakhir (Surya Online, 10/06). Dan ini jelas merupakan modal dasar yang patut untuk dijadikan alasan bahwa kandidat juara EURO2008 adalah Tim Oranye adanya.