MK Tolak Permohonan Prabowo-Hatta


Ekspresi kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahendrata (kiri) dan Firman Wijaya (kanan) usai pembacaan putusan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014), Kamis (21/8) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. Foto Humas/Ganie

Ekspresi kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahendrata (kiri) dan Firman Wijaya (kanan) usai pembacaan putusan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014), Kamis (21/8) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. Foto Humas/Ganie

Mahkamah Konstitusi memutus menolak permohonan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014) yang dimohonkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Dengan demikian, Mahkamah mengukuhkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum.

“Dalam pokok permohonan, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Hamdan Zoelva mengucapkan amar putusan di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Kamis (21/8).

Mahkamah menyatakan seluruh dalil Pemohon yang menyatakan terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu tidak terbukti. ”Mengenai dalil adanya pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif, tidak terbukti menurut hukum. Demikian pula mengenai dalil lainnya yang tidak terbukti terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan memengaruhi perolehan suara Pemohon sehingga melampaui perolehan suara Pihak Terkait. Oleh karena itu, menurut Mahkamah, dalil Pemohon tidak beralasan menurut hukum,” ujar Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi.

Menurut Mahkamah, Pemohon mempersoalkan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang dinilai dimanfaatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memobilisasi massa memilih calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Joko Widodo dan Jusuf Kalla di sejumlah provinsi, di antaranya Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang tidak beralasan menurut hukum. “Pemohon tidak memiliki bukti kuat bahwa pemilih DPKTb dimobilisasi oleh Termohon untuk memilih calon presiden nomor urut 2. Menurut Mahkamah, pemilih yang terdapat dalam DPKTb tidak diketahui memilih capres yang mana,” ujar Hakim Konstitusi Aswanto membacakan pertimbangan hukum.

Lebih lanjut, dalil Pemohon yang menyatakan jumlah seluruh pengguna hak pilih tidak sama dengan jumlah surat suara yang digunakan dan surat suara yang digunakan tidak sama dengan jumlah suara sah dan tidak sah, sehingga merugikan Pemohon, menurut Mahkamah Pemohon tidak memiliki cukup bukti. “Pemohon tidak memiliki cukup bukti yang meyakinkan Mahkamah bahwa pemilih dimobilisasi oleh Termohon untuk memilih capres nomor urut 2. Pemohon tidak dapat membuktikan bahwa ketidaksesuaian jumlah pengguna hak pilih dengan surat suara yang digunakan hanya merugikan pemohon dan ditujukan untuk memenangkan pihak terkait,” imbuhnya.

Terkait dalil Pemohon yang mengungkap terjadi politik uang di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Sumatra Selatan untuk memenangkan capres nomor urut 2, menurut Mahkamah, dalil tersebut tidak ditunjukkan dengan keterangan saksi dan alat bukti memadai. Pemohon tidak melampirkan siapa yang memberi, kapan dan di mana uang tersebut diberikan, berapa jumlahnya, dan siapa yang menerima. Khusus di Kabupaten Sampang, Pemohon justru memenangkan hasil pilpres dengan 45 ribu suara, sedangkan Pihak Terkait hanya 17 ribu suara. “Hal ini menunjukkan indikasi politik uang yang dilakukan Pihak Terkait tidak benar,” tutur Hakim Konstitusi Arief Hidayat.

Keabsahkan Sistem Noken

Dalam pertimbangannya, Mahkamah juga menegaskan keabsahan sistem ikat atau noken yang digunakan di sejumlah daerah Provinsi Papua. Mahkamah mengatakan menghormati pemberian suara dengan sistem noken atau sistem ikat dalam Pilpres tahun 2014 dengan ketentuan sistem tersebut harus diadministrasikan dengan baik pada Formulir C1 di tingkat TPS sampai tingkat selanjutnya oleh penyelenggara Pemilu. Syarat ini penting dilakukan, terutama untuk menentukan keabsahan perolehan suara yang sekaligus untuk menghindarkan adanya kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres.

Dalam masa transisi dari sistem noken ke sistem pencoblosan, penyelenggaraan Pemilu didukung oleh seluruh pemangku kepentingan pun harus proaktif untuk mensosialisasikan dan menginternalisasikan sistem Pemilu yang dimuat oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Papua telah dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan secara nasional, baik dengan sistem pencoblosan surat suara, maupun pemilihan dengan menggunakan sistem noken/ikat dengan berbagai variasinya yang telah diakui keabsahannya oleh Mahkamah selama ini,” ujar Arief.

Pelanggaran di Dogiyai Papua

Untuk Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat, Kabupaten Dogiyai, Mahkamah menyatakan telah terjadi pelanggaran. Hal tersebut terbukti berdasarkan keterangan Bawaslu yang dibenarkan oleh saksi Termohon dalam persidangan bahwa dua distrik yang bermasalah di Kabupaten Dogiyai adalah Distrik Mapia Tengah dan Distrik Mapia Barat.

Menurut keterangan saksi di persidangan, hingga H-2 proses rekapitulasi Pilpres, kedua distrik tersebut belum menerima logistik pemilu. Kendari ada pelanggaran, KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemilu susulan di dua distrik tersebut karena baru menerima rekomendasi tanggal 19 Juli 2015 sore, padahal tanggal 20 Juli 2014 dilakukan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan suara di tingkat KPU Pusat.

KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu Provinsi Papua karena logistik Pemilu tidak mencukupi untuk dilakukan Pemilu Susulan. Sekalipun KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu Provinsi Papua, namun KPU Provinsi Papua telah membawa permasalahan di Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat untuk dapat diselesaikan di Pleno KPU tingkat pusat. Pada saat permasalahan tersebut disampaikan dalam Pleno KPU tingkat pusat, Bawaslu memberikan pendapat agar perolehan suara di Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat di-nol-kan. (tidak dihitung)”.

Walaupun ada pelanggaran, Mahkamah tidak memerintahkan pemungutan suara ulang di dua distrik tersebut karena tidak akan mempengaruhi peringkat perolehan suara. “Menurut Mahkamah memang terbukti sebagian terjadi pelanggaran, namun seandainyapun Mahkamah memerintahkan supaya Termohon melakukan Pemungutan Suara Ulang di beberapa TPS di atas tidak akan dapat mengubah peringkat perolehan suara kedua pasangan calon,” tegasnya. (Lulu Hanifah/mh)

Secara lengkap Putusan Sidang Bisa klik di sini

sumber : Mahkamah Konstitusi

TAKE THE GOOGLE DOODLE EARTH DAY QUIZ


WHICH ANIMAL ARE YOU? !

Google & Hari Bumi 2015You can search Google for answers to all kinds of animal questions: What does an aye-aye eat? Where do narwhals live? How long is a toco toucan’s beak? And this Earth Day, you can turn to Google for the answer to something that you’ve always needed to know: which animal are you???

Clicking on this year’s Earth Day logo (or searching for “Earth Day quiz”) presents one of the Internet’s favorite pastimes: a totally scientific and 1,000% accurate personality quiz. Take the time to answer a few questions to determine and share your Earth Day animal. And, of course, you’re only a search away from learning more about nature’s precious pals and interesting inhabitants (fyi: kakapo is the heaviest parrot).

If you need proof of the accuracy of our quiz, look no further than the testimonials of some of our wildlife-loving, quiz-taking friends who reported back on their spirit animals:

Once you’ve gotten to know your deepest self, we hope you’re also inspired to help make a real difference this Earth Day. For the month of April, we’re partnering with our friends atGoogle.org, who will match donations to the following animal-loving organizations up to $20,000. That means every $1 you donate to one of these great groups is worth $2 to protect wildlife around the world. Chip in what you can at the Jane Goodall Institute,Maasai Wilderness Conservation TrustWorld Wildlife FundWildAidZoological Society of London and Virunga Fund.
Happy Earth Day to you today and everyday,
The Earth Day Doodle crew.

Take from : Earth Day 2015

Asteroid Itu Bernama Malala Yousafzai


Seorang ahli dari Badan Antariksa AS NASA memberi nama Malala Yousafzai untuk asteroid yang ditemukannya pada 2010 lalu.

Malala Yousafzai untuk asteroid yang ditemukannya pada 2010 laluMalala Yousafzai merupakan aktivis remaja yang berkampanye tentang pendidikan bagi anak perempuan di Pakistan, dan ditembak oleh Taliban.

Dia juga merupakan seorang pemenang Nobel Perdamaian, dan sekarang nama Malala Yousafzai diabdikan menjadi nama sebuah asteroid.

Penghargaan tersebut tidak ada yang mengalahkan jika dilihat dari fisiknya, karena batu luar angkasa yang diberi nama Malala memiliki luas empat kilometer dan berwarna hitam.

Terletak di sabuk asteroid utama antara Mars dan Yupiter, dan mengelilingi matahari setiap lima setengah tahun.

Posisi Asteroid Malala berada diantara Mars dan Yupiter

Posisi Asteroid Malala berada diantara Mars dan Yupiter

Penghargaan yang tidak biasa tersebut itu diusulkan oleh Amy Mainzer dari Badan Antariksa AS NASA, yang menemukan batu dikenal dengan nama 316201, in 2010.

Dalam peraturan Persatuan Astronomi Internasional, Mainzer memiliki hak untuk memberi nama asteroid, dan memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada Malala yang berusla 17 tahun.

Dalam Blog Yayasan Malala, Mainzer menulis dia ingin langkah ini dapat memberikan inspirasi kepada perempuan muda.

“Kami sangat membutuhkan kekuatan otak dari orang-orang cerdas untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan yang sangat rumit”.

Pada Oktober 2012, Malala ditembak ketika dia menumpang bus sekolah di Bukit Swat, Pakistan. Dia dikenal setelah tampil dalam sebuah dokumenter BBC mengenai kehidupan dibawah kekuasaan Taliban yang mengekang hak perempuan dan pendidikan.

Setelah menjalani perawatan di Inggris, dia menjadi sensasi dunia, berbicara di depan sidang PBB dan sejumlah negara untuk mengkampanyekan hak pendidikan. Dia meraih penghargaan Nobel Perdamaian atas upayanya, bersama dengan pejuang hak anak di India, Kailash Satyarthi.

Posisi Asteroid yang disebutkan dalam akun Twitter Yayasan MalalaSUMBER : BBC Indonesia

#TrenSosial: Situs Islam ‘Radikal’ Kembali Dibuka dengan Pengawasan


Sebanyak 12 situs Islam yang diblokir akhir bulan lalu dan menyebabkan timbulnya kritikan tajam di media sosial telah dibuka kembali, menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kritikan di media sosial dengan tagar #KembalikanMediaIslam saat diblokir.Ismail Cawidu, humas Kominfo mengatakan situs yang dibuka berjumlah 12 dari 19 situs yang diajukan dan dianggap radikal (oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, BNPT).

Pemblokiran 19 situs media Islam ini menimbulkan kritikan keras dari para pengguna media sosial melalui tagar #KembalikanMediaIslam.

“Ada keinginan untuk berkomunikasi (dari pemilik situs) dan dalam pertemuan dengan panel dengan 17 orang untuk bidang SARA, ada 12 situs yang dibuka per Jumat siang (10/04),” kata Ismail kepada BBC Indonesia.

Situs Islam yang dibuka termasuk kiblat.net, gemaislam.com, panjimas.com dan voa-islam.com.

Salah seorang pemilik situs yang sempat diblokir oleh ISP (Internet Service Providers) Indonesia itu, Kiblat.net, Agus AN, mengatakan mereka masih tidak mengerti alasan di balik pemblokiran itu.

Bela situs yang mengkritik Islam

“Visi media ini tentang keislaman dan dakwah Islam. Kami tidak terima (dibilang radikal), radikal definisi BNPT tak jelas, radikalnya apa, padanannya apa, ekstrim mana nih. Tidak jelas,” kata Agus kepada BBC Indonesia.

“Konten kami memberitakan apa saja yang terjadi pada umat Islam di nusantara dan Timur Tengah, seperti media-media lain, tidak ada bedanya,” tambahnya.

Foto anak-anak pesantren dari Kiblatnet, salah satu situs yang telah dibuka lagi.Kendati dibuka, Ismail mengatakan panel yang terdiri dari para akademisi, organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat akan ikut melakukan pengawasan.

“Yang melakukan pengawasan adalah masyarakat dan para anggota panel,” kata Ismail.

Organisasi pergerakan anak muda Pamflet mengatakan sehubungan dengan pemblokiran situs-situs ini, yang utama adalah semua pihak terbuka untuk kritik.

“Kalau kamu membela hak situs Islam untuk hidup dan berekspresi atas nama kebebasan pers dan kebebasan berekspresi, maka konsekuensinya adalah kamu pun harus membela hak situs yang mengkritik Islam untuk hidup. Adil kan?,” kata Raka Ibrahim dari Pamflet.

sumber : BBC Indonesia

Terbukti tak bersalah, Terpidana Mati Dibebaskan Setelah 30 tahun di Penjara


Seorang terpidana mati yang sudah 30 tahun di penjara menanti giliran eksekusi, dibebaskan karena tak terbukti bersalah.

Ray Hinton mendekam 30 tahun di penjara menanti eksekusi hukuman mati sebelum dinyatakan terbukti tak bersalahAnthony Ray Hinton, warga Alabama, AS, dijatuhi hukuman mati tahun 1985 untuk dakwaan membunuh dua orang manajer restoran.

Tahun lalu, lelaki berusia 58 tahun itu mendapat hak untuk mendapatkan persidangan ulang.

Uji laboratorium terhadap peluru yang ditemukan di lokasi kejadian, ternyata tidak terkait dengan senjata yang ditemukan di rumah Hinton.

Ini membuat jaksa kemudian mencabut kasus ini, dan Hinton pun bebas.

Pengacaranya, Bryan Stevenson, mengatakan bahwa waktu itu Hinton divonis mati karena ia tak mampu membayar pengacara yang bagus.

Saat keluar dari Penjara Jefferson Country, Birmingham, AS, Hinton memeluk para anggot keluarganya dan berkata: “Terima kasih, Yesus.”

“Yang harus mereka lakukan hanyalah menguji senjata itu,” kata Hinton saat menyatakan bahwa ia tak seharusnya selama 30 tahun mendekam di penjara untuk menanti jadwal eksekusi.”

Metoda baru membuktikan tak ada kaitan peluru di lokasi dan senjata d rumahnya

Peluru di lokasi perkara adalah satu-satunya bukti yang waktu itu mengaitkan Hinton pda pembunuhan itu.

Namun jaksa dalam persidangan ulang mengatakan, bahwa metoda modern membuktikan bahwa peluru-peluru itu tak ada kaitannya dengan revolver di rumah Hinton.

“Setiap hari, setiap bulan, setiap tahun yang dirampas negara dari Hinton,” kata pengacara Bryan Stevenson, “mereka merampas sesuatu yang mereka (negara) tak punya kemampuan untuk mengembalikannya.”

Stevenson yakin, bahwa dulu Hinton divonis karena tak mampu memperoleh pengacara yang bagus, karena hanya memiliki uang sebanyak $1.000 (Rp.10 juta) untuk menyewa ahli yang bisa membantah tuduhan jaksa terkait peluru itu.

Pengacara kemnyewa ahli yang bersedia bekerja dengan honor sebesar itu, dan disebutkan bahwa pra juri tertawa ketika sang ahli kerepotan dalam menjawab pertanyaan sepanjang persidangan.

Mahkamah Agung AS mengeluarkan putusan tahun lalu, bahwa Hinton tak memperoleh bantuan hukum yang memadai saat diadili tahun 1985 itu, dan memutuskan agar kasus ini disidangkan lai. Yang ternyata berakhir dengan pembebasan Hinton.

sumber : BBC Indonesia

Belajar dari Guru Bangsa Tjokroaminoto di Mata Najwa


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa. Saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

Tjokroaminoto adalah gurunya para bapak bangsa, mentor bagi para pejuang yang lebih muda. #MN

Dari Abikusno hingga Soekarno, dari Musso hingga Kartosuwirjo. Dari yg islamis hingga komunis, dari yg kiri sampai yg kanan. #MN

Dinyalakannya api keteladanan, dihidupkannya degup jantung perjuangan. #MN

Tjokro membuka jalan bagi banyak sang pemula. Tjokro juga tempat berharapnya banyak jelanta. #MN

Jika Tjokro adalah pencetak pendiri negeri, bagaimana kini hidupnya bisa diteladani? #MN

Inilah Mata Najwa, BELAJAR DARI GURU BANGSA TJOKROAMINOTO. #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa Reza Rahadian dan Aulia Tahkim. #MN

“Sosok Tjokroaminoto adlh sosok yg diidamkan masyarakat Indonesia pada kondisi saat ini.” Reza Rahadian #MN

“Beliau sosok egaliter dan demokratis semasa memimpin Sarekat Islam.” Reza Rahadian #MN

“Ia juga sosok yang berwibawa, keras dalam berbicara, mengatur anak buah khususnya murid2 yg tinggal bersama.” Raza Rahadian #MN

“Sebelumnya sy bagian dari yg tdk tahu tentang siapa Tjokroaminoto selain pahlawan & nama jalan.” Reza Rahadian #MN

“Yang paling mencengangkan, ternyata beliau adlh sosok yg paling berpengaruh terhadap Bung Karno.” Reza Rahadian #MN

“Tjokro ternyata guru Bung Karno, guru bagaimana cara beliau berorasi. Dia adalah org yg menginspirasi Soekarno.” Reza Rahadian #MN

“Beliau tokoh yg sangat kharismatik, selalu memperjuangkan kaum Sarekat Islam.” Aulia Tahkim #MN

“Dari kecil saya diajak ayah untuk ikut dalam kegiatan Sarekat Islam, begitupun ayah dan kakek.” Aulia Tahkim #MN

“Setiap acara makan malam selalu diceritakan tentang ajaran beliau.” Aulia Tahkim #MN

“Tentang sosok Tjokro, beliau itu tauhidnya luar biasa.” Aulia Tahkim #MN

“Dari ajaran Tauhid beliau melahirkan persamaan dgn merasa kita semua mahkluk Allah. Dari situ lahir persaudaraan.” Aulia Thakiem #MN

“Setelah mendirikan PNI, Soekarno-lah yang banyak tampil. Nama Tjokro pun kurang banyak dikenal.” Anhar Gonggong #MN

“Pada masa itu Tjokroaminoto lebih sering dicurigai & dipanggil oleh Belanda untuk dimintai banyak keterangan.” Reza Rahadian #MN

“Hal yg menarik pada beliau krn beliau bisa berkomunikasi dgn siapa saja.” Anhar Gonggong #MN

“Rumah Tjokroaminoto adlh rumah ideologi & dialog. Semua ideologi bertemu dlm bentuk dialog, dan sumber dialog itu Tjokro.”Anhar Gonggong #MN

“Jadikanlah rumah ini tempat berbagi pertanyaan, barbagi ideologi, ini adlh rumah bersama. Itu kata Tjokro kepada Kusno.” Reza Rahadian #MN

Saksikan sesaat lagi, puisi tulisan Tjokroaminoto akan dibacakan oleh Reza Rahadian. #MN

“Tjokro sangat perdulli terhadap penampilannya.” Reza Rahadian #MN

“Kumis seperti itu adlh fashion statement, ia tak ingin dibedakan, dan menuntut kesetaraan dengan Belanda.” Reza Rahadian #MN

“Jgn berpakaian ala rakyat seolah menunjukan kita di bawah & yg berpakaian bagus adlh yg di atas.” Reza Rahadian #MN

“Tidak ada satu body language yg menunjukan bahwa beliau sangat malu2 atau terkesan santun, krn beliau org Jawa.” Reza Rahadian #MN

“Kalau buku2 ada banyak tulisan tentang beliau, tp kalau foto kita tdk terlalu banyak.” Aulia Tahkim #MN

“Foto beliau yg memakai beskap, sarung, pakai peci dengan kaki diangkat, memiliki makna.” Aulia Tahkim #MN

“Beskap itu priyayi Jawa, sarung itu rakyat, kaki diangkat menantang Belanda.” Aulia Tahkim #MN

“Dia tidak mau selalu membungkuk, memberi hormat, lalu dia jg menolak tingkah laku sebagai amtenar.” Anhar Gonggong #MN

“Saya percaya sosok yg demokratis adlh sosok yg dpt mempengaruhi banyak org lewat gaya kepemimpinan.” Reza Rahadian #MN

“Dia mampu menarik perhatian dan mengkoordinasi segala situasi yg ada.” Reza Rahadian #MN

“Bung Karno adalah sosok yg terinspirasi oleh Tjokroaminoto, maka gaya berpidatonya juga mirip.” Reza Rahadian #MN

Reza Rahadian membacakan puisi karya Tjokroaminoto. #MN

“Lelap terus, dan kau pun dipuji sebagai bangsa terlembut di dunia.” Reza Rahadian #MN

“Darahmu dihisap dan dagingmu dilahap sehingga hanya kulit tersisa.” Reza Rahadian #MN

“Siapa pula tak memuji sapi dan kerbau? Orang dapat menyuruhnya kerja, dan memakan dagingnya.” Reza Rahadian #MN

“Bahasamu terpuji, halus di seluruh dunia, dan sopan pula.” Reza Rahadian #MN

“Sebabnya kau menegur bangsa lain dalam bahasa kromo dan orang menegurmu dalam bahasa ngoko.” Reza Rahadian #MN

“Kalau kau balikkan, kau pun dianggap kurang ajar!” Reza Rahadian #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan #MN

“Tjokroaminoto ini guru dari guru bangsa.” Anies Baswedan #MN

“Pendidikan disadari oleh Tjokoro krn dia melihat efek nyata pada dirinya.” Anies Baswedan #MN

“Pendidikan memberi wawasan luas, ketajaman membaca masalah, memiliki terobosan & kemampuan berkomunikasi yg luar biasa.” Anies Baswedan #MN

“Menurut Tjokroaminoto, keterdidikan bukan semata2 untuk meraih cita2, tapi juga menciptakan hidup mandiri.” Anies Baswedan #MN

“Bagi Tjokroaminoto, pendidikan adalah instrumen penggerakan.” Anies Baswedan #MN

“Tjokro bukan hanya mengajar, dia jg mendidik dan lebih jauh lg dy menggerakkan.“ Anies Baswedan #MN

“Siapapun yg berinteraksi dengannya seperti tersengat.” Anies Baswedan #MN

“Beliau mengatakan, wajib belajar hingga usia 15 tahun, di masa itu kita baru belajar 2 tahun.” Anies Baswedan #MN

“Jika penduduk Nusantara bs terdidik sampai 15 tahun, ketidakadilan & ketimpangan bs dilawan & meraih kesejahteraan.” Anies Baswedan #MN

“Tjokro tipe guru pendidik, bisa menghormati pikiran orang lain dan tdk memaksa org lain menyetujui ajarannya.” Anies Baswedan #MN

“Muridnya dirangsang untuk tumbuh dengan gagasan dan idenya masing2.” Anies Baswedan #MN

“Dia menciptakan orang2 yg membuat arus luar biasa di zaman Indonesia sudah menjadi sebuah negara.” Anies Baswedan #MN

“Jika Tjokro dikatakan sebagai raja tanpa mahkota, itu krn pikiran, gagasan & kata yg membuat dia luar biasa.” Anies Baswedan #MN

Telah Hadir di studio Mata Najwa aktor film Guru Bangsa Tjokroaminoto,Tanta Ginting dan Ibnu Djamil. #MN

“Tjokro itu bapak modern, ia melihat potensi, memberikan rangsangan terhadap pemikiran, dan membiarkan anaknya tumbuh.” Tanta Ginting #MN

“Agus Salim mengenal Tjokro itu memiliki pemikiran dan ideologi yg sejalan” Ibnu Djamil #MN

“Sampai kapan pun seorang Agus Salim akan melakukan hijrah bersama Tjokroaminoto.” Ibnu Djamil #MN

“Bertemu Tjokro selama 20 menit, telah mengubah hidup Muhammad Natsir muda selamanya.” Anies Baswedan #MN

“Figur ini menyengat, dan siapapun yg tersengat, sengatannya positif.” Anies Baswedan #MN

“Tjokro mendidik dengan memberikan rangsangan untuk tumbuh agar bermakna di zamannya nanti.” Anies Baswedan #MN

“Seorang guru jika berinteraksi dengan murid dapat memunculkan pertanyaan dan gagasan.” Anies Baswedan #MN

“Sumber untuk inspirasi saat ini banyak sekali, tidak seperti saat itu.” Anies Baswedan #MN

“Hampir semua gaya Soekarno adalah modifikasi dari gaya Tjokroaminoto. Tulisannya juga mirip sekali.” Anhar Gonggong #MN

“Soekarno: Hanya bangsa yg menghargai pahlawan-pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar.” Anhar Gonggong. #MN

“Belum tentu Soekarno sehebat yg kita tahu kalau dia tidak kos di tempat Tjokroaminoto.” Anhar Gonggong #MN

“Andaikata bukan pemimpin yg melakukan revolusi mental pada dirinya & rakyat, belum tentu kita merdeka seperti sekarang.” Anhar Gonggong #MN

“Soekarno, Hatta, dan Tjokroaminoto pemimpin yg melampaui dirinya. Karena itu, kita berubah seperti sekarang.” Anhar Gonggong #MN

“Nampaknya dunia ini berubah oleh orang2 yang bersedia menyimpang.” Anhar Gonggong #MN

Tim Mata Najwa melihat langsung kondisi rumah Ideologis dialogis Tjokroaminoto di Peneleh, Surabaya. #MN

Di rumah ini tokoh-tokoh pergerakan Indonesia membawa ideologinya masing2. #MN

Telah hadir seorang politikus senior, A.M. Fatwa, Anggota Dewan Perwakilan Daerah asal DKI Jakarta. #MN

“Tjokroaminoto yg memberikan sentuhan awal pada sy sehingga sy terpanggil mengabdi melalui jalur politik.” A.M. Fatwa #MN

“Trilogi ajaran politik Tjokroaminoto adlh sebersih2 tauhid, setinggi2 ilmu pengetahuan, & sepandai2 siasat.” A.M. Fatwa #MN

“Kita tak lagi bisa menemukan pribadi seperti Tjokro pada diri pemimpin politik masa kini.” A.M. Fatwa #MN

“Sepandai-pandainya siasat, sekarang menjadi seboleh-bolehnya tipu-menipu dalam politik.” A.M. Fatwa #MN

“Sy mengejar ajaran politik dari Tjokroaminoto yg masih tersimpan pd tokoh2 politik yg berguru dari Tjokroaminoto.” A.M. Fatwa #MN

“Politik sekarang serba transaksionis & pragmatis. Org masuk partai politik langsung minta jabatan.”A.M. Fatwa #MN

“Sy terdidik di organisasi Pelajar Islam Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam, Muhammadiyah, begitu juga di Sarekat Islam.” A.M. Fatwa #MN

“Sy banyak berguru pada pemimpinnya, Pak Anwar Tjokroaminoto, Pak Harsono Tjokroaminoto, sy masih sempat bertemu langsung.” A.M. Fatwa #MN

“Politisi sekarang kehilangan moral & etika. Di lingkungan partai sendiri dan dgn partai lain jg serba transaksionis.” A.M. Fatwa #MN

“Dulu kartu anggota partai dan organisasi masyarakat menjadi kebanggaan karena menunjukan identitas diri.” A.M. Fatwa #MN

“Seorang pemimpin perlu identitas.” A.M. Fatwa #MN

“Partai masa kini berlomba untuk tidak perlu berpegang pada moralitas.”A.M. Fatwa #MN

“Partai politik sekarang ini kehilangan identitas dan itu tergantung para pemimpinnya.” A.M. Fatwa #MN

“Tdk ada lagi politisi alamiah, punya rekam jejak, & berproses dari remaja.”A.M. Fatwa #MN

“Kini, perlu modal besar bila ingin menjadi ketua umum partai.” A.M. Fatwa #MN

“Harus dilakukan revolusi mental terutama kepada partai politik dan politisinya.” A.M. Fatwa #MN

“Pergerakan politik Tjokroaminoto saat itu segalanya diatur untuk lebih dekat dengan rakyat. Saat ini serba seolah-olah.” Reza Rahadian #MN

“Kalau bisa, politisi sekarang harus belajar dari Tjokroaminoto” Reza Rahadian #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa Produser Guru Bangsa Tjokroaminoto, Christine Hakim. #MN

“Beliau pantas mendapat predikat sebagai guru bangsa.” Christine Hakim #MN

“Sikapnya yg sangat humble jg tercermin pada keluarga almarhum.”Christine Hakim #MN

Telah hadir di studio Mata Najwa Dewi Umaya Produser Film Guru Bangsa Tjokroaminoto. #MN

“Kesulitannya dalam pengumpulan data Pak Tjokro, kita hrs mengumpukan dari berbagai tempat & sulit untuk menentukan angle.” Dewi Umaya #MN

“Tjokroaminoto adalah orang yang eklektik dan multidimensional.” Dewi Umaya #MN

“Beliau sangat ekletik dan sangat multi dimensi, Tidak mudah menggambarkan sosok Tjokroaminoto.” Dewi Umaya #MN

“Kita menyebut tim kreatif kita sebagai dinas gangguan. Kita harus ganggu pikiran dan tergerak seperti Tjokro.” Dewi Umaya #MN

“Seharusnya kita membayar kembali pada negeri ini, tp selama ini kita terus meminta apa yg negeri ini bisa berikan.” Christine Hakim #MN

CATATAN NAJWA #MN

  1. Jika sejarah menjadi guru kebijaksanaan, tokoh sejarahlah yang mengkongkritkan keteladanan. #MN
  2. Bukan hanya teladan kesuksesan, tapi juga kegagalan dan pergerakan yang dicetuskan. #MN
  3. Tokoh sejarah memercikkan api inspirasi, hanya jika dipelajari secara rinci. #MN
  4. Sejarah akan menjadi dogma, andai dibaca dengan cara yang biasa. #MN
  5. Riwayat Tjokro amatlah kaya warna, diwarnai sengkarut kuasa dan pertikaian yang tak biasa. #MN
  6. Dari seorang Ratu Adil yang diharapkan, hingga pemimpin partai yang terlibat pertikaian. #MN
  7. Tapi Tjokro jadi simpul yang mempertemukan, berbagai aliran kebangsaan di hari kemudian. #MN
  8. Rumah Tjokro menjadi perguruan, tempat pejuang muda ditempa berbagai pelajaran. #MN
  9. Di sana pikiran dikembangkan, keberanian dinyalakan perjuangan akhirnya dikobarkan. #MN
  10. Tjokro dan rumahnya menjadi teladan, tentang senioritas yang menghidupkan dan bukan mengkerdilkan. #MN

Kala Jadi JK di Mata Najwa


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa, saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

Menjadi orang nomor dua bukan perkara mudah, perlu berbagi porsi juga penting untuk sadar posisi. #MN

Bagaimana dengan JK, Wakil Presiden kita yang sudah dua kali jadi orang kedua. #MN

Ada sejumlah dugaan kekompakan RI1 dan RI2 mulai dipertanyakan. #MN

Sudah 5 bulan pasangan Jokowi-JK, Apakah sang nomor dua mulai berbeda arah? #MN

Inilah Mata Najwa

KALA JADI JK

Telah hadir di Mata Najwa, Wakil Presiden Republik Indonesia Yusuf Kalla. #MN

“Tidak ada yg berbeda ketika saya jadi Wapres SBY dan kini Jokowi, sama2 sebagai pembantu Presiden.” Jusuf Kalla #MN

“Karakter setiap Presiden berbeda, SBY bukan Jokowi dan Jokowi bukan SBY, intinya saling bekerjasama.”Jusuf Kalla #MN

“Tidak ada konflik dengan Presiden, tadi saya makan tiga kali sehari bersama Presiden.” Jusuf Kalla #MN

“Tidak ada adu domba antara saya dengan Presiden Jokowi” Jusuf Kalla #MN

“Adanya perbedaan pandangan dalam menanggapi sebuah isu, itu biasa bukan hal yang prinsip.” Jusuf Kalla #MN

“Kadang perbedaan itu, seperti soal kriminalisasi, remisi koruptor banyak disalahpahami.” Jusuf Kalla #MN

Telah hadir di Mata Najwa, Menteri Koordinasi Perekonominan Sofyan Djalil dan Ikrar Nusa Bhakti, Pengamat Politik LIPI. #MN

Telah hadir juga di Mata Najwa, @meutya_hafid, Politisi Golkar. #MN

“Pak JK sekarang lebih kalem, agak menahan diri baik ucapan & tindakan.” Meautya Hafid #MN

“Pak JK tdk lg blak2an, dulu sangat terbuka dan menginspirasi politisi muda, kini kami sedikit menyayangkan.” Meautya Hafid #MN

“Dulu sy memang sangat terbuka, bahkan dikritik ada 2 matahari jadi terlalu panas, kalau sekarang 1 matahari, 1 bulan.”Jusuf Kalla #MN

“Adanya Kepala Staf Kepresidenan cukup mengkhawatirkan & sy melihat JK terganggu krn mengambil ahli wewenang wapres.” Ikrar Nusa #MN

“Selama Staf Kepresidenan tdk mengeksekusi/panggil menteri, sy tdk terganggu. Kalau hanya monitoring, silahkan saja.” Jusuf Kalla #MN

“Soal keberadaan Staf Kepresidenan memang ada masalah tp tidak runcing.” Jusuf Kalla. #MN

“Berdasarkan hasil survei tingkat kepuasan pemerintahan SBY-JK lebih tinggi dibanding Jokowi-JK pd 100 hari pemerintahan” Djayadi Hanan #MN

“Kepuasan yg rendah krn Jokowi-JK mengambil kebijakan yg membingungkan masyarakat, misal soal kenaikan BBM.” Djayadi Hanan #MN

“Bukan tujuan Jokowi-JK bekerja utk meningkatkan citra, tindakan yg diambil utk efek jangka panjang.” Jusuf Kalla. #MN

“Kalau pemerintah bekerja hanya utk populer, tdk akan ada tindakan yg baik.” Jusuf Kalla #MN

“Tdk ada yg berbeda dari Wakil Presiden dalam komunikasi dengan Menteri, rapat lebih intens & Wapres selalu hadir.” Sofyan Djalil #MN

“Intervensi dlm kisruh Partai Golkar sebatas bicara kepada keduabelah pihak, Ical dan Agung Laksono, memberi konsep islah.” Jusuf Kalla #MN

Pertanyaan dari Dadan Hudanul Hak, wakil presiden mahasiswa Institut Pertanian Bogor. #MN

“Apakah Bapak melihat kebijakan BBM itu tepat atau tidak? Pemerintah membuat kebijakan & rakyat teriak.” Dadan #MN

Pertanyaan dari Andi Aulia Rahman , ketua BEM Universitas Indonesia #MN

“Apakah Presiden dan Wapres memiliki komitmen yg kuat dalam isu pemberantasan korupsi?” Andi #MN

“Terkait kenaikan BBM, bahwa kita ini ingin memindahkan dana yg dibakar di jalan utk membangun sekolah, RS, dsb.” Jusuf Kalla. #MN

“Kami tetap berkomitmen memberantas korupsi, tetapi pemberantasan korupsi tdk hanya di KPK tp jg polisi dan jaksa.” Jusuf Kalla. #MN

“Sejauh ini belum ada evaluasi dan belum diputuskan terkait perombakan kabinet.” Jusuf Kalla #MN

“Baru 5 bulan bekerja, terlalu cepat untuk menilai kinerja kabinet.” Jusuf Kalla #MN

“Tugas pemerintah itu 5 tahun ini baru 5 bulan, tunggu saja dalam waktu 5 tahun.” Jusuf Kalla. #MN

“Saya tegaskan, tidak ada perbedaan yg menonjol dgn Presiden, kecuali cara bicara saja yg berbeda.” Jusuf Kalla #MN

CATATAN NAJWA #MN

  1. Pasangan Jokowi-JK adalah realitas politik, bergandengan karena dinilai paling unggul secara statistik. #MN
  2. Presiden Jokowi melambangkan sosok rakyat biasa, Wapres JK memancarkan kerja keras dan jiwa yang terbuka. #MN
  3. Kini saatnya mengurus negara, dukungan persepsi dan statistik saja tidak cukup membangung bangsa. #MN
  4. 5 Bulan bersama keduanya kerap tampak beda, perbedaan itu telanjang seperti sengaja dibuka. #MN
  5. Masih terlalu pagi untuk dinilai tidak kompak, tapi berpotensi membuat meja bersama retak. #MN
  6. Perbedaan tak mungkin dihindari, selama dalam kebenaran membangun negeri. #MN
  7. Penting meninggalkan kepentingan pribadi, karena rakyat menanti pembuktian janji. #MN
  8. Waktunya untuk memberi teladan, kekuasaan hanya mulia digunakan untuk pengabdian. #MN