MK Tolak Permohonan Prabowo-Hatta


Ekspresi kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahendrata (kiri) dan Firman Wijaya (kanan) usai pembacaan putusan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014), Kamis (21/8) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. Foto Humas/Ganie

Ekspresi kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahendrata (kiri) dan Firman Wijaya (kanan) usai pembacaan putusan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014), Kamis (21/8) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. Foto Humas/Ganie

Mahkamah Konstitusi memutus menolak permohonan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (PHPU Presiden 2014) yang dimohonkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Dengan demikian, Mahkamah mengukuhkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum.

“Dalam pokok permohonan, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Hamdan Zoelva mengucapkan amar putusan di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Kamis (21/8).

Mahkamah menyatakan seluruh dalil Pemohon yang menyatakan terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu tidak terbukti. ”Mengenai dalil adanya pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif, tidak terbukti menurut hukum. Demikian pula mengenai dalil lainnya yang tidak terbukti terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan memengaruhi perolehan suara Pemohon sehingga melampaui perolehan suara Pihak Terkait. Oleh karena itu, menurut Mahkamah, dalil Pemohon tidak beralasan menurut hukum,” ujar Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi.

Menurut Mahkamah, Pemohon mempersoalkan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang dinilai dimanfaatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memobilisasi massa memilih calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Joko Widodo dan Jusuf Kalla di sejumlah provinsi, di antaranya Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang tidak beralasan menurut hukum. “Pemohon tidak memiliki bukti kuat bahwa pemilih DPKTb dimobilisasi oleh Termohon untuk memilih calon presiden nomor urut 2. Menurut Mahkamah, pemilih yang terdapat dalam DPKTb tidak diketahui memilih capres yang mana,” ujar Hakim Konstitusi Aswanto membacakan pertimbangan hukum.

Lebih lanjut, dalil Pemohon yang menyatakan jumlah seluruh pengguna hak pilih tidak sama dengan jumlah surat suara yang digunakan dan surat suara yang digunakan tidak sama dengan jumlah suara sah dan tidak sah, sehingga merugikan Pemohon, menurut Mahkamah Pemohon tidak memiliki cukup bukti. “Pemohon tidak memiliki cukup bukti yang meyakinkan Mahkamah bahwa pemilih dimobilisasi oleh Termohon untuk memilih capres nomor urut 2. Pemohon tidak dapat membuktikan bahwa ketidaksesuaian jumlah pengguna hak pilih dengan surat suara yang digunakan hanya merugikan pemohon dan ditujukan untuk memenangkan pihak terkait,” imbuhnya.

Terkait dalil Pemohon yang mengungkap terjadi politik uang di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Sumatra Selatan untuk memenangkan capres nomor urut 2, menurut Mahkamah, dalil tersebut tidak ditunjukkan dengan keterangan saksi dan alat bukti memadai. Pemohon tidak melampirkan siapa yang memberi, kapan dan di mana uang tersebut diberikan, berapa jumlahnya, dan siapa yang menerima. Khusus di Kabupaten Sampang, Pemohon justru memenangkan hasil pilpres dengan 45 ribu suara, sedangkan Pihak Terkait hanya 17 ribu suara. “Hal ini menunjukkan indikasi politik uang yang dilakukan Pihak Terkait tidak benar,” tutur Hakim Konstitusi Arief Hidayat.

Keabsahkan Sistem Noken

Dalam pertimbangannya, Mahkamah juga menegaskan keabsahan sistem ikat atau noken yang digunakan di sejumlah daerah Provinsi Papua. Mahkamah mengatakan menghormati pemberian suara dengan sistem noken atau sistem ikat dalam Pilpres tahun 2014 dengan ketentuan sistem tersebut harus diadministrasikan dengan baik pada Formulir C1 di tingkat TPS sampai tingkat selanjutnya oleh penyelenggara Pemilu. Syarat ini penting dilakukan, terutama untuk menentukan keabsahan perolehan suara yang sekaligus untuk menghindarkan adanya kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres.

Dalam masa transisi dari sistem noken ke sistem pencoblosan, penyelenggaraan Pemilu didukung oleh seluruh pemangku kepentingan pun harus proaktif untuk mensosialisasikan dan menginternalisasikan sistem Pemilu yang dimuat oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Papua telah dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan secara nasional, baik dengan sistem pencoblosan surat suara, maupun pemilihan dengan menggunakan sistem noken/ikat dengan berbagai variasinya yang telah diakui keabsahannya oleh Mahkamah selama ini,” ujar Arief.

Pelanggaran di Dogiyai Papua

Untuk Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat, Kabupaten Dogiyai, Mahkamah menyatakan telah terjadi pelanggaran. Hal tersebut terbukti berdasarkan keterangan Bawaslu yang dibenarkan oleh saksi Termohon dalam persidangan bahwa dua distrik yang bermasalah di Kabupaten Dogiyai adalah Distrik Mapia Tengah dan Distrik Mapia Barat.

Menurut keterangan saksi di persidangan, hingga H-2 proses rekapitulasi Pilpres, kedua distrik tersebut belum menerima logistik pemilu. Kendari ada pelanggaran, KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemilu susulan di dua distrik tersebut karena baru menerima rekomendasi tanggal 19 Juli 2015 sore, padahal tanggal 20 Juli 2014 dilakukan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan suara di tingkat KPU Pusat.

KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu Provinsi Papua karena logistik Pemilu tidak mencukupi untuk dilakukan Pemilu Susulan. Sekalipun KPU Provinsi Papua tidak dapat melaksanakan rekomendasi Bawaslu Provinsi Papua, namun KPU Provinsi Papua telah membawa permasalahan di Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat untuk dapat diselesaikan di Pleno KPU tingkat pusat. Pada saat permasalahan tersebut disampaikan dalam Pleno KPU tingkat pusat, Bawaslu memberikan pendapat agar perolehan suara di Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat di-nol-kan. (tidak dihitung)”.

Walaupun ada pelanggaran, Mahkamah tidak memerintahkan pemungutan suara ulang di dua distrik tersebut karena tidak akan mempengaruhi peringkat perolehan suara. “Menurut Mahkamah memang terbukti sebagian terjadi pelanggaran, namun seandainyapun Mahkamah memerintahkan supaya Termohon melakukan Pemungutan Suara Ulang di beberapa TPS di atas tidak akan dapat mengubah peringkat perolehan suara kedua pasangan calon,” tegasnya. (Lulu Hanifah/mh)

Secara lengkap Putusan Sidang Bisa klik di sini

sumber : Mahkamah Konstitusi

MATA NAJWA: BELAJAR DARI GUS DUR


Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa, saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa. #MN

Gus Dur sudah lama pergi, tapi warisannya bisa dinikmati hingga hari ini. #MN

Banyak pelajaran yang bisa digali dengan membaca Gus Dur lagi dan lagi. #MN

Tentang demokrasi, soal toleransi sehari-hari, juga tentang politik sebagai teka-teki. #MN

Para bapak bangsa tak pernah benar-benar mati, mereka tak henti menyalakan inspirasi. #MN

Saat perbedaan kerap dianggap sebagai ancaman bagaimana harusnya kita memaknai keberagaman. #MN

Inilah Mata Najwa, BELAJAR DARI GUS DUR. #MN

Berikut ini “Surat Untuk Bapak” dari putri Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh atau @yennywahid. #MN

“Bapakku tercinta, tak terasa 5 thn lebih Bapak telah meninggalkan kami.” Yenny Wahid #MN

“Begitu banyak hal yang terus kukenang tentangmu.” Yenny Wahid #MN

“Aku ingat, dulu ketika Bapak mencalonkan diri menjadi Presiden, aku ragu.” Yenny Wahid #MN

“Ragu krn Bapak tdk bisa melihat, bgm mungkin Bapak bisa memimpin tanpa penglihatan?” Yenny Wahid #MN

“Namun, seperti Abdullah bin Umar, kebutaanmu adlh anugrah bagi negeri ini.” Yenny Wahid #MN

“Krn dengannya mata batinmu jd bercahaya, dan lisanmu menjadi tajam menyuarakan kebenaran.” Yenny Wahid #MN

“Justru kami yg sempurna penglihatannya, Pak, kadang tak mampu bedakan mana yg benar dan salah.” Yenny Wahid #MN

“Bapak, minggu lalu adalah tahun baru Imlek.” Yenny Wahid #MN

“Aku ingat ketika Bapak mengeluarkan aturan membolehkan perayaan imlek, ada sedikit kalangan yg mencibir.” Yenny Wahid #MN

“Sama seperti ketika Bapak perintahkan banser jaga gereja. Orang2 itu berkata Bapak hanya lindungi kelompok minoritas.” Yenny Wahid #MN

“Mereka lupa, ketika zaman Orde Baru, Bpk brjuang bg kelompok mayoritas yg ditekan, sampai Bapak sendiri harus jd korban.” Yenny Wahid #MN

“Bpk tercinta, terimakasih telah ajari kami, kaidah agama yg kita anut adlh agama yg cinta damai & mengasihi seluruh alam.” @yennywahid #MN

“Makin bnyk masyarakat yg hafal Qur’an & Hadist, namun sayang masih ada yg senang mengkafirkan org lain.” Yenny Wahid #MN

“Bapak, justru setelah kau pergi, aku masih melihatmu di mana-mana. Di kaos dan kalender yang banyak dijual orang,” Yenny Wahid #MN

“Di spanduk dan iklan di layar kaca ketika musim kampanye tiba. Bersanding dengan logo-logo partai dan foto calon Presiden” Yenny Wahid #MN

“Padahal sebagian dari mereka justru adalah orang2 yg nilai politiknya berbeda dari dirimu.” Yenny Wahid #MN

“Pak, sungguh kami rindu leluconmu. Tak ada lg yg bs marahi DPR & politisi. Bhkan ank TK pun tdk mau lg disamakan dgn mrk.” Yenny Wahid #MN

“Kalau Bpk masih ada, mungkin Bpk berkata : polisi kok dibilang bukan penegak hukum? Pantas skrg maling2 makin berani.” @yennywahid #MN

“Merampok harta rakyat di siang hari lalu lakukan kriminalisasi agr kejahatannya terlindungi.” Yenny Wahid #MN

“Bpk mungkin akan senang krn teman Bpk. Buya Syafii Maarif memberi nasehat kpd Presiden Jokowi agar jadi Rajawali.” Yenny Wahid #MN

“Bapak mungkin akan menambahkan : Dik Jokowi, tangkap saja semua maling itu, gitu aja kok repot.” Yenny Wahid #MN

“Kasihan Pak Jokowi, Pak. Begitu banyak bebannya dalam memimpin negeri. Sepertinya Beliau perlu teman untuk bicara.” Yenny Wahid #MN

“Tolong datangi Pak Jokowi dalam mimpi agar terilhami untuk jd lebih berani, karena rakyat negeri ini butuh diayomi.” @yennywahid #MN

Itulah Surat untuk Bapak dari putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid. #MN

“Makin lama makin rindu Bapak, apalagi lihat negara makin semerawut, butuh figur Gus Dur.” Yenny Wahid #MN

Bagi saya Gus Dur bukan sekedar seorang ayah, tapi adalah pemimpin saya.” Yenny Wahid #MN

“Gus Dur sering disalahpahami hanya sbg pelindung kaum minoritas saja, padahal beliau memperjuangkan rakyat banyak.” Yenny Wahid #MN

Jaman Orba, Gus Dur jga ditekan, beliau memperjuangkan rakyat lewat forum demokrasi, dan kritiknya terhadap pemerintah ,” Yenny Wahid #MN

“Gus Dur ingin ketika wafat tdk spt tokoh lain yg makamnya megah. Cukup ditulis “Disini Terbaring Pejuang Kemanusiaan.” @AlissaWahid #MN

“Perspektif Gus Dur menegakkan Islam sbg rahmat utk semesta, artinya meninggikan/memperjuangkan derajat kemanusiaan.” Alissa Wahid #MN

Kami akan putar video wawancara eksklusif dg Gus Dur bbrp tahun lalu. Simak usai jeda. #MN

Berikut kami tampilkan cuplikan Sidang Umum MPR pada Oktober 1999 saat Gus Dur terpilih menjadi Presiden ke-4 Republik Indonesia #MN

Kami undang utk bergabung di meja Mata Najwa, mantan Menteri Pertahanan Kabinet Persatuan Nasional, @mohmahfudmd. #MN

Serta politikus muda, mantan aktivis jalanan dan kini anggota DPR PDI Perjuangan, @budimandjatmiko. #MN

Kami tampilkan cuplikan pernyataan Gus Dur tentang negeri ini ketika diwawancarai scra eksklusif oleh Metro TV pd September 2009 silam. #MN

“Saya sendiri beranggapan kepentingan negara dan bangsa itu nomer satu.” Gus Dur #MN

“Prinsip negara demokratis yg hrs diperbaiki, yakni menegakkan kedaulatan hukum. Kita semua tahu pengadilan dimain-mainkan.” Gus Dur #MN

“Pemberantasan korupsi hrs dilakukan terus menerus, tak pernah berhenti. Konsekuensinya hrs mengedepankan asas keadilan,” Gus Dur #MN

“Terakhir, adanya kesadaran bahwa kita harus melakukan perubahan-perubahan. Gus Dur #MN

“Langkah Gus Dur yg plg signifikan adl penataan TNI/Polri yang dijadikan lembaga, diletakkan di satu payung supremasi sipil,” Mahfud MD. #MN

“Kalau dulu semua org takut tentara, zaman Gus Dur tidak. Memberhentikan panglima tidak pakai ribut-ribut” @mohmahfudmd. #MN

“Visi tentang ekonomi kelautan dan kemaritiman, Gus Dur yg memulai. Beliau yang pertama membentuk Menteri Kelautan.” @mohmahfudmd. #MN

“Sy kaget waktu dipilih menjadi menteri, sy kira dulu mau diangkat jadi kepala badan pembinaan hukum atau apa.” Mahfud MD. #MN

“Waktu ditunjuk jadi Menteri Pertahanan saya malah mengiranya jadi Menteri Pertanahan.” Mahfud MD. #MN

“Lalu saya bilang, bukankah Menteri Pertanahan sudah dibubarkan? Kata Gus Dur, “Bukan Menteri Pertanahan tapi Pertahanan.” Mahfud MD. #MN

“Sy ini gk pernah belajar tentara, gk pernah mempelajari soal pertahanan, sy gk punya latar belakang” @mohmahfudmd. #MN

“Gus Dur bilang, “Gak apa, sy jd Presiden juga gk punya latar belakang, tapi bisa!” Mahfud MD. #MN

“Saat kejadian pemungutan suara antara Ibu Mega & Gus Dur, sy mendengarkanny di radio di ruang besukan penjara.” Budiman Sudjatmiko #MN

“Sy tenang krn siapapun yg menang mereka pasti membebaskan kami yg di penjara.” @budimandjatmiko #MN

“Gus Dur itu setara Tan Malaka & Bung Karno. Mrk py konsep yg melampaui ttg demokrasi, kebangsaan, dan kemanusiaan.” @budimandjatmiko #MN

Hadir jg di tengah kita pengamat politik Fachry Ali, ketika itu jg merekam pergolakan di awal reformasi & langkah2 yg diambil Gus Dur. #MN

“Sayangnya Gus Dur itu direduksi menjadi Presiden. Sebenarnya Abddurahman Wahid itu adl org yg sangat besar.” Fachry Ali #MN

“Sy kira Presiden itukan cuma eksekutif saja, tdk mampu melakukan perubahan2 sosial.” Fachry Ali #MN

“Mjd Presiden tdk salah, waktunya sj terlambat, seharusnya lebih awal lg. Kt butuh pemimpin2 republik ini yg besar.” Budiman Sudjatmiko #MN

Gak bisa Republik sebesar ini dipimpin, oleh pemimpin2 dengan visi kerdil.” @budimandjatmiko #MN

“Gus Dur mampu mengkomunikasikan gagasan demokrasi, yg bs diterima oleh rakyat biasa sekaligus kalangan elit dunia.” @budimandjatmiko #MN

“Gus Dur itu gagal jadi politisi, krn gak mau kompromi, Politisi biasanya cenderung ada titik hrs melakukan kompromi.” @yennywahid #MN

“Soal pelengseran sy punya teman seorang pengusaha, pernah cerita beberapa tahun belakangan ini.” Yenny Wahid #MN

“Jika Gus Dur mau kompromi, kita sudah siapin kantong besar dana untuk guyur parlemen.” Yenny Wahid #MN

“Lalu Gus Dur cuma ketawa, besoknya Gus Dur malah membuat pengumuman & mengatakan “Tangkap si orang itu!” Yenny Wahid #MN

Berikut persembahan spesial musisi @GlennFredly berduet dgn @saykoji membawakan lagu berjudul Menanti Arah. #MN

“Gus Dur sosok manusia yg benar2 apa adanya & setiap tutur kata buatannya itu, benar2 sampai di hati yg paling dalam.” Glenn Fredly #MN

“Butuh orang yg berfikiran besar utk merawat Republik ini. Sy sng melihat Gus Dur merawat Rakyat Papua.” @GlennFredly #MN

“Bagaimana dia merekonsiliasi masyarakat di Maluku dengan pendekatan humanis. Itu pemimpin yg hari ini dibutuhkan dunia.” Glenn Fredly #MN

“Sy sepakat sama Bung Glenn, krn apa yg diajarkan Gus Dur sampai saat ini urgent.” Inayah Wahid #MN

“Kekerasan sekarang gampang banget dan kalau tidak suka ya tidak suka. Kalau kita beda, kita gk bisa bareng2” Inayah Wahid #MN

Kata Gus Dur, Kementerian Agama seperti pasar. Apa maksudnya? Nantikan usai jeda. #MN

“Sy dilantik mjd Menteri Agama tgl 9 Juni 2014 dan lsg ingat pernyataan Gus Dur yg sangat tajam” Lukman Hakim #MN

“Gus Dur mengatakan Departemen Agama spt pasar, semuanya ada. Tp 1 yg tdk ada, yaitu agama itu sendiri” @lukmansaifuddin #MN

“Saya mengambil hikmah dari pernyataan Gus Dur, agar Kementrian Agama berubah.” Lukman Hakim #MN

“Keberagaman bagi Gus Dur, tdk hanya sesuatu yg merupakan sunahtullah, yg memang begitulah Tuhan menghendakinya.” Lukman Hakim #MN

“Bahkan Gus Dur memaknai keberagaman itu adalah berkah dari Tuhan. ” Lukman Hakim #MN

“Agar yg berbeda2 bisa saling mengisi, saling melengkapi, saling menyempurnakan antara satu dengan yg lain.” @lukmansaifuddin #MN

“Sekarang tantangan bagi umat beragama ini makin berat sekali.” Yenny Wahid #MN

“Kita lihat fenomena ISIS, mereka mengatasnamakan gerakan Islam bertujuan mendirikan Negara Islam” Yenny Wahid #MN

“Tp semua yg berbeda dari mereka dihabisi, dengan cara2 yg keji dan cara2 yg sadis” Yenny Wahid #MN

Di tingkat akar rumput, komunitas-komunitas pengagum Gus Dur banyak bermunculan, salah satunya komunitas GUSDURian. #MN

“Gus Dur mengembangkan pemikiran2 keagamaan yg sgt kental & berpihak pd mrk yg tertindas.” Savic Ali #MN

“Kita selalu mengkampanyekan ide2 besar Gus Dur, mulai dari kemanusiaan, kesetaraan, keberanian untuk membela yg benar.” @savicali #MN

“Yg utama adalah membuka diri, membuka dialog yg selama ini masing2 menurut persepsi & pemahamannya” Lukman Hakim #MN

“Jd dialog harus semakin banyak dibuka sehingga antar yg berbeda muncul pemahaman, jd perbedaan itu tdk hrs disatukan.” @lukmansaifuddin #MN

“Krn sy merasa bangsa ini masih yg mayoritas lebih banyak berfaham moderat, masih mendambakan kedamaian & toleransi.” Lukman Hakim #MN

“Hanya problemnya yg besar ini diam, sementara yg keras lebih vokal. Harus ditumbuhkan mayoritas yg lebih aktif.” Lukman Hakim #MN

Sesaat lagi putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, mengajak kita mati ketawa ala Gus Dur. #MN

“Kalau Gus Dur masih hidup pasti beliau yg berdiri di sini utk melawak – Anekdot Gus Dur Inayah Wahid” #MN

“Kalau Gus Dur ke daerah, biasanya semua pada kumpul untuk mendengar joke Gus Dur.” Sinta Nuriyah #MN

“Kalau ada yg ketinggalan, yg ditanya joke-nya Gus Dur, guyonannya selalu ditunggu.” Sinta Nuriyah #MN

Ada kenangan kuat dari Anita Wahid ttg saat2 terakhir bersama Gus Dur. Kami sajikan usai Headline News. #MN

Berikut kami tampilkan cuplikan kisah perjalanan Gus Dur hingga berpulang. #MN

“Kami dari kecil sudah tahu bahwa Gus Dur punya visi yg sangat besar untuk bangsa ini.” Anita Wahid #MN

“Setiap moment kecil yg kita lewatkan bersama beliau itu precious banget.” Anita Wahid #MN

“Sy punya moment yg sangat spesial, terutama saat bapak di akhir hidupnya.” Anita Wahid #MN

“Setelah selesai cuci darah beliau maunya makan di warung soto Kudus, hanya pergi berdua dan bebas ngobrol.” Anita Wahid #MN

“Walaupun sy anaknya tp saya tahu ada ribuan orang yg mendambakan moment cuma berdua sama Gus Dur.” Anita Wahid #MN

“Sy ingat sekali pernah memeluk beliau & bilang, ak syg sekali sama bapak. Beliau mukanya tetep rata dan cuma jawab“hemm.” Anita Wahid #MN

“Bagi saya, seluruh gerak & langkahnya itu mencerminkan cintanya pada istri dan keluarganya.” Sinta Nuriyah #MN

“Bagi Gus Dur, cinta itu harus selalu ada ketika dan selama hidup dalam rumah tangga.” Sinta Nuriyah #MN

“Segala gerak dan langkahnya merupakan kenangan, karena di situ terdapat cintanya.” Sinta Nuriyah #MN

“Bapak sama ibu jika tidur itu tangannya pasti gandengan.” Alissa Wahid #MN

Kita lihat cupilkan pengakuan Gus Dur tentang sang pujaan hati, Sinta Nuriyah. #MN

“Berat menjadi istri Gus Dur itu kalau selalu ditinggal pergi tidak pernah bilang. Tapi lebih banyak ringannya” Sinta Nuriyah #MN

“Siapa sih yg cantik & pandai? ya itu Sinta Nuriyah” Gus Dur #MN

“Ketika saya punya anak, Gus Dur ikut merawat bayi pada saat malam hari.” Sinta Nuriyah #MN

“Gus Dur menolak poligami, padahal sering kali ditawarin untuk dikawinkan.” Sinta Nuriyah #MN

“Pernah disiapkan kamar yg sdh dihias di sebuah pesantren utk dinikahkan. Ternyata Gus Dur melipir pergi.” Sinta Nuriyah #MN

4 putri Gus Dur punya kenangan personal ttg sang ayah. Simak selengkapnya sesaat lagi. #MN

“Paling utama buat sy adalah bagi Gus Dur hidup itu betul2 harus membawa manfaat bagi org banyak.” @AlissaWahid #MN

“Sy ingat sekali waktu kelas 2 SMA, Yenny kelas 1 SMP. Kami di dalam mobil, ada anak kecil bekerja.” Alissa Wahid #MN

“Yenny protes, UUD mengatakan anak terlantar dipelihara, tp ini mencari nafkah. Ak mau tulis surat memprotes pemerintah.” Alissa Wahid #MN

“Gus Dur menjawab, km masih SMP, tulisanmu belum tentu membawa perubahan,” Alissa Wahid #MN

“Kalau km ingin membantu org seperti itu, belajar setinggi2nya dan gunakan ilmumu itu untuk membantu orang2 yg tertindas.” Alissa Wahid #MN

“Bagi sy itu jadi pedoman hidup, apapun yg kita lakukan tujuan akhirnya membawa kemanfaatan untuk org banyak.” Alissa Wahid #MN

“Waktu itu 17 Agustusan, istana dibuka utk umum. Setneg mengatakan sebaiknya open house di luar, spy karpetnya tdk kotor.”Anita Wahid #MN

“Gus Dur marah, karpet itu dibeli dari uang rakyat, biarin dong mereka injak. Semua yg ada di negara ini punya rakyat.” Anita Wahid #MN

“Kalau sy, yg paling sy sangat pegang ajaran bapak sampai saat ini mengenai nilai persamaan yg beliau pegang, kesetaraan.” @AnitaWahid #MN

“Bpk mengajak sy ke rumahnya Pramoedya Ananta Toer, Benny Moerdani, dan ke rumah Ibu S. K. Trimurti.” Inayah Wahid #MN

“Di tempat Ibu S. K. Trimurti, cuma mendengar beliau nembang. Bpk hy bilang, krn sdh kewajiban yg muda datang ke yg tua.” Inayah Wahid #MN

“Skrng sy menangkap bahwa ketika Bapak berkunjung ke Pak Pramoedya ada sesuatu yg jauh lebih besar.” Inayah Wahid #MN

“Sebelumnya beliau tahanan politik & Bapak ingin mengembalikan identitas Pramoedya sebagai manusia.” @naywahid #MN

“Cara pandang yg tdk ekstrim dlm melihat suatu hal, tdk hitam & putih, itu yg diajarkan oleh bapak.” Yenny Wahid #MN

“Bpk mengambil contoh cerita Mahabarata. Pandawa itu org yg sudah baik, tp kalau Kurawa org yg berproses menjadi baik.” Yenny Wahid #MN

“Jd gk ada yg buruk, dlm kehidupan ini, semua org mencoba jadi baik & tugas kita membantu agar sisi baik org itu muncul. @yennywahid #MN

CATATAN NAJWA. #MN

  1. Gus Dur seorang pelintas batas, berbagai sekat ia terabas. #MN
  2. Ia tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori, sebab kiprahnya melintasi berbagai teritori. #MN
  3. Seorang kyai, sekaligus politisi. #MN
  4. Ia penulis, sekaligus aktivis. #MN
  5. Jadi Presiden tak membuatnya terkekang, kekuasaan tak membuat komitmennya berkurang. #MN
  6. Yang minoritas diangkatnya secara terhormat, dilumerkannya berbagai prasangka yang melekat. #MN
  7. Akibatnya Gus Dur sering dihinggapi praduga, padahal dia yang cairkan banyak prasangka. #MN
  8. Tapi dia bisa santai menghadapi tekanan, sebab jabatan baginya bukanlah tujuan. #MN
  9. Sebelum lawan mencemooh dan mengejeknya, Gus Dur lebih dulu menertawakan dirinya. #MN
  10. Dengan itulah Gus Dur jadi amat berbobot, begitu saja kok repot. #MN
  11. Toh hidup hanya menunda kekalahan, santai sajalah dengan kekuasaan. #MN
  12. Humor menjadi jalan pembebasan, dari bujuk rayu kuasa yang menjerumuskan. #MN

Terimakasih sudah menyaksikan Mata Najwa dalam eps. Belajar Dari Gus Dur. Semoga menginspirasi. #MN

Oscar 2015 Goes To…


Oscar 2015 - The Winners Are Here

BEST PICTURE


Birdman

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Alejandro G. Iñárritu, John Lesher and James W. Skotchdopole View Trailer /▶More Information

 ACTOR in a Leading Role

 Eddie Redmayne

Eddie Redmayne The Theory of Everything View Trailer /▶More Information

 ACTRESS in a Leading Role

 Julianne Moore

Julianne Moore Still Alice View Trailer /▶More Information

 ACTOR in a Supporting Role

 J.K. Simmons

J.K. Simmons Whiplash View Trailer /▶More Information

 ACTRESS in a Supporting Role

 Patricia Arquette

Patricia Arquette Boyhood View Trailer /▶More Information

 ANIMATED FEATURE FILM

Big Hero 6 

Big Hero 6 Don Hall, Chris Williams and Roy Conli View Trailer /▶More Information

 CINEMATOGRAPHY

Emmanuel Lubezki 

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) Emmanuel Lubezki View Trailer /▶More Information

 COSTUME DESIGN

 Milena Canonero

The Grand Budapest Hotel Milena Canonero View Trailer /▶More Information

 DIRECTING

 Alejandro G. Iñárritu

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) Alejandro G. Iñárritu View Trailer /▶More Information

 DOCUMENTARY FEATURE

Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy and Dirk Wilutzky 

CitizenFour Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy and Dirk Wilutzky View Trailer /▶More Information

 DOCUMENTARY SHORT SUBJECT

Ellen Goosenberg Kent and Dana Perry 

Crisis Hotline: Veterans Press 1 Ellen Goosenberg Kent and Dana Perry View Trailer /▶More Information

FILM EDITING

Tom Cross 

Whiplash Tom Cross View Trailer /▶More Information

FOREIGN LANGUAGE FILM

 Pawel Pawlikowski

Ida Poland; Directed by Pawel Pawlikowski View Trailer /▶More Information

MAKEUP AND HAIRSTYLING

Frances Hannon and Mark Coulier 

The Grand Budapest Hotel Frances Hannon and Mark Coulier View Trailer /▶More Information

MUSIC Original Score

Alexandre Desplat 

The Grand Budapest Hotel Alexandre Desplat View Trailer /▶More Information

MUSIC Original Song

 John Stephens and Lonnie Lynn

 “Glory” from SELMA Music and Lyric by John Stephens and Lonnie Lynn View Trailer /▶More Information

PRODUCTION DESIGN

 Adam Stockhausen (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)

The Grand Budapest Hotel Adam Stockhausen (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration) View Trailer /▶More Information

SHORT FILM Animated

Patrick Osborne and Kristina Reed 

Feast Patrick Osborne and Kristina Reed View Trailer /▶More Information

 SHORT FILM Live Action

Mat Kirkby and James Lucas 

The Phone Call Mat Kirkby and James Lucas View Trailer /▶More Information

SOUND EDITING

 Alan Robert Murray and Bub Asman

American Sniper Alan Robert Murray and Bub Asman View Trailer /▶More Information

 SOUND MIXING

 Craig Mann, Ben Wilkins and Thomas Curley

Whiplash Craig Mann, Ben Wilkins and Thomas Curley View Trailer /▶More Information

 VISUAL EFFECTS

 Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter and Scott Fisher

Interstellar Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter and Scott Fisher View Trailer /▶More Information

WRITING Adapted Screenplay

Graham Moore 

The Imitation Game Written by Graham Moore View Trailer /▶More Information

WRITING Original Screenplay

 Alejandro G. Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. & Armando Bo

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) Written by Alejandro G. Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. & Armando Bo View Trailer /▶More Information

Tahun 2015: Shio Kuda Kayu


SHIO KAMBING KAYU 2015Menjelang tahun 2015, banyak orang yang ingin mengetahui peruntungannya di tahun tersebut. Baik peruntungan dari segi karier, kehidupan, dan juga percintaan. Penasaran dengan ramalan Anda untuk tahun 2015?

Tahun 2015 dalam kalender Cina adalah tahun kambing kayu. Maksudnya, tahun dengan shio kambing dan elemen kayu. Tahun kambing kayu adalah sebuah tahun yang damai dan banyak membawa kebahagiaan bagi semua orang. Jika tahun sebelumnya adalah tahun kuda yang dikenal sebagai tahun penuh kompetisi dan persaingan, tahun kambing ini adalah tahun ketenangan karena berhasil melewati persaingan.

Pada perhitungan kalender Cina, shio kambing memiliki urutan kedelapan setelah tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, dan kuda. Angka 8 melambangkan rezeki yang tidak terputus dan membawa kemakmuran. Selain itu, ada pepatah Cina yang terkenal, “Tiga kambing membawa harmoni dan kemakmuran.” Jadi untuk orang yang lahir di tahun kambing kayu, diyakini adalah orang yang baik hati, tenang, dan peduli pada orang lain.

Orang dengan naungan shio kambing, lahir pada tahun 1955, 1967, 1979, 1991, 2003, 2015, dan seterusnya berulang selama 12 tahun. Mereka memiliki karakter yang bijak, santai, penuh humor, dan pemerhati. Selain itu, orang dengan naungan shio kambing—terutama kambing kayu—memiliki sifat yang murah hati dan senang berbagi. Karena sifatnya tersebut, dia akan mendapat balasan kebaikan dari mana saja.

Setiap orang memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Begitu pula dengan shio kambing kayu. Dia memiliki kelemahan, yaitu mudah ragu ketika mengambil keputusan. Salah satu sifat buruknya adalah cenderung menghindari atau bahkan lari ketika dihadapkan dengan masalah.

Bagi Anda yang di bawah naungan shio kambing kayu, ada beberapa peruntungan yang dapat diperhatikan untuk tahun 2015, antara lain:

Angka keberuntungan: 3, 4, 9,
Hari keberuntungan: Selasa,
Bulan keberuntungan: Juli,
Warna keberuntungan: Merah, pink, hitam, dan hijau,
Bisnis yang menguntungkan: properti, makanan, perbankan, dan pendidikan.

Siap menghadapi berbagai keberuntungan di tahun 2015?

sumber : Simak Peruntungan Anda di Tahun Kambing Kayu!

Google & Alessandro Volta


hari ini google merayakan HUT Alesaandro Volta yang ke-270. Halamannya jadi begini;

google & Alessandro Volta

Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Gerolamo Umberto Volta (lahir di Como, Tanah Milik Duke Milan, (kini Italia), 18 Februari 1745 – meninggal di Como, Lombardi-Venetia, (kini Italia), 5 Maret 1827 pada umur 82 tahun) adalah seorang fisikawan Italia. Ia terutama dikenal karena mengembangkan baterai pada tahun 1800.

Ia melanjutkan pekerjaan Luigi Galvani dan membuktikan bahwa teori Galvani yaitu efek kejutan kaki kodok adalah salah. Secara fakta, efek ini muncul akibat 2 logam tak sejenis dari pisau bedah Galvani. Berdasarkan pendapat ini, Volta berhasil menciptakan Baterai Volta (Voltac Pile). Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan.

Baca juga di Wikipedia tentang Alessandro Volta versi Inggris di sini.ALESSANDRO VOLTA ELECTRIC

Oscar 2015 Nominee


Birdman, Film Komedi yang Menyapu Nominasi Terbanyak di Ajang Academy Awards TRIBUNNEWS.COM – Nominasi The 87thAnnual Academy Awards baru saja diumumkan, Kamis (15/1/2015). Birdman, film komedi yang mengisahkan kisah hidup seorang pemeran superhero, memimpin perolehan nominasi sebanyak 9 buah. Nominasi tersebut di antaranya Film Terbaik, Aktor Terbaik untuk Michael Keaton, dan Sutradara Terbaik untuk Richard Linklater. Nama pemenang The 87th Annual Academy Awards akan diumumkan 22 Februari mendatang, dengan pemandu acara komedian Neil Patrick Harris. BERIKUT DAFTAR NOMINATOR PERAIH PIALA OSCAR 2015

The 87th Academy Award Nominations for the 2015 Oscars

BEST PICTURE

American Sniper

Clint Eastwood, Robert Lorenz, Andrew Lazar, Bradley Cooper and Peter Morgan

View Trailer /▶More Information

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Alejandro G. Iñárritu, John Lesher and James W. Skotchdopole

View Trailer /▶More Information

Boyhood

Richard Linklater and Cathleen Sutherland

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Wes Anderson, Scott Rudin, Steven Rales and Jeremy Dawson

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

Nora Grossman, Ido Ostrowsky and Teddy Schwarzman

View Trailer /▶More Information

Selma

Christian Colson, Oprah Winfrey, Dede Gardner and Jeremy Kleiner

View Trailer /▶More Information

The Theory of Everything

Tim Bevan, Eric Fellner, Lisa Bruce and Anthony McCarten

View Trailer /▶More Information

Whiplash

Jason Blum, Helen Estabrook and David Lancaster

View Trailer /▶More Information

ACTOR

in a Leading Role

Steve Carell

Foxcatcher

View Trailer /▶More Information

Bradley Cooper

American Sniper

View Trailer /▶More Information

Benedict Cumberbatch

The Imitation Game

View Trailer /▶More Information

Michael Keaton

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

View Trailer /▶More Information

Eddie Redmayne

The Theory of Everything

View Trailer /▶More Information

ACTRESS

in a Leading Role

Marion Cotillard

Two Days, One Night

More Information

Felicity Jones

The Theory of Everything

View Trailer /▶More Information

Julianne Moore

Still Alice

View Trailer /▶More Information

Rosamund Pike

Gone Girl

View Trailer /▶More Information

Reese Witherspoon

Wild

View Trailer /▶More Information

ACTOR

in a Supporting Role

Robert Duvall

The Judge

View Trailer /▶More Information

Ethan Hawke

Boyhood

View Trailer /▶More Information

Edward Norton

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

View Trailer /▶More Information

Mark Ruffalo

Foxcatcher

View Trailer /▶More Information

J.K. Simmons

Whiplash

View Trailer /▶More Information

ACTRESS

in a Supporting Role

Patricia Arquette

Boyhood

View Trailer /▶More Information

Laura Dern

Wild

View Trailer /▶More Information

Keira Knightley

The Imitation Game

View Trailer /▶More Information

Emma Stone

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

View Trailer /▶More Information

Meryl Streep

Into the Woods

View Trailer /▶More Information

ANIMATED FEATURE FILM

Big Hero 6

Don Hall, Chris Williams and Roy Conli

View Trailer /▶More Information

The Boxtrolls

Anthony Stacchi, Graham Annable and Travis Knight

View Trailer /▶More Information

How to Train Your Dragon 2

Dean DeBlois and Bonnie Arnold

View Trailer /▶More Information

Song of the Sea

Tomm Moore and Paul Young

More Information

The Tale of the Princess Kaguya

Isao Takahata and Yoshiaki Nishimura

More Information

CINEMATOGRAPHY

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Emmanuel Lubezki

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Robert Yeoman

View Trailer /▶More Information

Ida

Lukasz Zal and Ryszard Lenczewski

More Information

Mr. Turner

Dick Pope

View Trailer /▶More Information

Unbroken

Roger Deakins

View Trailer /▶More Information

COSTUME DESIGN

The Grand Budapest Hotel

Milena Canonero

View Trailer /▶More Information

Inherent Vice

Mark Bridges

View Trailer /▶More Information

Into the Woods

Colleen Atwood

View Trailer /▶More Information

Maleficent

Anna B. Sheppard

View Trailer /▶More Information

Mr. Turner

Jacqueline Durran

View Trailer /▶More Information

DIRECTING

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Alejandro G. Iñárritu

View Trailer /▶More Information

Boyhood

Richard Linklater

View Trailer /▶More Information

Foxcatcher

Bennett Miller

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Wes Anderson

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

Morten Tyldum

View Trailer /▶More Information

DOCUMENTARY FEATURE

CitizenFour

Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy and Dirk Wilutzky

More Information

Finding Vivian Maier

John Maloof and Charlie Siskel

More Information

Last Days in Vietnam

Rory Kennedy and Keven McAlester

More Information

The Salt of the Earth

Wim Wenders, Juliano Ribeiro Salgado and David Rosier

More Information

Virunga

Orlando von Einsiedel and Joanna Natasegara

More Information

DOCUMENTARY SHORT SUBJECT

Crisis Hotline: Veterans Press 1

Ellen Goosenberg Kent and Dana Perry

More Information

Joanna

Aneta Kopacz

View Trailer /▶More Information

Our CurseTomasz Śliwiński and Maciej ŚlesickiView Trailer /▶More Information

The Reaper (La Parka)

Gabriel Serra Arguello

More Information

White Earth

  1. Christian Jensen

View Trailer /▶More Information

FILM EDITING

American Sniper

Joel Cox and Gary D. Roach

View Trailer /▶More Information

Boyhood

Sandra Adair

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Barney Pilling

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

William Goldenberg

View Trailer /▶More Information

Whiplash

Tom Cross

View Trailer /▶More Information

FOREIGN LANGUAGE FILM

Ida

Poland; Directed by Pawel Pawlikowski

More Information

Leviathan

Russia; Directed by Andrey Zvyagintsev

More Information

Tangerines

Estonia; Directed by Zaza Urushadze

More Information

Timbuktu

Mauritania; Directed by Abderrahmane Sissako

More Information

Wild Tales

Argentina; Directed by Damián Szifron

More Information

MAKEUP AND HAIRSTYLING

Foxcatcher

Bill Corso and Dennis Liddiard

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Frances Hannon and Mark Coulier

View Trailer /▶More Information

Guardians of the Galaxy

Elizabeth Yianni-Georgiou and David White

View Trailer /▶More Information

MUSIC

Original Score

The Grand Budapest Hotel

Alexandre Desplat

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

Alexandre Desplat

View Trailer /▶More Information

Interstellar

Hans Zimmer

View Trailer /▶More Information

Mr. Turner

Gary Yershon

View Trailer /▶More Information

The Theory of Everything

Jóhann Jóhannsson

View Trailer /▶More Information

MUSIC

Original Song

“Everything Is Awesome” from THE LEGO MOVIE

Music and Lyric by Shawn Patterson

View Trailer /▶More Information

“Glory” from SELMA

Music and Lyric by John Stephens and Lonnie Lynn

View Trailer /▶More Information

“Grateful” from BEYOND THE LIGHTS

Music and Lyric by Diane Warren

More Information

“I’m Not Gonna Miss You” from GLEN CAMPBELL…I’LL BE ME

Music and Lyric by Glen Campbell and Julian Raymond

More Information

“Lost Stars” from BEGIN AGAIN

Music and Lyric by Gregg Alexander and Danielle Brisebois

View Trailer /▶More Information

PRODUCTION DESIGN

The Grand Budapest Hotel

Adam Stockhausen (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

Maria Djurkovic (Production Design); Tatiana Macdonald (Set Decoration)

View Trailer /▶More Information

Interstellar

Nathan Crowley (Production Design); Gary Fettis (Set Decoration)

View Trailer /▶More Information

Into the Woods

Dennis Gassner (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)

View Trailer /▶More Information

Mr. Turner

Suzie Davies (Production Design); Charlotte Watts (Set Decoration)

View Trailer /▶More Information

SHORT FILM

Animated

The Bigger Picture

Daisy Jacobs and Christopher Hees

More Information

The Dam Keeper

Robert Kondo and Dice Tsutsumi

More Information

Feast

Patrick Osborne and Kristina Reed

More Information

Me and My Moulton

Torill Kove

More Information

A Single Life

Joris Oprins

More Information

SHORT FILM

Live Action

Aya

Oded Binnun and Mihal Brezis

More Information

Boogaloo and Graham

Michael Lennox and Ronan Blaney

More Information

Butter Lamp (La Lampe au Beurre de Yak)

Hu Wei and Julien Féret

More Information

Parvaneh

Talkhon Hamzavi and Stefan Eichenberger

More Information

The Phone Call

Mat Kirkby and James Lucas

More Information

SOUND EDITING

American Sniper

Alan Robert Murray and Bub Asman

View Trailer /▶More Information

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Martin Hernández and Aaron Glascock

View Trailer /▶More Information

The Hobbit: The Battle of the Five Armies

Brent Burge and Jason Canovas

View Trailer /▶More Information

Interstellar

Richard King

View Trailer /▶More Information

Unbroken

Becky Sullivan and Andrew DeCristofaro

View Trailer /▶More Information

SOUND MIXING

American Sniper

John Reitz, Gregg Rudloff and Walt Martin

View Trailer /▶More Information

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Jon Taylor, Frank A. Montaño and Thomas Varga

View Trailer /▶More Information

Interstellar

Gary A. Rizzo, Gregg Landaker and Mark Weingarten

View Trailer /▶More Information

Unbroken

Jon Taylor, Frank A. Montaño and David Lee

View Trailer /▶More Information

Whiplash

Craig Mann, Ben Wilkins and Thomas Curley

View Trailer /▶More Information

VISUAL EFFECTS

Captain America: The Winter Soldier

Dan DeLeeuw, Russell Earl, Bryan Grill and Dan Sudick

More Information

Dawn of the Planet of the Apes

Joe Letteri, Dan Lemmon, Daniel Barrett and Erik Winquist

More Information

Guardians of the Galaxy

Stephane Ceretti, Nicolas Aithadi, Jonathan Fawkner and Paul Corbould

View Trailer /▶More Information

Interstellar

Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter and Scott Fisher

View Trailer /▶More Information

X-Men: Days of Future Past

Richard Stammers, Lou Pecora, Tim Crosbie and Cameron Waldbauer

More Information

WRITING

Adapted Screenplay

American Sniper

Written by Jason Hall

View Trailer /▶More Information

The Imitation Game

Written by Graham Moore

View Trailer /▶More Information

Inherent Vice

Written for the screen by Paul Thomas Anderson

View Trailer /▶More Information

The Theory of Everything

Screenplay by Anthony McCarten

View Trailer /▶More Information

Whiplash

Written by Damien Chazelle

View Trailer /▶More Information

WRITING

Original Screenplay

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Written by Alejandro G. Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. & Armando Bo

View Trailer /▶More Information

Boyhood

Written by Richard Linklater

View Trailer /▶More Information

Foxcatcher

Written by E. Max Frye and Dan Futterman

View Trailer /▶More Information

The Grand Budapest Hotel

Screenplay by Wes Anderson; Story by Wes Anderson & Hugo Guinness

View Trailer /▶More Information

Nightcrawler

Written by Dan Gilroy

View Trailer /▶More Information

Google & Hari Ibu


Menyambut Hari Ibu, Google menggambar halaman depannya seperti berikut:

Google & Hari IbuHari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya.

Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebastugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Ayah mempunyai istilah Surganya Ibu(Istri) di bawah kaki Ayah(Suami), yang artinya seorang Ibu/Istri harus patuh kepada Ayah/Suaminya. sedangkan Ibu mempunyai istilah Surganya seorang anak di bawah kaki Ibu, yang artinya anak harus patuh terhadap Ibunya.

Di Indonesia hari ini dirayakan pada tanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional.

Sementara di Amerika dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu atau Mother’s Day (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Indonesia

Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Dekrit Presiden No. 316 thn. 1953, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu telah banyak berubah, dimana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu. Orang-orang saling bertukar hadiah dan menyelenggarakan berbagai acara dan kompetisi, seperti lomba memasak dan memakai kebaya.[6]

Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928.[7][8] Kongres ini diselenggarakan di sbeuah gedung bernama Dalem Jayadipuran,[9] yang kini merupaakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta. Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Di Indonesia, organisasi wanita telah ada sejak 1912, terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia di abad ke-19 seperti Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dan sebagainya.[7] Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.[10]

Indonesia juga merayakan Hari Kartini pada 21 April, untuk mengenang aktivis wanita Raden Ayu Kartini. Ini merupakan perayaan terhadap emansipasi perempuan.[8] Peringatan tanggal ini diresmikan pada Kongres Perempuan Indonesia 1938.[10] Pada saat Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai pahlawan nasional emansipasi wanita dan hari lahir Kartini sebagai memperingati hari emansipasi wanita nasional. Tetapi banyak warga Indonesia yang memprotes dengan berbagai alasan diantaranya Kartini hanya berjuang di Jepara dan Rembang, Kartini lebih pro Belanda dari pada tokoh wanita seperti Cut Nyak Dien, dll. Karena Soekarno sudah terlanjur menetapkan Hari Kartini maka Soekarno berpikir bagaimana cara meemperingati pahlawan wanita selain Kartini seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dll. Akhirnya Soekarno memutuskan membuat Hari Ibu Nasional sebagai hari mengenang pahlawan wanita alias pahlawan kaum ibu-ibu dan seluruh warga Indonesia menyetujuinya.

India

Hari Ibu telah berasimilasi dengan kultur India,[11] dan dirayakan setiap hari Minggu kedua bulan Mei.[12] Di India, para ibu dianggap sebagai dewi atas anak-anak mereka.[13]

Google & Wassily Kandinsky’s 148th Birthday


Demi menyambut kelahirannya, hari ini Google tampil dengan lukisan modern karya Vasily Kandinsky.

Google & Wassily Kandinsky's 148th Birthday

Wassily Wassilyewich Kandinsky atau Vasily Vasilyevich Kandinsky adalah seorang seniman kelahiran Moskow, Rusia pada tanggal 16 Desember 1866 dan meninggal di Neuilly-sur-Seine, Perancis pada tanggal 13 Desember 1944.[1] Kandinsky adalah salah satu seni pure abstraction (abstraksi murni) dalam seni lukis moderen.[1] Setelah sukses mengadakan berbagai eksebisi avant-garde, dia membentuk sebuah kelompak Transverse Lineberpengaruh di kota Munich yang bernama Der Blaue Reiter (The Blue Rider; 1911–14) dan memulai secara total membuat lukisan aliran seni abstrak.[1] Gaya pelukisannya berubah dari fluida dan organik menjadi geometris hingga akhirmnya menjadi berunsur [[piktogram].[1] Kandinsky mulai pendidikan resminya dalam dunia seni Composition VIIIketika ia berada di kota Munich.[2] Di sana, ia bergabung dalam sebuah sekolah seni lukis swasta prestisius dan kemudian bergabung dalam Munich Academy of Arts.[2] Namun, lebih banyak pengetahuannya ia dapatkan melalui belajar mandiri.[2] Dia mulai melukis dengan temaVassily-Kandinskykonvensional tapi sembari demikian ia membentuk teori-teori yang berasal dari pelajaran spiritual dan hubungan yang intim antara musik dan warna.[2] Teori-teori tersebut berkembang sepanjang abad ke 20 dan menjadikannya Bapak Seni Abstrak.[2]

Lebih lengkap baca di sini.